Ketika Hati Lebih Keras Dari Batu
Ketika Hati Lebih Keras Dari Batu
Tafsir QS Al-Baqarah Ayat 74
1. Pembukaan
Alhamdulillah…
Segala puji bagi Allah yang membolak-balikkan hati manusia.
Rasulullah ﷺ sering berdoa:
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.”
(HR Tirmidzi)
Ini menunjukkan hati manusia sangat mudah berubah.
2. Ayat yang Dibahas
Allah berfirman:
ثُمَّ قَسَتْ قُلُوْبُكُمْ مِّنۢ بَعْدِ ذٰلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ اَوْ اَشَدُّ قَسْوَةً
“Setelah itu hati kalian menjadi keras seperti batu bahkan lebih keras lagi.”
وَاِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْاَنْهٰرُ
“Padahal di antara batu ada yang memancarkan sungai.”
وَاِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاۤءُ
“Dan ada batu yang terbelah lalu keluar air darinya.”
وَاِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللّٰهِ
“Dan ada batu yang jatuh karena takut kepada Allah.”
وَمَا اللّٰهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ
“Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kalian kerjakan.”
(QS Al-Baqarah: 74)
3. Tafsir Ulama
Tafsir Ibnu Katsir
Ibnu Katsir menjelaskan:
يوبخ الله بني إسرائيل على قسوة قلوبهم
“Allah mencela Bani Israil karena kerasnya hati mereka.”
Kitab:
Tafsir Ibn Katsir (1/211)
Tafsir Al-Qurthubi
Beliau berkata:
القلوب القاسية لا تتأثر بالموعظة
“Hati yang keras tidak terpengaruh oleh nasihat.”
Kitab:
Tafsir Al-Qurthubi (2/77)
Tafsir Ath-Thabari
Ath-Thabari menjelaskan bahwa mereka telah melihat:
- mukjizat Musa
- laut terbelah
- manna dan salwa
- orang mati hidup kembali
Namun hati mereka tetap keras.
Kitab:
Jami’ Al-Bayan
4. Mengapa Allah Mengibaratkan Hati Dengan Batu?
Allah mengatakan:
Hati mereka seperti batu bahkan lebih keras.
Mengapa?
Karena batu saja masih punya kelembutan.
Allah menjelaskan tiga jenis batu:
1 Batu yang memancarkan sungai
يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْاَنْهَارُ
Air besar keluar darinya.
2 Batu yang retak lalu keluar mata air
يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاءُ
Sedikit retak… keluar air.
3 Batu yang jatuh karena takut kepada Allah
يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللّٰهِ
Bahkan batu pun tunduk kepada Allah.
5. Dalil Alam Juga Tunduk Kepada Allah
Allah berfirman:
وَاِنْ مِّنْ شَيْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهٖ
“Tidak ada sesuatu pun kecuali bertasbih memuji Allah.”
(QS Al-Isra: 44)
Gunung pun tunduk kepada Allah.
Allah berfirman:
لَوْ اَنْزَلْنَا هٰذَا الْقُرْاٰنَ عَلٰى جَبَلٍ لَّرَاَيْتَهٗ خَاشِعًا
“Seandainya Al-Qur'an diturunkan kepada gunung, niscaya kamu akan melihatnya tunduk dan hancur karena takut kepada Allah.”
(QS Al-Hasyr: 21)
6. Hadis Tentang Hati
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً
“Ketahuilah dalam tubuh ada segumpal daging.”
إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ
“Jika ia baik maka seluruh tubuh baik.”
وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ
“Jika ia rusak maka seluruh tubuh rusak.”
أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ
“Ketahuilah itu adalah hati.”
(HR Bukhari dan Muslim)
7. Penyebab Hati Menjadi Keras
Ulama menyebut beberapa penyebab.
1 Terlalu banyak dosa
Allah berfirman:
كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ
“Sekali-kali tidak! Bahkan dosa mereka menutupi hati mereka.”
(QS Al-Mutaffifin: 14)
2 Terlalu cinta dunia
Sabda Nabi ﷺ:
حُبُّ الدُّنْيَا رَأْسُ كُلِّ خَطِيئَةٍ
“Cinta dunia adalah sumber segala dosa.”
(HR Baihaqi)
3 Jarang mengingat Allah
Allah berfirman:
وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ نَسُوا اللّٰهَ فَاَنْسٰهُمْ اَنْفُسَهُمْ
“Janganlah kalian seperti orang yang melupakan Allah.”
(QS Al-Hasyr: 19)
8. Penjelasan Ilmiah Tentang Qalb
Dalam bahasa Arab:
قلب (qalb) berarti sesuatu yang berbolak-balik.
Menariknya secara ilmiah:
- jantung berdetak ±70 kali per menit
- ±30 juta kali setahun
- memompa darah ke seluruh tubuh.
Tetapi dalam Al-Qur'an qalb juga berarti pusat perasaan dan kesadaran.
Allah berfirman:
لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا
“Mereka memiliki hati tetapi tidak digunakan untuk memahami.”
(QS Al-A'raf: 179)
9. Humor
Kadang hati manusia keras bukan main.
Ada orang kalau dinasihati…
Mukanya serius.
Kita kira dia tersentuh.
Ternyata dia lagi mikir:
“Nanti makan siang pakai apa ya…”
🤣
Ada juga orang kalau dengar ceramah.
Ustadz bilang:
“Saudara-saudaraku… hidup di dunia ini hanya sementara!”
Dia langsung jawab dalam hati:
“Iya ustadz… tapi cicilan masih panjang.”
🤣🤣
Ada juga yang luar biasa.
Ustadz ceramah tentang bahaya dosa.
Semua jamaah menangis.
Dia juga menangis.
Tapi bukan karena taubat…
Karena ngantuk.
😂
Ini yang disebut hati keras.
Nasihat masuk telinga kanan…
Keluar telinga kiri.
10. Cara Melembutkan Hati
Para ulama menyebut beberapa cara.
1 Membaca Al-Qur'an
Allah berfirman:
اللّٰهُ نَزَّلَ اَحْسَنَ الْحَدِيْثِ
“Allah menurunkan perkataan terbaik.”
(QS Az-Zumar: 23)
2 Mengingat kematian
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَادِمِ اللَّذَّاتِ
“Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan (kematian).”
(HR Tirmidzi)
3 Bergaul dengan orang saleh
Allah berfirman:
وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ
“Bersabarlah bersama orang yang beribadah kepada Tuhan mereka.”
(QS Al-Kahfi: 28)
11. Penutup
Saudara-saudaraku…
Batu saja bisa:
- memancarkan air
- retak
- jatuh karena takut kepada Allah.
Jangan sampai batu lebih lembut daripada hati kita.
Doa
Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan hati kami keras.
Ya Allah…
Lembutkan hati kami dengan Al-Qur'an.
Ya Allah…
Jangan Engkau tutup hati kami dari petunjuk-Mu.
اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك
Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Post a Comment