Ketika Iman Dibakar, Keluarga Diselamatkan: Pelajaran Dahsyat dari Surah Al-Buruj
“Ketika Iman Dibakar, Keluarga Diselamatkan: Pelajaran Dahsyat dari Surah Al-Buruj”
🕰PEMBUKAAN
Alhamdulillah…
Segala puji bagi Allah yang menggenggam langit tanpa tiang…
Yang menyalakan bintang tanpa kabel…
Yang menghidupkan hati tanpa charger…
Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, dan para sahabatnya.
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Hari ini kita tidak sedang membahas surah yang panjang.
Hanya 22 ayat.
Tapi isinya… seperti petir menyambar jiwa.
Surah itu adalah Surah Al-Buruj.
Surah tentang:
- Api
- Iman
- Keluarga
- Kesetiaan sampai mati
🌌 SUMPAH LANGIT
Allah memulai dengan sumpah:
وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ
وَالْيَوْمِ الْمَوْعُودِ
وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ
“Demi langit yang memiliki gugusan bintang.
Demi hari yang dijanjikan.
Demi yang menyaksikan dan yang disaksikan.”
Bayangkan langit malam.
Hitam… luas… sunyi…
Tapi penuh bintang.
Allah bersumpah dengan langit.
Kenapa?
Karena yang akan diceritakan bukan kisah kecil.
Ini kisah tentang iman yang dibakar.
🔥 API PARIT
قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ
“Binasalah orang-orang pembuat parit.”
Mereka menggali parit besar.
Mengisinya dengan kayu.
Menyalakan api.
Lalu siapa yang dilempar?
Orang-orang beriman.
Bayangkan…
Ada ibu memeluk anaknya.
Ada ayah memegang tangan istrinya.
Ada keluarga berdiri di depan api.
Mereka diberi pilihan:
“Tinggalkan imanmu… atau masuk api.”
Ini bukan film.
Ini sejarah.
Dalam hadis Shahih Muslim, seorang ibu ragu ketika hendak dilempar.
Bayinya berkata:
يَا أُمَّهْ اصْبِرِي فَإِنَّكِ عَلَى الْحَقِّ
“Wahai ibu… sabarlah… engkau berada di atas kebenaran.”
Subhanallah…
Bayi berbicara…
Untuk meneguhkan iman ibunya.
🔺 Emosi naik:
Hari ini…
Kita tidak dilempar ke api.
Tapi keluarga kita dilempar ke:
- Api gadget
- Api pornografi
- Api narkoba
- Api syahwat
- Api pergaulan bebas
Api hari ini tidak menyala merah.
Tapi menyala lewat layar.
Dan kita… duduk menonton.
Seperti ayat:
وَهُمْ عَلَىٰ مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ
“Mereka menyaksikan apa yang dilakukan kepada orang beriman.”
💔 REFLEKSI KELUARGA
Jamaah…
Ashabul Ukhdud mempertahankan iman keluarga mereka.
Kita?
Kadang keluarga kita rusak karena kita diam.
Anak menangis bukan karena api.
Tapi karena ayahnya sibuk dengan dunia.
Istri lelah bukan karena dibakar.
Tapi karena kurang dihargai.
Rumah tidak terbakar api.
Tapi terbakar ego.
Allah berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ
لَهُمْ جَنَّاتٌ...
“Orang beriman dan beramal shalih, bagi mereka surga…”
Surga bukan untuk orang sempurna.
Tapi untuk orang yang berjuang.
⚡ ALLAH MAHA KUAT & MAHA LEMBUT
إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ
Azab Allah keras.
Tapi…
وَهُوَ الْغَفُورُ الْوَدُودُ
Dia Maha Pengampun.
Maha Mencintai.
Allah keras kepada yang zalim.
Lembut kepada yang bertobat.
Jadi jangan putus asa.
Kalau keluarga kita belum baik,
Masih ada waktu untuk berubah.
👑 PENUTUP
Fir’aun kuat.
Tsamud hebat.
Semua hancur.
Yang abadi hanya iman.
Dan di akhir surah:
بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَجِيدٌ
فِي لَوْحٍ مَحْفُوظٍ
Al-Qur’an terjaga.
Pertanyaannya…
Apakah keluarga kita dijaga oleh Al-Qur’an?
Atau hanya dihiasi kaligrafi di dinding?
Jamaah…
Api Ukhdud telah padam.
Tapi api ujian keluarga kita masih menyala.
🕊 DOA
Ya Allah…
Demi langit-Mu yang penuh bintang…
Demi hari yang Engkau janjikan…
Demi saksi dan yang disaksikan…
Jangan Engkau jadikan keluarga kami seperti orang-orang yang duduk menonton api kemaksiatan…
Ya Allah…
Jika ada dosa di rumah kami… ampuni…
Jika ada maksiat di kamar kami… tutupi…
Jika ada kelalaian di hati kami… bangunkan…
Ya Allah…
Selamatkan anak-anak kami dari api syahwat…
Selamatkan mata mereka dari yang haram…
Selamatkan telinga mereka dari yang sia-sia…
Selamatkan tangan mereka dari dosa…
Ya Allah…
Jika suatu hari kami harus memilih
antara dunia dan iman…
Jadikan kami seperti Ashabul Ukhdud…
yang lebih memilih terbakar
daripada meninggalkan-Mu…
Ya Allah…
Jangan Engkau bakar keluarga kami dengan api neraka…
Jangan Engkau bakar rumah kami dengan perpecahan…
Jangan Engkau bakar hati kami dengan kebencian…
Ya Allah…
Satukan kami dalam iman…
Satukan kami dalam sujud…
Satukan kami dalam surga-Mu…
Ya Allah…
Jika Engkau mencabut nyawa kami…
Cabut dalam keadaan iman utuh…
Dalam keadaan keluarga saling memaafkan…
Ya Allah…
Jadikan rumah kami taman surga…
Bukan parit api…
Ya Allah…
Jangan Engkau uji kami dengan anak yang durhaka…
Jangan Engkau uji kami dengan pasangan yang menjauh dari-Mu…
Jangan Engkau uji kami dengan hati yang keras…
Ya Allah…
Sebagaimana Engkau menjaga Al-Qur’an di Lauh Mahfuzh…
Jagalah keluarga kami dari kehancuran…
Ya Allah…
Masukkan kami…
Orang tua kami…
Anak-anak kami…
Pasangan kami…
Ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai…
Dan jangan Engkau pisahkan kami…
Kecuali dengan kematian yang Engkau ridai…
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin…
Post a Comment