RAMADHAN: BULAN INTROSPEKSI DIRI
🌙 RAMADHAN: BULAN INTROSPEKSI DIRI
MUQADDIMAH: AGUNGNYA ALLAH, KECILNYA DIRI KITA
Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn… Segala puji hanya milik Allah, Rabb semesta alam.
ٱللَّهُ خَـٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍۢ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍۢ وَكِيلٌ
“Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu.”
(QS. Az-Zumar: 62)
Saudara-saudaraku…
Ramadhan bukan sekadar bulan ritual. Ia adalah bulan audit iman. Kalau perusahaan punya audit tahunan, mukmin punya Ramadhan sebagai audit ruhani.
IDENTITAS & HARGA: MUSLIM HARUS PUNYA CIRI
Terasi saja ada harga karena baunya khas. Kalau tidak ada ciri, tak ada harga.
Umat ini disebut terbaik bukan karena label, tapi fungsi.
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ …
“Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia…”
(QS. Ali ‘Imran: 110)
Tafsir & Fiqh Sosial
Menurut Ibnu Katsir dalam Tafsir al-Qur'an al-Azim, predikat “khairu ummah” terkait amar ma’ruf nahi munkar dan iman yang hidup, bukan simbolik.
Para fuqaha menekankan bahwa amar ma’ruf nahi munkar hukumnya fardhu kifayah, dan menjadi fardhu ‘ain ketika tidak ada yang menegakkan dan kemungkaran terjadi di hadapan kita (lihat pembahasan dalam Al-Majmu' Sharh al-Muhadzdhab).
Refleksi dramatis:
- Di rumah, kita teladan atau penonton?
- Di kantor, kita amanah atau alasan?
(Sisip humor ringan)
Kita ingin anak rajin ke masjid… tapi ayahnya rajin ke kasur.
Jangan salahkan generasi, kalau generasinya hasil fotokopi kita.
PUASA: LATIHAN TAQWA & KONTROL NAFSU
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ … لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“…diwajibkan atas kalian berpuasa… agar kalian bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)
Pendalaman Fiqh Puasa
Para fuqaha sepakat puasa Ramadhan adalah fardhu ‘ain bagi mukallaf yang mampu.
- Dalam Bidayat al-Mujtahid, Ibnu Rusyd memaparkan ijma’ kewajiban puasa dan perbedaan detail seperti niat, rukhsah safar, dan fidyah.
- Mazhab Syafi’i (lihat Al-Majmu' Sharh al-Muhadzdhab) menegaskan niat tiap malam untuk puasa wajib.
- Mazhab Maliki membolehkan niat di awal bulan untuk sebulan penuh (dengan syarat tidak terputus).
Dimensi Tazkiyah
Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulum al-Din membagi puasa menjadi:
- Puasa umum (menahan makan-minum)
- Puasa khusus (menahan anggota badan dari dosa)
- Puasa khususul-khusus (menahan hati dari selain Allah)
Hentakan mimbar:
Kalau siang hari kita sanggup menahan lapar 13 jam…
Kenapa tak sanggup menahan lisan 3 menit?
RAMADHAN BULAN KEBERSIHAN LAHIR BATIN
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
“Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan bersuci.”
(QS. Al-Baqarah: 222)
الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيمَانِ
“Bersuci adalah setengah dari iman.”
(HR. Muslim)
Pendalaman Fiqh Thaharah
Dalam Al-Mughni, Ibnu Qudamah menjelaskan detail thaharah sebagai syarat sah shalat—menunjukkan kebersihan adalah pintu ibadah.
Humor segar:
Rumah wangi karbol… hati wangi apa?
Kamar mandi bersih… tapi isi HP kotor?
KUALITAS WAKTU & LAILATUL QADR
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Lailatul Qadr lebih baik dari seribu bulan.”
(QS. Al-Qadr: 3)
Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Lathaif al-Ma'arif menegaskan Ramadhan adalah musim panen pahala; orang cerdas memaksimalkan 10 malam terakhir.
Retoris:
Kita rela lembur demi bonus dunia…
Mengapa tak lembur demi surga?
INTROSPEKSI SOSIAL: TELADAN DI RUMAH, SEKOLAH, KANTOR
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ
(QS. Al-Ahzab: 21)
Perspektif Kepemimpinan
Dalam Al-Ahkam al-Sultaniyyah, Al-Mawardi menekankan pemimpin wajib menjadi teladan moral sebelum administratif.
Refleksi keras:
- Ayah keras, anak memberontak.
- Guru malas, murid tak berkelas.
- Pemimpin boros, bawahan korup.
PUNCAK EMOSI: TAKUT RAMADHAN TERAKHIR
قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا
(QS. Asy-Syams: 9–10)
Saudara-saudaraku…
Berapa teman kita Ramadhan lalu masih ada… kini sudah di alam kubur?
Kalau ini Ramadhan terakhir…
Apa yang kita banggakan?
DOA PENUTUP
Ya Allah…
Jika Ramadhan ini terakhir bagi kami… jadikan ia yang terbaik.
Bersihkan hati kami.
Halalkan rezeki kami.
Perindah akhlak kami.
Jangan Engkau keluarkan kami dari Ramadhan…
Kecuali telah Engkau ampuni dosa kami.
Jadikan kami umat yang punya ciri…
Agar kami punya harga di sisi-Mu.
آمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
📚 RUJUKAN UTAMA
- Tafsir al-Qur'an al-Azim
- Al-Majmu' Sharh al-Muhadzdhab
- Bidayat al-Mujtahid
- Al-Mughni
- Ihya Ulum al-Din
- Lathaif al-Ma'arif
- Al-Ahkam al-Sultaniyyah
Post a Comment