MEMPERERAT JALINAN SILATURAHIM. Kunci Keberkahan Hidup, Kekuatan Iman, dan Keselamatan Umat
MEMPERERAT JALINAN SILATURAHIM
Kunci Keberkahan Hidup, Kekuatan Iman, dan Keselamatan Umat
PEMBUKAAN
الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره…
Hadirin rahimakumullāh…
Hari ini kita hidup di zaman yang aneh:
- Grup WA penuh
- Media sosial ramai
- Status update tiap jam
😄
Tapi…
tetangga sakit tidak tahu,
saudara berduka tidak datang,
bahkan ada yang satu rumah tapi saling diam.
Padahal Islam datang membawa satu nilai besar:
silaturahim.
Bukan sekadar “jangan bermusuhan”,
tapi mengikat hati-hati yang tercerai.
I. SILATURAHIM: NILAI ILAHIYAH, BUKAN OPSIONAL
QS. An-Nisa: 1
Arab
وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ
Terjemah
“Bertakwalah kepada Allah dan peliharalah hubungan kekeluargaan.”
📖 Ibnu Katsir رحمه الله
“Allah mengaitkan takwa dengan silaturahim karena keduanya tidak bisa dipisahkan.”
📚 Tafsir Ibnu Katsir
😄
Artinya:
kalau rajin ibadah tapi putus silaturahim,
itu ibadah belum lulus ujian akhlak sosial.
QS. Ar-Ra’d: 21
Arab
وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ
Terjemah
“Mereka menyambung apa yang Allah perintahkan untuk disambung.”
📖 Al-Qurthubi رحمه الله
“Termasuk di dalamnya keluarga, tetangga, dan sesama mukmin.”
📚 Tafsir Al-Qurthubi
QS. Al-Hujurat: 10
Arab
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
Terjemah
“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara.”
📖 Imam Al-Baghawi رحمه الله
“Ikatan iman lebih kuat dari ikatan darah.”
📚 Ma’alim at-Tanzil
Kalau saudara kandung saja bisa saling memaafkan,
masa saudara seiman kalah oleh ego?
II. BUAH MANIS SILATURAHIM
1️⃣ Dilapangkan Rezeki & Diberkahi Umur
Hadits 36
Arab
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Terjemah
“Siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahim.”
📖 HR. Bukhari & Muslim
📖 Imam Nawawi رحمه الله
“Panjang umur bisa bermakna berkah dalam waktu dan amal.”
📚 Syarh Muslim
😄
Ada orang gaji besar tapi selalu kurang.
Ada orang gaji pas-pasan tapi cukup.
Bisa jadi bedanya bukan di dompet, tapi di silaturahim.
2️⃣ Kokohnya Hubungan & Persatuan
📖 Ibnu Taimiyyah رحمه الله
“Perpecahan umat berawal dari rusaknya hubungan antarindividu.”
📚 Majmu’ Fatawa
😄
Banyak konflik besar,
asalnya cuma:
“tidak mau saling menyapa.”
3️⃣ Mendapat Mahabbatullah (Cinta Allah)
📖 Al-Ghazali رحمه الله
“Silaturahim mematikan penyakit hati.”
📚 Ihya’ Ulumiddin
Kalau ingin Allah mencintai kita,
latihannya mulai dari mencintai manusia.
4️⃣ Menguatkan Iman
📖 Hasan Al-Bashri رحمه الله
“Iman tidak sempurna tanpa akhlak.”
😄
Iman tinggi tapi gampang memutus hubungan,
itu iman kurang olahraga akhlak.
5️⃣ Keberkahan Do’a
📖 Ibnu Qayyim رحمه الله
“Do’a tertahan karena dosa, salah satunya memutus silaturahim.”
📚 Ad-Da’ wa Ad-Dawa’
😄
Sudah tahajud,
tapi masih dendam…
pantas do’a antri panjang 😄
III. KISAH NYATA
Ada seorang ayah…
puluhan tahun tidak berbicara dengan saudaranya.
Masalahnya sepele—warisan kecil.
Suatu hari sang ayah sakit keras.
Di ranjang itu ia menangis dan berkata:
“Kenapa hidupku terasa sempit padahal hartaku cukup?”
Setelah dinasihati,
ia memberanikan diri minta maaf lebih dulu.
Beberapa hari kemudian…
hatinya tenang.
bukan karena uang bertambah,
tapi karena beban batin terangkat.
Hadirin…
kadang yang bikin hidup berat
bukan kurang rezeki,
tapi terlalu lama menyimpan luka.
IV. PENUTUP
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Bukan penyambung silaturahim itu yang membalas,
tetapi yang menyambung ketika diputus.”
Silaturahim itu:
- bukan siapa yang paling benar
- tapi siapa yang paling dulu merendah
😄
Kadang yang paling berat bukan memberi harta,
tapi mengucapkan: maafkan saya.
DOA
اللهم يا الله…
Kami datang membawa hati yang penuh luka,
hubungan yang renggang,
dan dosa yang kami anggap sepele…
Ya Allah…
ampuni kami yang mudah memutus,
tapi berat menyambung…
Ya Allah…
lembutkan hati-hati kami,
hancurkan ego kami,
dan satukan kembali yang telah terpisah…
Ya Allah…
jangan Engkau cabut keberkahan hidup kami
karena dosa memutus silaturahim…
Ya Allah…
jika hari ini ada saudara yang belum kami sapa,
kuatkan kami untuk mendahului kebaikan…
Rabbana ighfir lana dzunubana
wa ashlih dzata bainina
wahdina subulas salam…
آمين يا رب العالمين.
Post a Comment