Anak Bukan Korban Perceraian
Anak Bukan Korban Perceraian
Tafsir QS Al-Baqarah 233
1. Pembukaan: Ketika Anak Menjadi Korban
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah… 🤲
Dalam banyak perceraian, yang paling menderita bukan suami.
Bukan pula istri.
Tetapi anak.
Anak yang masih kecil…
anak yang belum mengerti konflik orang dewasa…
anak yang hanya ingin satu hal:
kasih sayang ayah dan ibunya.
Tetapi sering kali anak justru menjadi korban.
Ada ayah yang marah kepada ibunya…
lalu melupakan anaknya.
Ada ibu yang terluka oleh suaminya…
lalu menjadikan anak sebagai alat balas dendam.
Padahal Islam datang untuk memastikan satu hal:
anak tidak boleh menjadi korban konflik orang tua.
Dan karena itu Allah menurunkan ayat yang sangat indah ini.
2. Perintah Menyusui Anak
Allah berfirman:
وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ
حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ
“Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh.”
(QS Al-Baqarah:233)
Perhatikan kelembutan ayat ini.
Allah tidak langsung berbicara tentang hukum.
Allah berbicara tentang kasih sayang.
Menyusui adalah simbol cinta seorang ibu.
Seorang ibu bangun di malam hari…
menenangkan tangisan bayi…
memberi makan dari tubuhnya sendiri.
Itulah kasih sayang yang tidak bisa digantikan oleh apa pun.
3. Dua Tahun Penuh: Hikmah yang Dalam
Allah menyebutkan dua tahun penuh.
Para ulama menjelaskan bahwa ini adalah masa terbaik bagi pertumbuhan anak.
Tubuhnya berkembang.
Imunnya kuat.
Jiwanya tenang.
Dan semua itu berasal dari kasih sayang seorang ibu.
4. Tanggung Jawab Ayah
Namun Islam tidak membiarkan ibu menanggung semuanya sendirian.
Allah langsung menegaskan:
وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ
رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
“Kewajiban ayah adalah memberi nafkah dan pakaian kepada mereka dengan cara yang patut.”
Artinya meskipun ibu yang menyusui…
ayah tetap memiliki tanggung jawab.
Ayah harus memberi nafkah.
Ayah harus memenuhi kebutuhan.
Karena anak adalah tanggung jawab kedua orang tua.
5. Prinsip Keadilan dalam Islam
Allah kemudian memberikan prinsip besar:
لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا
“Seseorang tidak dibebani melainkan sesuai kemampuannya.”
Islam adalah agama yang adil.
Ayah tidak boleh menelantarkan.
Tetapi juga tidak dibebani di luar kemampuannya.
6. Jangan Menyakiti Karena Anak
Allah kemudian memberikan peringatan yang sangat indah:
لَا تُضَارَّ وَالِدَةٌ بِوَلَدِهَا
وَلَا مَوْلُودٌ لَّهُ بِوَلَدِهِ
“Janganlah seorang ibu disusahkan karena anaknya, dan jangan pula seorang ayah disusahkan karena anaknya.”
Ini kalimat yang luar biasa.
Jangan jadikan anak sebagai alat untuk menyakiti.
Jangan jadikan anak sebagai alasan untuk menyiksa pasangan.
Anak adalah amanah.
Bukan senjata.
7. Tanggung Jawab Keluarga
Allah kemudian menyebutkan bahwa jika ayah tidak mampu…
maka keluarga juga memiliki tanggung jawab.
Ini menunjukkan bahwa Islam membangun jaringan kasih sayang dalam keluarga.
8. Keputusan dengan Musyawarah
Allah juga memberikan prinsip yang sangat indah:
فَإِنْ أَرَادَا فِصَالًا
عَن تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ
“Jika keduanya ingin menyapih anak dengan persetujuan dan musyawarah…”
Perhatikan kata musyawarah.
Islam mengajarkan bahwa keputusan keluarga harus diambil dengan dialog.
Dengan saling menghormati.
Dengan saling memahami.
9. Renungan yang Sangat Dalam
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…
anak bukan hanya anugerah.
Anak adalah amanah.
Suatu hari nanti kita akan berdiri di hadapan Allah.
Dan Allah akan bertanya:
Apakah kalian menjaga anak-anak yang Aku titipkan?
Apakah kalian mendidik mereka dengan kasih sayang?
Atau kalian sibuk dengan pertengkaran hingga melupakan mereka?
10. Penutup
Saudara-saudaraku…
rumah tangga mungkin bisa berakhir.
Tetapi tanggung jawab sebagai orang tua tidak pernah berakhir.
Perceraian boleh terjadi.
Tetapi kasih sayang kepada anak tidak boleh berhenti.
Karena anak-anak itu adalah amanah dari Allah.
Dan suatu hari nanti…
mereka akan menjadi saksi di hadapan Allah tentang bagaimana kita memperlakukan mereka.
Doa
Ya Allah…
jadikan anak-anak kami anak-anak yang saleh.
Ya Allah…
lembutkan hati para orang tua agar mereka mencintai anak-anak mereka.
Ya Allah…
jauhkan anak-anak kaum Muslimin dari penderitaan akibat konflik orang tua mereka.
Dan jadikan keluarga kami keluarga yang penuh kasih sayang dan rahmat.
آمين يا رب العالمين 🤲
Post a Comment