Meneladani Millah Nabi Ibrahim dan Mengikuti Jalan Tauhid

Materi Ceramah: Meneladani Millah Nabi Ibrahim dan Mengikuti Jalan Tauhid

Tafsir Surah An-Naḥl Ayat 123

Muqaddimah

الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.

Amma ba'du.

Jamaah kaum muslimin rahimakumullah,

Salah satu nikmat terbesar yang Allah berikan kepada umat Nabi Muhammad ﷺ adalah disambungkannya kita kepada agama para nabi terdahulu, khususnya agama Nabi Ibrahim 'alaihis salam, yaitu agama tauhid yang lurus. Pada Surah An-Naḥl ayat 123, Allah memerintahkan Nabi Muhammad ﷺ untuk mengikuti millah (agama dan jalan hidup) Nabi Ibrahim.


Ayat Pokok

Surah An-Naḥl Ayat 123

Teks Arab

ثُمَّ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Terjemah

"Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), 'Ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan dia bukanlah termasuk orang-orang musyrik.'"

(QS. An-Naḥl: 123)


Tafsir Ayat

1. Makna "Millah Ibrahim"

Imam Ibnu Katsir menjelaskan dalam kitab Tafsīr al-Qur'ān al-'Aẓīm:

"Allah memerintahkan Nabi Muhammad ﷺ untuk mengikuti jalan Ibrahim dalam tauhid, ikhlas, dan menjauhi syirik."

Millah Ibrahim bukan sekadar identitas keturunan, tetapi:

  • Mengesakan Allah.
  • Ikhlas dalam ibadah.
  • Menolak syirik.
  • Tunduk sepenuhnya kepada Allah.
  • Berani mempertahankan kebenaran.

2. Makna "Hanīfan"

Kata "حَنِيفًا" berarti:

  • Condong kepada kebenaran.
  • Meninggalkan kebatilan.
  • Berpaling dari syirik menuju tauhid.

Imam Ath-Tabari berkata dalam Jāmi' al-Bayān:

"Hanif adalah orang yang berpaling dari seluruh agama batil menuju agama yang benar."


3. Nabi Ibrahim Bukan Orang Musyrik

Allah mengulang penegasan ini berkali-kali dalam Al-Qur'an karena orang-orang Quraisy mengaku pengikut Ibrahim padahal mereka menyembah berhala.


Dalil Pendukung dari Al-Qur'an

1. Surah Al-An'am Ayat 161

Teks Arab

قُلْ إِنَّنِي هَدَانِي رَبِّي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ دِينًا قِيَمًا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۚ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Terjemah

"Katakanlah, sesungguhnya Tuhanku telah menunjukiku ke jalan yang lurus, agama yang benar, yaitu agama Ibrahim yang lurus dan dia bukan termasuk orang-orang musyrik."

(QS. Al-An'am: 161)

Pelajaran

Agama Nabi Muhammad ﷺ adalah kelanjutan agama tauhid yang dibawa Nabi Ibrahim.


2. Surah Al-Baqarah Ayat 135

Teks Arab

وَقَالُوا كُونُوا هُودًا أَوْ نَصَارَىٰ تَهْتَدُوا ۗ قُلْ بَلْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Terjemah

"Mereka berkata: Jadilah kamu Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk. Katakanlah: Tidak! Tetapi kami mengikuti agama Ibrahim yang lurus, dan dia tidak termasuk orang-orang musyrik."

(QS. Al-Baqarah: 135)

Pelajaran

Kebenaran bukan karena identitas kelompok, tetapi karena mengikuti tauhid yang dibawa Ibrahim.


3. Surah Al-Ḥajj Ayat 78

Teks Arab

وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ ۚ هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ ۚ مِلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ

Terjemah

"Berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan tidak menjadikan kesulitan untukmu dalam agama. (Ikutilah) agama nenek moyangmu Ibrahim."

(QS. Al-Ḥajj: 78)

Pelajaran

Umat Islam diperintahkan meneruskan perjuangan tauhid Nabi Ibrahim.


Dalil dari Sunnah

Hadis 1: Nabi Paling Mirip dengan Ibrahim

Teks Arab

إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِإِبْرَاهِيمَ لَلَّذِي اتَّبَعُوهُ وَهَذَا النَّبِيُّ وَالَّذِينَ آمَنُوا

Terjemah

"Sesungguhnya orang yang paling berhak terhadap Ibrahim adalah orang-orang yang mengikutinya, Nabi ini (Muhammad), dan orang-orang yang beriman."

(HR. At-Tirmidzi)

Pelajaran

Kedekatan dengan Ibrahim bukan karena nasab, tetapi karena mengikuti tauhidnya.


Hadis 2: Khitan Termasuk Sunnah Ibrahim

Teks Arab

اخْتَتَنَ إِبْرَاهِيمُ وَهُوَ ابْنُ ثَمَانِينَ سَنَةً

Terjemah

"Nabi Ibrahim berkhitan ketika beliau berusia delapan puluh tahun."

(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Pelajaran

Khitan termasuk syariat Nabi Ibrahim yang tetap dipertahankan dalam Islam.


Hadis 3: Fitrah Islam

Teks Arab

الْفِطْرَةُ خَمْسٌ: الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْإِبْطِ

Terjemah

"Fitrah itu ada lima: khitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak."

(HR. Al-Bukhari dan Muslim)


Ulasan Para Ulama

1. Imam Ibnu Katsir

Dalam Tafsīr al-Qur'ān al-'Aẓīm beliau menjelaskan:

"Allah memerintahkan Nabi Muhammad ﷺ mengikuti Ibrahim karena Ibrahim telah mencapai puncak kesempurnaan dalam tauhid, ikhlas, dan ketaatan."

Hikmah

Siapa yang ingin menjadi hamba pilihan Allah harus meneladani keteguhan Ibrahim.


2. Imam Al-Qurthubi

Dalam Al-Jāmi' li Aḥkām al-Qur'ān beliau menyatakan:

"Ayat ini menjadi dalil bahwa pokok agama seluruh nabi adalah satu, yaitu tauhid."

Hikmah

Syariat mungkin berbeda, tetapi aqidah para nabi sama.


3. Imam Fakhruddin Ar-Razi

Dalam Mafātīḥ al-Ghaib beliau menjelaskan:

"Penyebutan Ibrahim secara khusus menunjukkan kemuliaan beliau sebagai imam bagi para nabi dan umat manusia."


4. Syaikh Abdurrahman As-Sa'di

Dalam Taisīr al-Karīm ar-Raḥmān:

"Hanif adalah orang yang menghadapkan seluruh hati, ibadah, cinta, takut, dan harapnya hanya kepada Allah."

Hikmah

Tauhid bukan hanya ucapan, tetapi orientasi hidup secara total kepada Allah.


Implementasi Millah Ibrahim dalam Kehidupan

1. Memurnikan Tauhid

Jangan meminta kepada kuburan, benda keramat, jimat, atau selain Allah.

Firman Allah:

إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

"Sesungguhnya syirik adalah kezaliman yang besar."

(QS. Luqman: 13)


2. Taat Tanpa Banyak Membantah

Ketika diperintah menyembelih Ismail, Ibrahim langsung tunduk kepada Allah.


3. Mengutamakan Dakwah Tauhid

Dakwah pertama para nabi adalah:

اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ

"Sembahlah Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia."


4. Berani Berbeda Demi Kebenaran

Ibrahim sendirian menghadapi kaumnya yang menyembah berhala.


Penutup

Jamaah yang dirahmati Allah,

Surah An-Naḥl ayat 123 mengajarkan bahwa kemuliaan seorang muslim terletak pada kesungguhannya mengikuti millah Nabi Ibrahim, yaitu tauhid yang murni, keikhlasan yang sempurna, dan ketaatan tanpa syarat kepada Allah.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang istiqamah di atas millah Ibrahim, dijauhkan dari segala bentuk syirik, dan diwafatkan dalam keadaan muslim.

Doa

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ أَهْلِ التَّوْحِيدِ وَالسُّنَّةِ، وَثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ، وَاجْعَلْنَا مِنْ أَتْبَاعِ إِبْرَاهِيمَ الْحَنِيفِ، وَاحْشُرْنَا فِي زُمْرَةِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ ﷺ.

"Ya Allah, jadikan kami termasuk ahli tauhid dan sunnah, teguhkan hati kami di atas agama-Mu, jadikan kami pengikut Ibrahim yang hanif, dan kumpulkan kami bersama Nabi Muhammad ﷺ di hari kiamat."

آمين يا رب العالمين

Tidak ada komentar