Tiga Akhir Kehidupan: Istirahat Abadi, Keselamatan, atau Neraka

“Tiga Akhir Kehidupan: Istirahat Abadi, Keselamatan, atau Neraka” 


A. PEMBUKAAN 

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn… Segala puji bagi Allah yang menciptakan hidup tanpa meminta izin kita, menentukan ajal tanpa bisa kita tunda, dan membangkitkan kita tanpa bisa kita bantah.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, manusia yang paling jujur mengingatkan umatnya tentang kematian.

Jamaah rahimakumullāh… Hari ini Al-Qur’an tidak sedang bercerita, Al-Qur’an sedang memanggil kesadaran kita.

Surah Al-Wāqi‘ah ini artinya peristiwa besar yang pasti terjadi. Bukan kemungkinan. Bukan kira-kira. Tapi kepastian.


B. NIKMAT GOLONGAN KANAN & SURGA 

وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ ۝ وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ ۝ لَا مَقْطُوعَةٍ وَلَا مَمْنُوعَةٍ

➡️ Air surga tidak pakai kran. ➡️ Buah surga tidak kenal musim. ➡️ Tidak ada tulisan: “Dilarang memetik.”

Tafsir Ulama:

  • Ibn Katsir: Nikmat surga tidak berkurang meski diambil.
  • Al-Qurthubi: Tidak ada konsep “habis” di surga.

😄 Humor mimbar:
Di dunia buah mahal, di surga buah gratis tapi kekal.


C. KONTRAS: GOLONGAN KIRI & NERAKA 

وَأَصْحَابُ الشِّمَالِ مَا أَصْحَابُ الشِّمَالِ

(BACA AYAT 41–56)

➡️ Angin panas. ➡️ Air mendidih. ➡️ Bayangan asap hitam.

Tafsir:

  • Al-Qurthubi: Zill di sini bukan peneduh, tapi penyiksa.

📜 Hadis: «نَارُكُمْ هَذِهِ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ نَارِ جَهَنَّمَ» (HR. Bukhari-Muslim)

😄 Humor pahit:
Di dunia cari AC, di akhirat… api dari segala arah.


D. DALIL AKAL: BENIH, AIR, API 

➡️ Benih bukan kita yang hidupkan. ➡️ Hujan bukan kita yang turunkan. ➡️ Api bukan kita yang ciptakan.

Pesan:

Kalau hidup saja kita tak kuasa, mengapa sombong menolak kebangkitan?


E. DETIK SAKARATUL MAUT 

فَلَوْلَا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ

➡️ Semua akan diam. ➡️ Semua akan melihat. ➡️ Tapi tak ada yang bisa menolong.


F. TIGA AKHIR KEHIDUPAN 

1️⃣ Orang beriman:

فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةُ نَعِيمٍ

2️⃣ Golongan kanan:

فَسَلَامٌ لَكَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ

3️⃣ Pendusta:

فَنُزُلٌ مِنْ حَمِيمٍ ۝ وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ

➡️ Tidak ada opsi keempat.


DOA 

Allāhumma… Jika hari ini Engkau cabut nyawa kami, di ayat yang manakah nama kami Engkau sebut?

Ya Allah… Kami sering tertawa, tapi jarang menangis karena dosa.

Ya Allah… Jangan jadikan sakaratul maut kami penuh ketakutan.

Allāhumma… Jadikan akhir hidup kami: 

رَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةُ نَعِيمٍ


PENUTUP

فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ

Subḥāna Rabbikal ‘Aẓīm…




Tidak ada komentar