Ketika Musibah Datang dan Hati Kembali kepada Allah. Tafsir QS Al-Baqarah 155–156


Ketika Musibah Datang dan Hati Kembali kepada Allah

Tafsir QS Al-Baqarah 155–156


1. Pembukaan 

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah…

Tidak ada manusia yang hidup tanpa ujian.

Ada yang diuji dengan sakit.

Ada yang diuji dengan kehilangan orang yang dicintai.

Ada yang diuji dengan kesulitan ekonomi.

Ada pula yang diuji dengan ketakutan dan kegelisahan.

Kadang manusia bertanya:

“Ya Allah… mengapa semua ini terjadi pada saya?”

Al-Qur’an menjawab pertanyaan itu dengan sangat jujur.


2. Membaca Ayat

Allah berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ
وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ

“Sungguh Kami pasti akan menguji kalian dengan sedikit rasa takut, kelaparan, kekurangan harta, kehilangan jiwa, dan kekurangan hasil.”

(QS Al-Baqarah:155)

Perhatikan kata pertama dalam ayat ini.

“Sungguh Kami pasti akan menguji kalian.”

Artinya ujian adalah kepastian hidup manusia.

Bukan kemungkinan.

Tetapi kepastian.


3. Bentuk-Bentuk Ujian

Allah menyebut beberapa bentuk ujian yang sering dialami manusia.

1️⃣ Ketakutan

Ketakutan akan masa depan.

Ketakutan kehilangan sesuatu.

Ketakutan menghadapi kehidupan.


2️⃣ Kelaparan

Kesulitan ekonomi.

Keterbatasan rezeki.

Perjuangan mencari nafkah.


3️⃣ Kehilangan harta

Bisnis yang gagal.

Pekerjaan yang hilang.

Tabungan yang habis.


4️⃣ Kehilangan jiwa

Ini adalah ujian yang paling berat.

Kehilangan orang yang kita cintai.

Orang tua.

Pasangan.

Anak.

Sahabat.


4. Kabar Gembira bagi Orang yang Sabar

Setelah menyebut semua ujian itu…

Allah memberikan kalimat yang sangat indah.

وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

“Sampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”

Perhatikan…

bukan hanya pahala.

Allah menyebutnya kabar gembira.

Artinya di balik setiap ujian ada rahmat yang besar.


5. Siapakah Orang yang Sabar?

Allah menjelaskan ciri orang yang sabar pada ayat berikutnya.

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ

“Yaitu orang-orang yang ketika tertimpa musibah…”

Apa yang mereka katakan?


6. Kalimat Agung

Allah menyebut kalimat yang sangat terkenal dalam Islam.

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“Sesungguhnya kami milik Allah, dan kepada-Nya kami kembali.”

(QS Al-Baqarah:156)

Kalimat ini bukan sekadar ucapan.

Ini adalah pandangan hidup seorang mukmin.

Artinya:

Kami milik Allah.

Harta kami milik Allah.

Keluarga kami milik Allah.

Hidup kami milik Allah.

Dan suatu hari…

kami semua akan kembali kepada-Nya.


7. Kisah Ulama yang Menangis

Para ulama terdahulu sering menangis ketika membaca ayat ini.

Salah satunya adalah ulama besar
Sufyan al-Thawri.

Ketika beliau membaca ayat ini…

beliau menangis sangat lama.

Murid-muridnya bertanya:

“Wahai imam, mengapa engkau menangis?”

Beliau menjawab:

“Karena Allah telah memberitahu kita bahwa hidup ini penuh ujian.”

Dan beliau berkata:

“Beruntunglah orang yang memahami ujian itu sebagai jalan menuju Allah.”


8. Rahasia Keteguhan Orang Beriman

Saudara-saudaraku…

orang yang tidak memiliki iman akan hancur ketika menghadapi ujian.

Tetapi orang yang memiliki iman akan berkata:

“Ini adalah takdir dari Rabbku.”

Kemudian ia bersabar.

Ia berdoa.

Ia berharap kepada Allah.

Dan perlahan hatinya menjadi tenang.


Humor 

Kadang manusia sangat sedih ketika kehilangan sesuatu di dunia.

Misalnya kehilangan ponsel.

Ia mencarinya ke mana-mana.

Namun ketika kehilangan waktu untuk beribadah…

ia tidak merasa kehilangan apa-apa.

Padahal waktu yang hilang tidak akan pernah kembali.


9. Renungan Besar

Ayat ini mengajarkan kita satu hal yang sangat dalam.

Dunia bukan tempat istirahat.

Dunia adalah tempat ujian.

Tempat kita diuji dengan kesulitan.

Tempat kita diuji dengan kesabaran.

Namun orang yang bersabar akan mendapatkan balasan yang luar biasa dari Allah.


10. Penutup 

Suatu hari kita semua akan menghadapi musibah.

Tidak ada manusia yang bisa menghindarinya.

Namun ketika musibah datang…

ingatlah ayat ini.

Ucapkan kalimat ini dengan hati yang penuh iman:

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.”

Karena kita berasal dari Allah.

Dan pada akhirnya kita semua akan kembali kepada Allah.


Doa 

اللهم ارزقنا الصبر عند المصيبة

Ya Allah karuniakan kepada kami kesabaran ketika musibah datang.

اللهم اجعل قلوبنا مطمئنة بذكرك

Ya Allah jadikan hati kami tenang dengan mengingat-Mu.

اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا

Ya Allah jangan jadikan dunia sebagai tujuan terbesar hidup kami.

اللهم اجعل رجوعنا إليك رجوعًا جميلًا

Ya Allah jadikan kembalinya kami kepada-Mu sebagai kembalinya yang indah.

آمين يا رب العالمين



Tidak ada komentar