KEMBALI KEPADA FITRAH Pulangnya Jiwa kepada Allah

KEMBALI KEPADA FITRAH

Pulangnya Jiwa kepada Allah


PEMBUKAAN (±10 MENIT)

Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn…
Segala puji hanya bagi Allah, Rabb yang menciptakan kita dalam keadaan lurus,
bukan bengkok…
bukan rusak…
bukan gelap…

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
manusia paling fitri yang pernah berjalan di muka bumi.

Hadirin rahimakumullāh…

Hari ini manusia sibuk memperbaiki dunia,
tapi lupa memperbaiki dirinya.

Anak kecil lahir suci…
tapi dewasa, hatinya penuh iri.
Lahir jujur…
tapi dewasa, lidahnya licin.

Bukan karena fitrahnya rusak,
tapi karena ia terlalu jauh meninggalkan rumah asalnya: FITRAH.

(Jeda 5 detik – pandang jamaah)


I. APA ITU FITRAH? (±15 MENIT)

QS. Ar-Rum: 30

فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا

“Hadapkan wajahmu kepada agama yang lurus, fitrah Allah yang Dia ciptakan manusia di atasnya.”

Penjelasan Ulama

  • Ibnu Katsir: fitrah = kesiapan menerima tauhid
  • Al-Qurthubi: fitrah = kecenderungan jiwa menuju Allah

Ilustrasi mimbar (ringan):
HP baru → belum diisi aplikasi aneh-aneh → normal
Manusia lahir → belum diisi dosa → lurus 😄

Yang merusak bukan fitrah,
tapi lingkungan, hawa nafsu, dan kelalaian.


II. KISAH SAHABAT: UMAR BIN KHATTAB & FITRAH KEADILAN (±10 MENIT)

Umar bin Khattab radhiyallāhu ‘anhu…

Ketika menjadi khalifah,
ia memikul gandum di pundaknya sendiri untuk janda dan anak yatim.

Orang berkata:
“Wahai Amirul Mukminin, biar kami saja.”

Umar menjawab:

“Apakah kalian akan memikul dosaku di hari kiamat?”

📌 Pelajaran:
Fitrah tidak hilang oleh jabatan.
Justru jabatan menguji apakah fitrah masih hidup.

(Jeda – suara diturunkan)
Kalau Umar bisa adil di puncak kekuasaan…
mengapa kita sulit adil di rumah sendiri?


III. 5 FITRAH YANG HARUS DIHIDUPKAN (±35 MENIT)


1. FITRAH AQIDAH – TAUHID MURNI

QS. Al-An’am: 82

الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ

Ibnu Abbas: “Zulm di sini adalah syirik.”

Penyakit zaman:
percaya Allah…
tapi masih takut makhluk.
Masih bergantung pada jimat, orang pintar, angka hoki.

(Humor halus)
Katanya tawakkal…
tapi password ATM lebih dihafal dari doa 😄


2. FITRAH IBADAH – IKHLAS

QS. Al-Bayyinah: 5

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ

Imam Al-Ghazali:
“Amal tanpa ikhlas seperti tubuh tanpa ruh.”

(Jeda mimbar)
Sudah capek shalat…
sudah lelah puasa…
tapi jangan sampai nol pahala karena ingin dipuji.


3. FITRAH AKHLAQ – LEMBUT & JUJUR

QS. Al-Qalam: 4

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

Aisyah radhiyallāhu ‘anha berkata:

“Akhlak Nabi adalah Al-Qur’an.”

Tamparan lembut:
Kalau rajin ibadah tapi kasar,
mungkin ibadahnya belum menyentuh fitrah.


4. FITRAH FIKRAH – BERPIKIR LURUS

QS. Ali ‘Imran: 7

فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ

Fakhruddin Ar-Razi:
Hati bengkok → pikiran menyimpang.

(Humor reflektif)
Bukan semua yang vokal itu benar,
kadang cuma kencang tapi kosong 😄


5. FITRAH JIWA – TENANG

QS. Asy-Syams: 9–10

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا

Ciri jiwa fitri:

  • tidak dengki
  • tidak rakus
  • tidak gelisah berlebihan

IV. KISAH ULAMA SALAF: HASAN AL-BASHRI (±10 MENIT)

Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:

“Aku melihat dunia…
Orang yang paling zuhud justru paling tenang.”

Beliau menangis bukan karena miskin,
tapi karena takut kehilangan fitrah.

(Jeda panjang – suara lirih)
Kita menangis karena dunia sempit…
salaf menangis karena takut hati mengeras.


V. MENJAGA FITRAH DENGAN 5 M (±10 MENIT)

  1. Muraqabah – merasa diawasi Allah
  2. Mu’ahadah – menepati janji iman
  3. Muhasabah – evaluasi diri
  4. Mu’aqabah – mendisiplinkan diri
  5. Mujahadah – melawan nafsu

Ibnu Qayyim:

“Siapa yang tidak menundukkan jiwanya, ia akan diperbudak olehnya.”


PENUTUP NASIHAT (±5 MENIT)

Hadirin…

Kembali ke fitrah bukan jadi kuno,
tapi jadi manusia sejati.

Bukan kehilangan dunia,
tapi menemukan arah hidup.


DOA TANGIS PENUTUP (±10–15 MENIT)

(Suara diperlambat, jeda antar kalimat)

Allāhumma…

Kami datang kepada-Mu
dengan hati yang lelah…
iman yang naik turun…
dan jiwa yang sering lupa pulang…

Ya Allah…
kami lahir dalam keadaan suci,
namun perjalanan hidup telah mengotori kami…

Jika hari ini Engkau hukum kami,
itu adil…
tapi jika Engkau ampuni kami,
itu rahmat-Mu…

Ya Allah…
kembalikan kami kepada fitrah kami…
fitrah yang mencintai-Mu…
fitrah yang takut kepada-Mu…
fitrah yang rindu kepada-Mu…

Jangan Engkau cabut iman kami
saat kami sedang lalai…
jangan Engkau matikan hati kami
saat kami masih berharap taubat…

Ya Allah…
jika air mata ini tidak tulus,
maka hancurkan hati kami
agar bisa menangis dengan jujur di hadapan-Mu…

Rabbana lā tuzigh qulūbanā ba‘da idz hadaitanā…
wahab lanā mil ladunka rahmah…

Āmīn… Āmīn… Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn…


Jika Jordan mau, saya bisa:

  • 🔥 padatkan jadi khutbah Jumat 30 menit
  • 🎤 beri penanda waktu & jeda napas khatib
  • 📜 lengkapi footnote kitab klasik
  • 🕌 sesuaikan untuk Ramadhan / malam taubat

Tinggal bilang: lanjut ke versi apa.

Tidak ada komentar