LOYALITAS IMAN DI ATAS SEGALANYA
“LOYALITAS IMAN DI ATAS SEGALANYA”
(QS. Al-Mumtahanah 1–13)
🟢 PEMBUKAAN
الحمد لله رب العالمين…
نحمده ونستعينه ونستغفره ونتوب إليه…
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا…
أما بعد…
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Kita hidup di zaman yang serba cepat.
Informasi cepat.
Pergaulan cepat.
Cinta cepat.
Marah cepat.
Putus juga cepat.
Tapi satu yang sering lambat…
Iman.
Padahal imanlah yang akan menentukan arah kita di dunia dan akhirat.
Malam ini kita akan belajar dari Surah Al-Mumtahanah — surah tentang ujian loyalitas iman.
🟢 BAGIAN 1
UJIAN LOYALITAS (Ayat 1)
Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا عَدُوِّي وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَاءَ
“Wahai orang-orang beriman, jangan kalian jadikan musuh-Ku dan musuh kalian sebagai wali (teman setia).”
Ayat ini turun tentang Hathib bin Abi Balta’ah yang mengirim surat kepada Quraisy.
Bukan karena ia benci Islam.
Bukan karena ia kufur.
Tapi karena ia takut keluarganya disakiti.
Lihat… bahkan sahabat pun bisa diuji.
Tapi Rasulullah ﷺ menerima uzurnya karena imannya masih kuat.
Pelajaran penting:
❖ Kesalahan bisa terjadi.
❖ Tapi jangan sampai hati condong pada musuh Allah.
Hari ini bentuk musuh itu bukan selalu orang bersenjata.
Kadang:
- Konten yang merusak akidah
- Pergaulan yang melemahkan iman
- Sistem yang menjauhkan kita dari Allah
Pertanyaannya…
Kepada siapa hati kita lebih loyal?
🟢 BAGIAN 2
KELUARGA TIDAK MENYELAMATKAN (Ayat 3)
Allah berfirman:
لَن تَنفَعَكُمْ أَرْحَامُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Tidak akan bermanfaat bagi kalian kerabat dan anak-anak kalian pada hari kiamat.”
Di dunia kita bangga:
“Ini anak saya!” “Ini keluarga saya!”
Tapi di akhirat…
Semua sibuk menyelamatkan diri.
Allah berfirman:
يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ
وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ
“Hari ketika manusia lari dari saudaranya, ibunya dan ayahnya.”
Hadirin…
Jangan hanya sibuk wariskan harta.
Wariskan iman.
Jangan hanya pikirkan sekolah dunia anak.
Pikirkan juga sekolah akhiratnya.
Karena kelak yang ditanya bukan:
“Anakmu kerja di mana?”
Tapi:
“Apa yang kau ajarkan tentang Allah?”
🟢 BAGIAN 3
TELADAN IBRAHIM (Ayat 4–6)
Allah berfirman:
قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ
“Sungguh ada teladan bagi kalian pada Ibrahim.”
Ibrahim berkata kepada kaumnya:
إِنَّا بُرَآءُ مِنكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللَّهِ
“Kami berlepas diri dari kalian dan dari apa yang kalian sembah selain Allah.”
Inilah prinsip akidah:
Cinta karena Allah.
Benci karena Allah.
Bukan berarti kasar.
Bukan berarti zalim.
Tapi tegas dalam iman.
Hari ini kita sering takut kehilangan teman…
Tapi tidak takut kehilangan ridha Allah.
Ibrahim dibakar api…
Tapi tidak goyah imannya.
Kita diuji sedikit ejekan…
Langsung goyah.
🟢 BAGIAN 4
ISLAM TEGAS TAPI ADIL (Ayat 8–9)
Allah berfirman:
لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ أَن تَبَرُّوهُمْ
“Allah tidak melarang kalian berbuat baik kepada mereka yang tidak memerangi kalian.”
Islam bukan agama kebencian.
Islam tegas dalam akidah.
Tapi adil dalam muamalah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ قَتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرَحْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ
“Siapa membunuh non-muslim yang terikat perjanjian, tidak mencium bau surga.”
Islam itu rahmat.
Yang keras bukan Islamnya…
Tapi kadang hati kita.
🟢 BAGIAN 5
UJIAN WANITA BERIMAN (Ayat 10–12)
Allah menguji wanita yang hijrah.
Mereka dibaiat untuk:
- Tidak syirik
- Tidak mencuri
- Tidak berzina
- Tidak berdusta
Islam menjaga kehormatan wanita.
Aisyah berkata:
مَا مَسَّتْ يَدُ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ يَدَ امْرَأَةٍ قَطُّ
“Tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita.”
Betapa tinggi adab Islam.
Hari ini batas itu mulai kabur.
Padahal menjaga kehormatan adalah penjaga keberkahan rumah tangga.
🟢 BAGIAN 6
JANGAN LOYAL KEPADA YANG DIMURKAI (Ayat 13)
Allah berfirman:
لَا تَتَوَلَّوْا قَوْمًا غَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ
“Jangan kalian jadikan teman setia kaum yang Allah murkai.”
Artinya:
Jangan jadikan standar hidup kita mengikuti orang yang jauh dari Allah.
Hari ini standar sukses sering bukan takwa.
Standarnya:
- Viral
- Kaya
- Terkenal
Padahal yang mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.
🔥 PENUTUP
Hadirin…
Surah Al-Mumtahanah mengajarkan:
✔ Loyalitas iman di atas segalanya
✔ Keluarga tanpa iman tidak menyelamatkan
✔ Islam tegas tapi adil
✔ Dunia tidak boleh mengalahkan akhirat
Pertanyaannya malam ini…
Jika Allah menguji iman kita…
Apakah kita lulus?
Ataukah kita terlalu cinta dunia?
💧 DOA
اللهم يا الله…
Ya Allah…
Jika malam ini Engkau melihat iman kami lemah…
Maka kuatkanlah.
Ya Allah…
Jika hati kami terlalu condong kepada dunia…
Tariklah kami kembali kepada-Mu.
Ya Rabb…
Kami takut jika Engkau murka kepada kami…
Kami takut jika Engkau cabut hidayah dari hati kami…
اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا
ولا مبلغ علمنا
ولا إلى النار مصيرنا
Ya Allah…
Ampuni dosa kami…
Dosa orang tua kami…
Dosa pasangan kami…
Dosa anak-anak kami…
Ya Allah…
Selamatkan keluarga kami dari api neraka…
Jadikan rumah kami rumah iman…
Jangan Engkau pisahkan kami di akhirat…
Ya Rabb…
Jika Engkau uji kami dengan kehilangan…
Jadikan itu penghapus dosa…
Jika Engkau uji kami dengan kesempitan…
Jadikan itu pengangkat derajat…
Ya Allah…
Kami ingin wafat dalam keadaan Engkau ridha…
ثبت قلوبنا على دينك
يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك
Ya Allah…
Jangan Engkau palingkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk…
ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا
وهب لنا من لدنك رحمة
إنك أنت الوهاب
Ya Allah…
Jika malam ini adalah malam terakhir kami…
Wafatkan kami dalam husnul khatimah…
Masukkan kami ke surga-Mu tanpa hisab…
Naungi kami di bawah Arsy-Mu…
Ya Allah…
Kami lemah…
Kami penuh dosa…
Tapi rahmat-Mu lebih luas dari dosa kami…
اغفر لنا وارحمنا
وتب علينا
إنك أنت التواب الرحيم
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin…
Post a Comment