PEMUDA ATAU PECUNDANG?Bangkit Sebelum Terlambat !
🔥 “PEMUDA ATAU PECUNDANG?”
Bangkit Sebelum Terlambat!
PEMBUKAAN
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh!
Pemuda…
Saya tidak datang malam ini untuk menghibur kalian.
Saya datang untuk mengguncang kalian.
Karena kita hidup di zaman aneh…
Yang viral bukan yang shalih,
Tapi yang sensasional.
Yang dipuji bukan yang berilmu,
Tapi yang banyak followers.
Yang ditiru bukan yang bertakwa,
Tapi yang banyak drama.
Dan lebih aneh lagi…
Pemuda Islam hari ini lebih hafal lirik lagu daripada ayat Al-Qur’an!
Allahu Akbar!
Kalau saya tanya: Password WiFi? Hafal. Kode ML? Hafal. Tanggal jadian? Hafal. Tanggal wafat Rasulullah? Banyak yang diam.
Pemuda… ini bukan hinaan.
Ini tamparan sayang.
BAGIAN 1 – PEMUDA ITU ASET SURGA
Allah menyebut pemuda dengan penuh kemuliaan dalam kisah:
- Pemuda Ashabul Kahfi
- Nabi Ibrahim saat menghancurkan berhala
- Para sahabat muda Rasulullah ﷺ
Rasulullah ﷺ diikuti oleh mayoritas anak muda di awal dakwah.
Kenapa?
Karena pemuda punya:
- Energi
- Keberanian
- Idealism
- Nekat kalau sudah yakin
Tapi masalahnya…
Hari ini energi habis untuk scroll.
Keberanian habis untuk pacaran.
Idealism habis untuk gengsi.
Nekatnya hanya untuk hal maksiat.
🔥 Pemuda, kalau kamu tidak sibuk dengan kebaikan —
maka kamu pasti sibuk dengan keburukan.
BAGIAN 2 – MUSUH BESAR PEMUDA
1️⃣ Syahwat
Zaman sekarang maksiat tidak perlu dicari.
Dia datang sendiri ke HP kamu.
Dulu orang ingin zina harus sembunyi.
Sekarang zina cukup DM.
Dan lebih parahnya… Ada yang bangga!
“Yang penting suka sama suka, Ustadz…”
Suka sama suka? Neraka juga suka sama suka sama pelaku dosa!
🔥 Ingat!
Dosa yang paling cepat menghancurkan masa depan adalah zina dan pornografi.
Kamu mau sukses? Otakmu rusak duluan kalau kecanduan maksiat.
2️⃣ Malas & Mental Lembek
Banyak pemuda ingin sukses…
Tapi bangun Subuh saja berat.
Ingin kaya…
Tapi disiplin tidak ada.
Ingin dihormati…
Tapi tidak mau berjuang.
Pemuda Islam itu bukan generasi rebahan!
Kalau Rasulullah ﷺ melahirkan generasi seperti:
- Ali bin Abi Thalib
- Mus’ab bin Umair
- Usamah bin Zaid
Masa kita hanya melahirkan generasi: “Main game sampai Subuh lalu telat kuliah.”
3️⃣ Salah Idol
Siapa idolamu?
Artis? Influencer? Atau Rasulullah ﷺ?
Kalau idolamu rusak,
masa depanmu ikut rusak.
BAGIAN 3 – TANTANGAN LANGSUNG
Saya ingin tanya dengan jujur…
Kalau malam ini Allah cabut nyawamu —
kamu siap?
Banyak pemuda takut kehilangan pacar.
Tapi tidak takut kehilangan iman.
Banyak pemuda takut kehilangan followers.
Tapi tidak takut kehilangan Allah.
🔥 Pemuda!
Umurmu pendek!
Kubur tidak menunggu kamu mapan!
Dan dengar baik-baik…
Setan tidak takut pada pemuda yang berdosa.
Setan takut pada pemuda yang bertaubat!
BAGIAN 4 – SERUAN REVOLUSI DIRI
Mulai malam ini:
1️⃣ Jaga shalat 5 waktu di awal waktu
2️⃣ Stop zina, stop pornografi, stop pacaran
3️⃣ Dekat dengan Al-Qur’an
4️⃣ Cari lingkungan shalih
5️⃣ Bangun mimpi besar untuk Islam
Pemuda, kalau bukan kamu yang bangkit…
Siapa lagi?
Kalau bukan sekarang…
Kapan lagi?
🌧 DOA
Ya Allah…
Ini pemuda-pemuda kami…
Wajahnya muda…
Tapi dosanya mungkin sudah menggunung…
Ya Allah…
Di antara kami ada yang diam-diam menonton maksiat…
Di antara kami ada yang pura-pura baik di depan orang tua…
Di antara kami ada yang hatinya keras…
Ya Allah…
Jangan Engkau cabut nyawa kami sebelum taubat…
Ya Allah…
Ampuni mata kami yang kotor…
Ampuni hati kami yang rusak…
Ampuni kaki kami yang melangkah ke tempat maksiat…
Ya Allah…
Kalau malam ini adalah malam terakhir kami…
Jangan Engkau wafatkan kami dalam keadaan bermaksiat…
Ya Allah…
Bangkitkan dari masjid ini generasi yang kuat…
Yang hafal Al-Qur’an…
Yang menjaga kehormatan…
Yang berani menolak zina…
Yang berani berkata tidak pada maksiat…
Ya Allah…
Jadikan pemuda di masjid ini
Calon penghuni Arsy-Mu
Yang Engkau naungi di hari kiamat
Karena mereka menjaga diri di masa muda…
Ya Allah…
Hancurkan kecanduan maksiat kami…
Putuskan rantai dosa kami…
Lembutkan hati kami…
Ya Allah…
Kalau kami menangis malam ini…
Jangan biarkan kami kembali kepada dosa besok pagi…
Ya Allah…
Ubah hidup kami…
Ubah pergaulan kami…
Ubah masa depan kami…
Ya Allah…
Jangan biarkan kami menjadi generasi gagal…
Jadikan kami generasi pembela agama-Mu…
Aamiin ya Rabbal ‘alamin…
Post a Comment