KETIKA ALLAH TERASA DIAM… DIA SEDANG MENYIAPKAN DUHA-MU

🌅 “KETIKA ALLAH TERASA DIAM… DIA SEDANG MENYIAPKAN DUHA-MU”


PEMBUKAAN 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saudaraku…

Pernah tidak merasa:

  • Doa sudah lama, belum dikabulkan?
  • Usaha sudah maksimal, hasil belum datang?
  • Hati terasa gelap?
  • Seolah Allah diam?

Kalau pernah…
Maka Surah ini turun untukmu.

Surah ini turun saat wahyu berhenti.
Sekitar 15 hari tidak ada wahyu.

Kaum musyrik mengejek Nabi ﷺ:

“Rabb Muhammad sudah meninggalkannya.”

Bayangkan…

Manusia paling mulia saja pernah diuji dengan “rasa ditinggalkan”.

Dan Allah menjawab dengan Surah Adh-Dhuha.


SUMPAH ALLAH DENGAN CAHAYA & GELAP 

📖

وَالضُّحَىٰ
وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ

“Demi waktu Dhuha.
Dan demi malam apabila telah sunyi.”

Kenapa Allah bersumpah dengan Dhuha dan malam?

Karena hidup ini seperti itu.

Ada terang.
Ada gelap.

Ada kemudahan.
Ada ujian.

Imam Ibnu Katsir menjelaskan:
Allah mengisyaratkan bahwa setelah malam pasti ada cahaya.

🔥 Dengarkan ini baik-baik:

Kalau hidupmu sedang malam,
itu bukan berarti Allah pergi.

Itu hanya fase.

Dan kita ini sering tidak sabar.

Baru diuji sedikit sudah berkata:
“Ya Allah, kenapa Engkau begini?”

Padahal baru “malam jam 9”.
Belum tentu belum “Dhuha jam 9 pagi.”


ALLAH TIDAK MENINGGAL

KANMU 

📖

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ

“Rabbmu tidak meninggalkanmu dan tidak membencimu.”

Perhatikan…

Allah tidak berkata:
“Aku tidak meninggalkanmu.”

Allah berkata:
“Rabbmu tidak meninggalkanmu.”

Ada sentuhan kasih sayang di situ.

Rabb = Yang mendidik, merawat, membimbing.

🔥 Pesan untuk kita:

Kalau engkau sedang diuji,
itu bukan tanda dibenci.

Bisa jadi itu tanda sedang dinaikkan derajatnya.

Nabi diuji.
Para sahabat diuji.
Orang shalih diuji.

Masalahnya bukan pada ujiannya.
Masalahnya pada cara kita memaknainya.


BAGIAN III – AKHIRAT LEBIH BAIK 

📖

وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَىٰ

“Akhirat itu lebih baik bagimu daripada dunia.”

Kita ini sering terbalik.

Kalau dunia hilang, panik.
Kalau akhirat hilang, santai.

Kalau HP jatuh, jantung bergetar.
Kalau iman turun, biasa saja.

Allah sedang mengajari kita orientasi hidup.

Jangan ukur hidup hanya dengan dunia.

Karena akhir cerita seorang mukmin bukan di dunia.


BAGIAN IV – ALLAH AKAN MEMBERIMU SAMPAI ENGKAU RIDHA 

📖

وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰ

“Kelak Rabbmu pasti memberimu sehingga engkau ridha.”

Para ulama mengatakan ini adalah ayat paling penuh harapan.

Nabi ﷺ bahkan bersabda bahwa beliau tidak akan ridha selama masih ada umatnya di neraka.

Lihat cinta Nabi kepada kita.

Kita sering lalai.
Tapi Nabi memikirkan kita.

🔥 Maka jangan putus asa.

Kalau Allah menjanjikan “akan memberi”,
itu pasti terjadi.


BAGIAN V – INGAT MASA LALU, AGAR TENANG MASA DEPAN 

📖

أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَىٰ
وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ
وَوَجَدَكَ عَائِلًا فَأَغْنَىٰ

Allah mengingatkan Nabi:

Dulu yatim — Aku lindungi.
Dulu bingung — Aku beri petunjuk.
Dulu miskin — Aku cukupkan.

🔥 Pelajaran besar:

Kalau dulu Allah menolongmu,
kenapa sekarang engkau ragu?

Coba ingat hidup kita.

Berapa kali hampir hancur…
tapi selamat?

Berapa kali hampir gagal…
tapi lolos?

Itu siapa yang mengatur?


BAGIAN VI – JANGAN ZALIM & JANGAN KERAS HATI 

📖

فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ

Kalau Allah sudah baik padamu,
maka engkau harus baik pada manusia.

Kalau engkau pernah lemah,
jangan rendahkan yang lemah.

Kadang kita keras pada orang miskin.
Padahal kita dulu juga pernah kesulitan.


BAGIAN VII – CERITAKAN NIKMAT ALLAH 

📖

وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

Syukur bukan cuma di hati.

Syukur itu:

  • Taat
  • Rendah hati
  • Mengakui nikmat Allah

Kalau Allah sudah menyelamatkan hidupmu berkali-kali…
masa masih ragu pada-Nya?


PENUTUP 

Saudaraku…

Surah Adh-Dhuha adalah surat penguat hati.

Pesannya jelas:

Allah tidak meninggalkanmu.
Gelap itu sementara.
Cahaya pasti datang.
Ingat masa lalu.
Jangan keras hati.
Syukuri nikmat.

Kalau hari ini hidupmu terasa malam…
tunggu Dhuha-mu.


🌧 DOA 

Ya Allah…

Engkau bersumpah dengan Dhuha…
dan dengan malam yang sunyi…

Ya Allah…

Kalau hidup kami sedang malam…
jangan biarkan kami berputus asa…

Ya Allah…

Ampuni kami yang sering mengira Engkau meninggalkan kami…
padahal Engkau tidak pernah pergi…

Ya Allah…

Sebagaimana Engkau lindungi Nabi-Mu saat yatim…
lindungi kami dalam kesendirian kami…

Sebagaimana Engkau beri petunjuk Nabi-Mu…
beri kami hidayah yang lurus…

Sebagaimana Engkau cukupkan Nabi-Mu…
cukupkan hati kami dengan qana’ah…

Ya Allah…

Kalau kami sedang diuji…
kuatkan kami…

Kalau kami sedang lemah…
angkat kami…

Kalau kami hampir menyerah…
peluk hati kami dengan rahmat-Mu…

Ya Allah…

Jangan Engkau jadikan ujian sebagai tanda kebencian-Mu…
jadikan ia tanda cinta dan pengangkat derajat…

Ya Allah…

Kami sering mengeluh…
padahal Engkau telah menolong kami berkali-kali…

Kami sering ragu…
padahal Engkau selalu menepati janji…

Ya Allah…

Datangkan Dhuha dalam hidup kami…
Cahaya setelah gelap…
Kemudahan setelah kesempitan…
Harapan setelah keputusasaan…

Ya Allah…

Jangan Engkau wafatkan kami
sebelum Engkau ridha kepada kami…

Ya Allah…

Sebagaimana Engkau berjanji memberi hingga Nabi-Mu ridha…
berilah kami husnul khatimah hingga kami ridha bertemu dengan-Mu…

Aamiin ya Rabbal ‘alamin…



Tidak ada komentar