Nasihat Harian dari Bab Al-Mawā’izh



Nasihat Harian dari Bab Al-Mawā’izh

  1. Hidup di Dunia Sementara

    • Dunia itu indah dan manis, tetapi kita hanyalah khalifah di dalamnya. Perhatikan setiap amal kita dan bertakwalah kepada Allah dalam urusan dunia.
    • “Tidak ada yang tersisa dari dunia ini selain seperti sisa matahari yang akan segera terbenam.”
  2. Bertakwa dan Hati-hati terhadap Godaan

    • Bertakwalah kepada Allah dan waspada terhadap hawa nafsu, termasuk godaan wanita dan kesenangan dunia.
    • Ingat, manusia diciptakan berbeda: ada yang lahir, hidup, dan mati sebagai mukmin; ada yang bisa berubah iman di akhir hayat.
  3. Mengendalikan Amarah

    • Amarah adalah bara api di hati.
    • Sebaik-baik orang: lambat marah, cepat memberi maaf.
    • Seburuk-buruk orang: cepat marah, lambat memberi maaf.
  4. Etika Perdagangan dan Urusan Dunia

    • Pedagang terbaik: baik dalam menawar dan menyelesaikan urusan.
    • Pedagang buruk: buruk dalam menawar dan buruk dalam menyelesaikan urusan.
  5. Kejujuran di Hadapan Pemimpin

    • Setiap orang yang berdusta akan diketahui pada Hari Kiamat.
    • Sebaik-baik jihad: mengatakan yang benar di hadapan pemimpin yang zalim, meskipun ditakuti manusia.
  6. Akhir Kehidupan yang Baik (Khātimah)

    • Amal seseorang dinilai dari akhir hidupnya, bukan dari banyaknya shalat, puasa, atau ibadah lain.
    • Doakan agar akhir hidup kita selalu baik.
  7. Hati-hati dengan Dosa yang Bisa Menghilangkan Iman

    • Tiga dosa besar:
      1. Tidak bersyukur atas karunia iman.
      2. Tidak takut kehilangan iman.
      3. Menzalimi kaum Muslimin.
  8. Pelajaran dari Sahabat dan Salaf Shalih

    • Para salaf shalih selalu takut akan akhir hidupnya dan berdoa agar iman mereka tetap kuat hingga mati.
    • “Selama rasa takut akan kehilangan iman ada pada saya, saya berharap iman tidak dicabut dari saya.” (Yahya bin Mu’adz Ar-Razi)
  9. Pengingat Takdir dan Amal

    • Amal manusia bisa berubah karena ketetapan Allah.
    • Bahkan orang yang beramal baik bisa masuk neraka, dan sebaliknya, orang yang beramal salah bisa masuk surga jika takdir Allah menghendaki.
    • Oleh karena itu, tetaplah taat, berdoa, dan takut akan akhir hidup.


Tidak ada komentar