Nikmat Allah yang Terus Didustakan, Padahal Kita Hidup di Dalamnya
“Nikmat Allah yang Terus Didustakan, Padahal Kita Hidup di Dalamnya”
🌿 PEMBUKAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Jamaah rahimakumullah,
Kalau hari ini kita masih bisa duduk, dengar ceramah, dan HP tidak lowbat, itu saja sudah tiga nikmat besar.
Tapi anehnya, begitu sinyal hilang lima menit…
“Ya Allah… cobaan hidup ini berat sekali.” 😄
Padahal dari Surah Ar-Rahman, Allah tidak berhenti mengingatkan nikmat, sampai 31 kali bertanya:
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”
1️⃣ AYAT 1–4: NIKMAT TERBESAR ADALAH AL-QUR’AN
📖 Dalil Al-Qur’an
الرَّحْمَٰنُ
Yang Maha Pengasihعَلَّمَ الْقُرْآنَ
Dia mengajarkan Al-Qur’anخَلَقَ الْإِنسَانَ
Dia menciptakan manusiaعَلَّمَهُ الْبَيَانَ
Dia mengajarinya pandai berbicara
(QS. Ar-Rahman: 1–4)
🧠 Tafsir Ulama
- Imam Al-Qurthubi:
Allah menyebut mengajarkan Al-Qur’an lebih dulu sebelum menciptakan manusia → karena nilai manusia ada pada hidayahnya.
- Ibnu Katsir:
Tanpa Al-Qur’an, manusia lebih sesat dari binatang.
😄 Humor :
Sekarang banyak orang:
- Mulut lancar,
- Caption puitis,
- Status bijak,
Tapi kalau disuruh baca Qur’an:
“Ustadz… nanti aja, belum siap hatinya.”
Padahal lisan siap buat gibah 3 jam non-stop 😅
2️⃣ AYAT 5–9: KEADILAN ALAM & KEJUJURAN MANUSIA
📖 Dalil
الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ
Matahari dan bulan beredar menurut perhitunganوَالسَّمَاءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ
Dia meninggikan langit dan meletakkan neraca (keadilan)أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ
Agar kalian tidak melampaui batas dalam timbangan
(QS. Ar-Rahman: 5–8)
🧠 Ulasan Ulama
- Imam As-Sa‘di:
Alam ini jujur, manusia yang sering curang.
- Ibnu Taimiyyah:
Keadilan adalah sebab langit dan bumi tetap berdiri.
😄 Humor :
Timbangan di pasar:
- Beli 1 kg → dapat 900 gram
Penjelasan pedagang:
“Tenang Bu, ini berat plastiknya.” 🤣
Padahal Allah bilang:
وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ
Tegakkan timbangan dengan adil (QS. Ar-Rahman: 9)
3️⃣ AYAT 10–13: BUMI PENUH NIKMAT, MANUSIA BANYAK KOMPLAIN
📖 Dalil
وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ
Bumi Dia hamparkan untuk semua makhlukفِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الْأَكْمَامِ
Di dalamnya ada buah-buahan dan kurmaفَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Maka nikmat Tuhanmu yang mana yang kamu dustakan?
(QS. Ar-Rahman: 10–13)
🧠 Hadis Pendukung
«مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِي سِرْبِهِ، مُعَافًى فِي جَسَدِهِ، عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ، فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا»
(HR. Tirmidzi)Barangsiapa pagi hari aman, sehat, dan punya makanan, seakan dunia sudah dikumpulkan untuknya.
😄 Humor Reflektif
Makan enak:
“Biasa aja.”
Makan telat: “Cobaan hidup ini berat ya…” 😆
4️⃣ AYAT 14–15: ASAL USUL MANUSIA & JIN
📖 Dalil
خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ
Manusia diciptakan dari tanah kering seperti tembikarوَخَلَقَ الْجَانَّ مِن مَّارِجٍ مِّن نَّارٍ
Jin dari nyala api
(QS. Ar-Rahman: 14–15)
🧠 Tafsir
- Ibnu Katsir:
Adam dari tanah → harusnya rendah hati, bukan tinggi hati.
😄 Humor Menampar
Manusia asalnya tanah…
tapi jalannya tegak, dadanya dibusungkan
Begitu dikritik:
“Saya tersinggung!”
Padahal tanah itu diinjak-injak tapi sabar 😄
5️⃣ AYAT 19–25: LAUT, MUTIARA, DAN KAPAL BESAR
📖 Dalil
مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ
Dia biarkan dua laut bertemuبَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيَانِ
Di antara keduanya ada batas
(QS. Ar-Rahman: 19–20)
🧠 Ulasan Ulama
- Al-Qurthubi:
Ini bukti kekuasaan Allah, bukan fenomena kebetulan.
😄 Humor Ringan
Air asin sama tawar bisa patuh tidak campur,
tapi manusia:
- Sama-sama Muslim
- Satu masjid
bisa ribut gara-gara sandal 😅
🏁 PENUTUP
Jamaah sekalian,
Surah Ar-Rahman bukan untuk dibaca cepat,
tapi untuk menampar hati yang sering lupa bersyukur.
Kalau jin ketika dengar ayat ini menjawab:
“Tidak ada satu pun nikmat-Mu yang kami dustakan”
Lalu kita? Diam… atau sibuk scroll WA?
🤲 DOA
اللهم لا تجعلنا من المكذبين بنعمك
Ya Allah, jangan jadikan kami pendusta nikmat-Muوارزقنا قلوبا شاكرة وألسنة ذاكرة
Karuniakan hati yang bersyukur dan lisan yang berdzikir
📚 KITAB RUJUKAN
- Tafsir Ibnu Katsir
- Tafsir Al-Qurthubi
- Tafsir As-Sa‘di
- Shahih Bukhari & Muslim
- Sunan Tirmidzi
Post a Comment