Nikmat yang Kita Nikmati, Tapi Kita Dustakan
Nikmat yang Kita Nikmati, Tapi Kita Dustakan
📖 Tadabbur QS Ar-Rahman 1–25
PEMBUKAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Jamaah rahimakumullah,
Sebelum mulai, saya mau tanya jujur…
👉 Siapa di sini yang kalau HP lowbat langsung panik?
Padahal iman lowbat kadang kita santai 😄
Sinyal hilang 2 menit:
“Ya Allah… cobaan hidup ini berat sekali.”
Padahal nikmat hidup masih utuh semua:
- Mata masih melihat
- Telinga masih mendengar
- Hati… ya… kadang sinyalnya putus-putus 😅
Dan hari ini, Allah turunkan satu surat…
yang isinya bukan marah,
tapi bertanya dengan lembut:
فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
“Nikmat Tuhanmu yang mana yang kamu dustakan?”
NIKMAT TERBESAR BUKAN UANG, TAPI AL-QUR’AN
📖 Ayat
الرَّحْمَٰنُ عَلَّمَ الْقُرْآنَ خَلَقَ الْإِنسَانَ عَلَّمَهُ الْبَيَانَ
Perhatikan urutannya jamaah…
❌ Bukan: Allah ciptakan manusia → lalu ajarkan Qur’an
✅ Tapi: Allah ajarkan Qur’an → baru ciptakan manusia
📚 Imam Al-Qurthubi berkata:
“Nilai manusia ada pada hidayahnya.”
😄 HUMOR: Sekarang banyak orang:
- Lisan lancar debat
- Caption bijak
- Status islami
Tapi kalau disuruh baca Qur’an:
“Ustadz… nanti aja, lagi sibuk.”
Padahal sibuknya buat apa?
- Scroll gosip lancar
- Komentar panas jempolnya kuat
Tapi Qur’an dibuka:
“Aduh… ngantuk.”
📌 Ibnu Katsir:
“Tanpa Al-Qur’an, manusia lebih sesat dari hewan.”
⏱️ ALAM JUJUR, MANUSIA CURANG
الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ
Matahari dan bulan beredar tepat
🌞 Matahari tidak pernah telat
🌙 Bulan tidak pernah salah jadwal
Tapi manusia:
- Janji jam 8 → datang jam 9
- Alasannya: “Macet, Ustadz.”
Padahal macetnya di kasur 😄
وَوَضَعَ الْمِيزَانَ
Allah meletakkan keadilan
📚 Imam As-Sa‘di:
“Alam tegak karena adil, manusia hancur karena curang.”
😄 HUMOR PASAR:
Beli 1 kg → dapat 900 gram
Pedagang bilang:
“Tenang Bu, berat plastiknya.”
Padahal Allah bilang:
وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ
Jangan mengurangi timbangan
⏱️ BUMI DIPENUHI NIKMAT, KITA DIPENUHI KOMPLAIN
وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ
Allah hamparkan bumi…
Bukan cuma buat manusia kaya,
tapi semua makhluk.
🍚 Makan enak:
“Biasa aja.”
🍽️ Makan telat:
“Hidup ini kejam ya…” 😅
📖 HADIS:
«فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا»
(HR. Tirmidzi)
Siapa yang aman, sehat, dan punya makan → seakan dunia miliknya.
Tapi kita:
- Punya makan → komplain lauk
- Punya rumah → bandingkan tetangga
⏱️ ASAL KITA RENDAH, TAPI SOMBONG
خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن صَلْصَالٍ
Asal kita apa? 👉 Tanah
📚 Ibnu Katsir:
“Manusia dari tanah agar rendah hati.”
😄 HUMOR NYENTAK: Tanah itu:
- Diinjak
- Diludahi
- Sabar
Manusia:
- Dipuji sedikit → naik
- Dikritik sedikit → marah
“Saya tersinggung!”
Padahal asal kita tanah, akhir kita tanah.
⏱️ LAUT TAAT, MANUSIA MEMBANGKANG
مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ
Dua laut bertemu tapi tidak bercampur
Air asin + air tawar: 👉 Taat
Manusia + manusia:
👉 Ribut
Kadang cuma gara-gara:
- Sendal
- Parkiran
- Masalah mic 😅
TRANSISI KE DOA
Jamaah…
Kalau alam yang tidak berakal saja patuh…
Lalu kita yang diberi Qur’an…
mengapa sering lupa?
Allah tidak berkata:
“Kalian pendusta!”
Allah hanya bertanya:
“Nikmat-Ku yang mana yang kamu dustakan?”
Dan kita…
sering diam.
Padahal jin ketika dengar ayat ini menjawab:
“Tidak satu pun nikmat-Mu kami dustakan.”
🤲 DOA
اللهم إنا نعترف بنعمك ولا نكذبها
Ya Allah, kami mengakui nikmat-Mu…
لكننا قصرنا في شكرها
kami lalai mensyukurinya…
فاغفر لنا يا رب
Ampuni kami ya Allah…
ولا تجعلنا من الغافلين
Jangan jadikan kami hamba yang lalai…
ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا
Jangan Engkau palingkan hati kami setelah Engkau beri hidayah…
آمين… آمين… آمين…
📚 RUJUKAN ILMIAH
- Tafsir Ibnu Katsir
- Tafsir Al-Qurthubi
- Tafsir As-Sa‘di
- Shahih Bukhari & Muslim
- Sunan Tirmidzi
Post a Comment