Jangan Biarkan Keluarga Kita Tenggelam

“Jangan Biarkan Keluarga Kita Tenggelam”


PEMBUKAAN

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin…
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarganya, para sahabatnya, dan orang-orang yang istiqamah mengikuti sunnahnya hingga hari kiamat.

Hadirin yang dimuliakan Allah…

Hari ini saya ingin kita semua jujur.
Jujur melihat rumah kita.
Jujur melihat anak-anak kita.
Jujur melihat hati kita.

Apakah rumah kita sedang aman?
Ataukah… perlahan sedang tenggelam?


BAGIAN 1 – KELUARGA ADALAH AMANAH 

Allah berfirman dalam Al-Qur'an:

“Wahai orang-orang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…”
(QS At-Tahrim: 6)

Jagalah dirimu.
Jagalah keluargamu.

Bukan hanya beri makan.
Bukan hanya beri sekolah.
Tapi jaga iman mereka.

Hadirin…

Kita takut banjir air.
Tapi tidak takut banjir maksiat.
Kita takut anak kehujanan.
Tapi tidak takut anak kehujanan dosa.


BAGIAN 2 – BANJIR MAKSIAT 

Sekarang maksiat tidak perlu dicari.

Ia masuk lewat HP.
Masuk lewat layar.
Masuk lewat tontonan.
Masuk lewat pergaulan.

Dan kita…?
Kadang kita yang membelikan pintunya.

Rumah yang dulu dipenuhi suara tilawah,
Sekarang dipenuhi suara video tak jelas.

Anak kecil sudah kenal pacaran.
Remaja sudah kenal zina hati.
Orang tua sibuk… tapi tidak tahu isi HP anaknya.

Allahu Akbar…

Kita marah kalau anak tidak shalat.
Tapi kita tidak pernah bangunkan tahajud.
Kita ingin anak saleh.
Tapi rumah tidak pernah ada majelis ilmu.


BAGIAN 3 – GANGGUAN JIN & MANUSIA 

Saudara-saudaraku…

Gangguan itu ada dua:
Gangguan manusia… dan gangguan jin.

Allah berfirman:

“Dari kejahatan pembisik yang bersembunyi…”
(QS An-Nas)

Syaitan tidak selalu datang menakutkan.
Kadang ia datang dengan wajah hiburan.
Kadang datang dengan wajah cinta.
Kadang datang dengan wajah teman.

Rumah tanpa dzikir…
Adalah rumah yang gelap.

Dan rumah yang gelap…
Adalah tempat yang disukai syaitan.

Bayangkan…

Seorang ayah sibuk bekerja.
Seorang ibu sibuk arisan dan media sosial.
Anak di kamar… terkunci… dengan dunia yang orang tuanya tidak tahu.

Pelan-pelan shalat ditinggalkan.
Pelan-pelan adab hilang.
Pelan-pelan suara keras kepada orang tua.

Lalu suatu hari…

Anak itu berkata:
“Aku tidak percaya agama.”

Ayah terdiam.
Ibu menangis.

Tapi semuanya sudah terlambat.


BAGIAN 5 – (Seruan Taubat)

Jangan tunggu musibah!

Kembalikan rumah jadi surga kecil!
Hidupkan tilawah!
Hidupkan shalat berjamaah!
Hidupkan doa bersama!

Rumah tanpa doa… rapuh.
Rumah tanpa Qur’an… kosong.
Rumah tanpa sujud… kering.

Kalau ingin keluarga aman,
Mulai dari diri sendiri.

Ayah perbaiki shalatnya.
Ibu perbaiki lisannya.
Anak perbaiki pergaulannya.


BAGIAN 6 – (Harapan)

Jangan putus asa.

Selama Allah belum cabut nyawa kita,
Pintu taubat masih terbuka.

Anak yang nakal bisa berubah.
Suami yang lalai bisa sadar.
Istri yang jauh bisa kembali.

Tapi syaratnya satu:
Kita harus menangis kepada Allah.


PENUTUP CERAMAH

Hadirin…

Jangan biarkan keluarga kita tenggelam.
Jangan biarkan rumah kita dikuasai syaitan.
Jangan biarkan anak-anak kita lebih kenal dunia daripada akhirat.

Mari kita pulang malam ini,
Dan mulai perubahan.


🌧 DOA 

“Ya Allah, Jangan Tenggelamkan Keluarga Kami”



Ya Allah…
Ya Rabb…
Ya Rahman…
Ya Rahim…

Kami datang dalam keadaan lemah…

Ya Allah…
Jika Engkau tidak menjaga keluarga kami…
Siapa lagi?

Ya Allah…
Jangan Engkau tenggelamkan rumah kami dalam banjir maksiat…
Jangan Engkau tenggelamkan anak-anak kami dalam lautan dosa…

Ya Allah…
Jika di rumah kami ada tontonan yang Engkau murkai…
Ampuni kami…
Jika ada rezeki yang tidak halal masuk ke dapur kami…
Ampuni kami…

Ya Allah…
Lindungi anak-anak kami dari zina mata…
Lindungi mereka dari zina hati…
Lindungi mereka dari pergaulan yang merusak…

Ya Allah…
Jangan Engkau serahkan keluarga kami kepada syaitan walau sekejap mata…

Ya Allah…
Jika ada jin yang mengganggu rumah kami…
Jika ada hasad yang mengintai keluarga kami…
Hancurkan dengan kekuasaan-Mu…

Ya Allah…
Tanamkan cinta shalat di hati anak-anak kami…
Jadikan Qur’an sahabat mereka…
Jadikan masjid rumah kedua mereka…

Ya Allah…
Jika kelak Engkau bangkitkan kami di hari kiamat…
Jangan pisahkan kami dari keluarga kami…

Satukan kami dalam surga-Mu…

Ya Allah…
Ampuni dosa ayah kami…
Ampuni dosa ibu kami…
Ampuni dosa anak-anak kami…

Ya Allah…
Jangan Engkau hukum kami karena kelalaian kami dalam mendidik mereka…

Ya Allah…
Selamatkan rumah kami…
Selamatkan iman kami…
Selamatkan keturunan kami…

Ya Allah…
Kami tidak kuat tanpa-Mu…

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin…



Tidak ada komentar