Jangan Main-main dengan Azab, Raih Surga dengan Taat
“Jangan Main-main dengan Azab, Raih Surga dengan Taat”
🟢 PEMBUKAAN
Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah yang memberi kita kesempatan hidup,
menghirup udara tanpa bayar listrik, dan masih memberi kita waktu untuk memperbaiki diri.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
yang berdakwah bukan untuk popularitas, tetapi untuk menyelamatkan kita dari neraka dan membimbing ke surga.
Jamaah yang dimuliakan…
hari ini kita akan membahas ayat-ayat yang mengguncang hati,
yang membuat kita sadar:
hidup bukan sekadar main-main, azab itu nyata, surga itu menanti yang bertakwa.
🟢 DEMI BUKIT THUR, KITAB, DAN BAITULMAKMUR
Allah berfirman:
وَالطُّورِ
“Demi Thur (bukit)…”
Jamaah… Thur adalah bukit tempat Allah berbicara langsung kepada Nabi Musa ﷺ.
Bayangkan… bukit pun menjadi saksi wahyu Allah.
Kalau bukit bisa taat, bagaimana dengan hati kita yang sering lalai?
وَكِتَابٍ مَّسْطُورٍ
“Dan demi kitab yang tertulis…”
Kitab ini, Al-Qur’an, adalah lembaran terbuka untuk kita baca, renungkan, dan amalkan.
Tidak perlu “kode rahasia” untuk pahala, cukup baca, fahami, amalkan.
وَالْبَيْتِ الْمَعْمُورِ
“Dan demi Baitulmakmur…”
Jamaah… bayangkan, di langit ada Baitulmakmur, setiap hari 70.000 malaikat beribadah,
tidak kembali lagi… seperti kita yang hanya menunda taubat.
[Humor ringan]
Kalau malaikat saja tidak balik… coba bayangkan kalau kita menunda shalat,
bisa-bisa malaikat kita bolos kerja!
🟢 LANGIT, LAUT, DAN AZAB ALLAH
وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوعِ
“Dan demi atap yang ditinggikan (langit)…”
وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ
“Dan demi laut yang penuh…”
Semua ciptaan ini menunjukkan kekuasaan Allah.
Saat Allah berkehendak, langit, laut, gunung… semua taat dan patuh.
إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَاقِعٌ
“Sesungguhnya azab Rabbmu pasti terjadi.”
Jamaah… tidak ada yang bisa menolaknya.
Kalau Allah memutuskan azab…
bukan undangan pesta, tapi kejadian nyata.
يَوْمَ تَمُورُ السَّمَاءُ مَوْرًا
“Pada hari ketika langit benar-benar berguncang…”
Gunung-gunung pun akan menjadi debu beterbangan,
dan manusia yang lalai akan terseret tanpa daya.
[Humor]
Jadi kalau ada yang bilang, “Ah Kiamat jauh, santai aja…”
Bayangkan… gunung aja bisa beterbangan, rumah kita apalagi… bisa jadi bed cover hancur!
🟢 ORANG YANG MENDUSTAKAN DAN DORONGAN KE NERAKA
فَوَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ
“Maka kecelakaan yang besar bagi orang-orang yang mendustakan.”
الَّذِينَ هُمْ فِي خَوْضٍ يَلْعَبُونَ
“Yaitu orang-orang yang sibuk dengan kebatilan.”
Jamaah… banyak orang hari ini sibuk dengan dunia,
main gadget, gosip, tapi sibuknya terhadap dosa.
يَوْمَ يُدْعَوْنَ إِلَىٰ نَارِ جَهَنَّمَ
“Pada hari mereka didorong ke neraka dengan sekuat-kuatnya.”
Tidak ada yang bisa menolong… tidak ada tombol escape.
Allah berfirman:
هَذِهِ النَّارُ الَّتِي كُنتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ
“Inilah neraka yang dahulu kalian selalu dustakan.”
🟢 ORANG BERIMAN DAN NIKMAT SURGA
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَعِيمٍ
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di surga dan kenikmatan.”
فَاكِهِينَ بِمَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ
“Mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka.”
Mereka makan, minum, bertelekan, kawin, bahagia… semuanya dengan izin Allah.
Bayangkan, bidadari yang cantik, minuman lezat, ketenangan abadi…
dan kita di dunia, kadang rebut kursi di mall saja belum tentu sabar.
كلوا واشربوا هنيئا بما كنتم تعملون
“Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang kalian kerjakan.”
[Humor ringan]
Kalau di dunia kita ribut rebut diskonan… di surga…
mereka duduk santai, tidak rebut diskon, tidak takut kehabisan, dan tidak perlu antre di kasir.
🟢 BERUBAH SEBELUM TERLAMBAT
فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ
“Maka larilah kalian kepada Allah.”
Lari dari dosa…
lari ke istighfar, shalat, taubat…
Sebelum datang hari ketika langit berguncang, gunung beterbangan, dan manusia tidak punya daya.
Imam Al-Qurtubi berkata:
“Ayat ini adalah peringatan keras: bertobatlah sebelum azab menimpa.”
[Humor sadar diri]
Kalau hari ini kita tidak lari,
besok larinya pakai tiket kelas ekonomi saja…
dan neraka tidak ada promo.
🕯️ DOA
Allāhumma…
kami datang malam ini… membawa dosa…
dan harapan hanya kepada-Mu.
Ya Allah…
jika Engkau buka aib kami, kami tidak sanggup.
Ampuni kami…
selamatkan kami dari azab yang tidak bisa ditunda.
Ya Allah…
larikan kami kepada-Mu…
sebelum kami dipaksa lari menuju kematian.
Rabbanaa… taqabbal minnā…
innaka Antas-Samī‘ul ‘Alīm…
Āmīn… Āmīn… Āmīn…
Post a Comment