Allah Sendiri Penjaga Al-Qur’an

CERAMAH TAFSIR SURAH AL-HIJR AYAT 9

“Allah Sendiri Penjaga Al-Qur’an”


PEMBUKAAN

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Al-Qur’an sebagai cahaya kehidupan, petunjuk bagi manusia, obat bagi hati, dan rahmat bagi alam semesta.

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, manusia paling mulia yang menerima wahyu Al-Qur’an, menyampaikannya tanpa mengurangi satu huruf pun, dan mengajarkannya kepada umat hingga sampai kepada kita hari ini.

Jamaah rahimakumullah…

Di dunia ini banyak hal berubah.

  • Bahasa berubah.
  • Budaya berubah.
  • Teknologi berubah.
  • Kerajaan runtuh.
  • Bangunan hancur.
  • Buku-buku kuno hilang.

Tetapi ada satu kitab…

Sudah lebih 1400 tahun…

dibaca jutaan manusia…

dihafal anak kecil…

namun tidak berubah satu huruf pun.

Itulah Al-Qur’an.


AYAT YANG DIBAHAS

Firman Allah Ta‘ala

Al-Qur'an

اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ

Artinya:
"Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur'an, dan pasti Kami pula yang memeliharanya."


1. ALLAH SENDIRI YANG MENJAGA AL-QUR’AN

Perhatikan ayat ini…

Allah tidak mengatakan:

“Manusia yang menjaga Al-Qur’an.”

Tetapi Allah berkata:

“Kamilah yang menjaganya.”

Artinya: Penjaga utama Al-Qur’an adalah Allah sendiri.


TAFSIR PARA ULAMA

Ibnu Katsir

Dalam Tafsir Ibnu Katsir beliau berkata:

“Allah menjaga Al-Qur’an dari penambahan, pengurangan, perubahan, dan penyimpangan.”


Al-Qurthubi

Dalam Tafsir Al-Qurthubi:

“Tidak ada kitab samawi yang dijaga langsung oleh Allah selain Al-Qur’an.”

Kitab-kitab sebelumnya diserahkan penjagaannya kepada manusia…

tetapi manusia mengubahnya.

Sedangkan Al-Qur’an… Allah sendiri yang menjaganya.


DALIL PENGUAT

Firman Allah

Al-Qur'an

يُرِيْدُوْنَ لِيُطْفِـُٔوْا نُوْرَ اللّٰهِ بِاَفْوَاهِهِمْ وَاللّٰهُ مُتِمُّ نُوْرِهٖ وَلَوْ كَرِهَ الْكٰفِرُوْنَ

Artinya:
"Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya walaupun orang-orang kafir membencinya."


2. BUKTI NYATA ALLAH MENJAGA AL-QUR’AN

A. DIHAFAL JUTAAN MANUSIA

Tidak ada kitab di dunia yang dihafal seperti Al-Qur’an.

Anak umur:

  • 7 tahun,
  • 10 tahun,
  • bahkan yang belum baligh…

sudah hafal 30 juz.


DALIL

Al-Qur'an

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ

Artinya:
"Sungguh telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?"


KOMENTAR ULAMA

As-Sa'di

Beliau menjelaskan:

“Di antara kemudahan Al-Qur’an adalah mudah dihafal dan dijaga dalam dada manusia.”

(Tafsir As-Sa'di)


HUMOR  😂

Jamaah sekalian…

Ada orang hafal:

  • password WiFi,
  • PIN ATM,
  • username game,
  • jadwal diskon online shop…

tapi surat Al-Ikhlas masih lihat Google 🤣

Padahal PIN ATM kalau lupa panik…

Kalau lupa ayat Al-Qur’an santai banget 😂


3. CARA RASULULLAH ﷺ MENJAGA AL-QUR’AN

Ketika wahyu turun…

Nabi ﷺ langsung:

  • menghafal,
  • membacakan,
  • menyuruh sahabat menulis.

HADIS

Shahih Muslim

لَا تَكْتُبُوا عَنِّي غَيْرَ الْقُرْآنِ وَمَنْ كَتَبَ عَنِّي غَيْرَ الْقُرْآنِ فَلْيَمْحُهُ

Artinya:
"Jangan kalian menulis dariku selain Al-Qur’an. Barang siapa menulis selain Al-Qur’an maka hapuslah." (HR. Muslim)


PENJELASAN ULAMA

Imam An-Nawawi

Beliau menjelaskan:

Larangan itu pada awal Islam agar Al-Qur’an tidak bercampur dengan perkataan lain.


4. PARA SAHABAT MENJAGA AL-QUR’AN DENGAN NYAWA

Banyak sahabat hafal Al-Qur’an.

Ketika perang Yamamah…

70 penghafal Al-Qur’an syahid.

Karena itu:

Umar bin Khattab mengusulkan pengumpulan mushaf.

Kemudian:

Abu Bakar Ash-Shiddiq memerintahkan:

Zaid bin Tsabit mengumpulkan Al-Qur’an.


KOMENTAR ULAMA

Az-Zarkasyi dalam Al-Burhan fi Ulumil Qur’an:

“Pengumpulan Al-Qur’an dilakukan dengan kehati-hatian luar biasa.”

Setiap ayat harus:

  • ada hafalannya,
  • ada tulisannya,
  • ada saksinya.

5. MUSHAF UTSMANI MENYATUKAN UMAT

Ketika Islam meluas…

dialek mulai berbeda.

Maka:

Utsman bin Affan membuat Mushaf Standar.

Inilah yang disebut:

Mushaf Utsmani.

Yang sampai kepada kita hari ini.


HUMOR  😂

MasyaAllah…

Al-Qur’an dijaga sangat detail.

Sementara kita…

File tugas saja: “FINAL_FIX_BENERAN.pdf”

Lalu muncul:

  • FINAL_FIX2
  • FINAL_FIX3
  • FINAL_FIX_YANG_INI
  • FINAL_FIX_BENERAN_SUMPAH

🤣🤣🤣

Kalau manusia yang jaga Al-Qur’an sendirian mungkin nama file mushaf jadi: “Mushaf_final_revisi_last_banget.pdf”

😂😂😂


6. MUKJIZAT AL-QUR’AN SEPANJANG ZAMAN

Mukjizat nabi terdahulu selesai di zamannya.

  • Tongkat Musa tidak ada lagi.
  • Kapal Nuh sudah tidak ada.
  • Unta Nabi Shalih sudah hilang.

Tetapi mukjizat Nabi Muhammad ﷺ masih ada:

Al-Qur’an.

Dibaca setiap hari.

Didengar setiap waktu.

Dihafal seluruh dunia.


HADIS KEUTAMAAN AL-QUR’AN

Shahih Bukhari

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Artinya:
"Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)


7. TANTANGAN UMAT ISLAM SEKARANG

Dulu musuh Islam ingin menghancurkan Al-Qur’an dengan pedang.

Sekarang…

lebih halus.

Mereka membuat manusia:

  • sibuk scroll,
  • lupa tilawah,
  • malas menghafal,
  • lebih hafal lirik daripada ayat.

RENUNGAN MENUSUK

Coba renungkan…

HP kita penuh:

  • video,
  • meme,
  • musik,
  • chat,
  • game…

Tapi kapan terakhir kita menangis saat membaca Al-Qur’an?


HADIS TENTANG AL-QUR’AN

Jami' At-Tirmidzi

اقْرَؤُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ

Artinya:
"Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya." (HR. Tirmidzi)


PENUTUP 

Jamaah rahimakumullah…

Bayangkan…

Ketika dunia hancur… gunung beterbangan… laut meluap… matahari digulung…

Semua yang dibanggakan manusia hilang.

Tetapi kalam Allah tetap mulia.

Dan di hari itu…

yang akan menyelamatkan banyak manusia bukan:

  • followers,
  • jabatan,
  • rekening,
  • atau ketenaran…

tetapi ayat-ayat Al-Qur’an yang pernah mereka baca, hafal, dan amalkan.


DOA 

اللّٰهُمَّ اجْعَلِ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قُلُوْبِنَا
وَنُوْرَ صُدُوْرِنَا
وَذَهَابَ هُمُوْمِنَا وَغُمُوْمِنَا

Artinya:
“Ya Allah, jadikan Al-Qur’an sebagai penyejuk hati kami, cahaya dada kami, penghilang kesedihan dan kegelisahan kami.”

اللّٰهُمَّ عَلِّمْنَا مِنْهُ مَا جَهِلْنَا وَذَكِّرْنَا مِنْهُ مَا نُسِّيْنَا

Artinya:
“Ya Allah, ajarkan kepada kami ayat-ayat Al-Qur’an yang belum kami ketahui dan ingatkan kami terhadap ayat yang kami lupa.”

Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.

Tidak ada komentar