Allah Yang Menghidupkan, Mematikan, dan Mewarisi Segala Sesuatu
Materi Ceramah
“Allah Yang Menghidupkan, Mematikan, dan Mewarisi Segala Sesuatu”
Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Hijr Ayat 23
PEMBUKAAN
الحمد لله الذي يحيي ويميت، وهو الوارث لكل شيء، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير.
أما بعد…
Jamaah yang dirahmati Allah…
Di dunia ini manusia sibuk mengumpulkan:
- rumah,
- tanah,
- kendaraan,
- tabungan,
- jabatan.
Tapi ada satu kenyataan yang tidak bisa ditolak:
Semua akan ditinggalkan.
Mobil tinggal. Rumah tinggal. ATM tinggal.
😂😂😂
Bahkan sandal masjid pun kadang bukan milik kita… baru tarawih hilang sebelah.
AYAT POKOK
Firman Allah ﷻ
وَاِنَّا لَنَحْنُ نُحْيٖ وَنُمِيْتُ وَنَحْنُ الْوٰرِثُوْنَ
Artinya:
“Dan sungguh, Kamilah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.”
(QS. Al-Hijr: 23)
MAKNA AYAT
Ayat ini mengandung tiga pelajaran besar:
1. Allah Yang Menghidupkan
Tidak ada manusia yang bisa menciptakan nyawa.
Dokter bisa mengobati… tetapi tidak bisa menciptakan kehidupan.
2. Allah Yang Mematikan
Kematian tidak melihat:
- usia,
- jabatan,
- kekayaan,
- popularitas.
3. Allah Pewaris Segala Sesuatu
Semua yang manusia banggakan akan kembali kepada Allah.
Hari ini: “Rumah saya.”
Besok: “Rumah almarhum.”
😭
DALIL AL-QUR’AN
1. Allah menghidupkan dan mematikan
لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ
Artinya:
“Tidak ada Tuhan selain Dia, Dia yang menghidupkan dan mematikan.”
(QS. Ad-Dukhan: 8)
2. Semua akan binasa
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍۚ ۖ وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِ
Artinya:
“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.”
(QS. Ar-Rahman: 26–27)
3. Kematian pasti datang
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِ
Artinya:
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.”
(QS. Ali ‘Imran: 185)
PENJELASAN PARA ULAMA
Tafsir Ibnu Jarir Ath-Thabari
Dalam Tafsir Ath-Thabari dijelaskan:
Ketika seluruh makhluk mati… maka hanya Allah yang tetap hidup.
Dialah Al-Warits: Yang mewarisi seluruh alam.
Penjelasan Al-Qasimi
Dalam Mahasin At-Ta'wil:
Makna:
وَنَحْنُ الْوَارِثُوْنَ
adalah: Allah tetap ada setelah seluruh makhluk tiada.
HADIS TENTANG KEMATIAN
Rasulullah ﷺ bersabda
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَادِمِ اللَّذَّاتِ
Artinya:
“Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan (yaitu kematian).”
(HR. Sunan Tirmidzi)
MENGAPA MANUSIA TAKUT MATI?
Karena terlalu cinta dunia.
Padahal… dunia itu cuma tempat singgah.
HUMOR 😄
Jamaah…
Kadang manusia lucu.
Pas muda: tidak sempat ibadah karena sibuk cari uang.
Pas tua: uangnya dipakai cari kesehatan.
😂😂😂
Ada orang bangga: “Saya punya tanah 10 hektar!”
Padahal nanti… dia cuma butuh tanah: 2 meter × 1 meter.
😂😂😂
Ada juga yang kalau beli rumah: keliling lihat sertifikat.
Tapi lupa…
dirinya sendiri belum punya “sertifikat surga.”
😭
DUNIA HANYA TITIPAN
Rumah bukan milik kita selamanya.
Mobil bukan milik kita selamanya.
Jabatan bukan milik kita selamanya.
Semua cuma: “dipinjam sementara.”
HADIS MENYENTUH TENTANG DUNIA
Rasulullah ﷺ bersabda
مَا لِي وَلِلدُّنْيَا
Artinya:
“Apa urusanku dengan dunia?”
(HR. Sunan Tirmidzi)
Beliau mengibaratkan dunia seperti musafir yang berteduh sebentar di bawah pohon.
PELAJARAN BESAR DARI AYAT
1. Jangan sombong
Karena hidup kita bukan milik kita.
Napas saja pinjaman Allah.
2. Jangan terlalu cinta dunia
Karena semuanya akan ditinggalkan.
3. Persiapkan amal sebelum mati
Orang cerdas bukan yang kaya.
Tetapi yang siap bertemu Allah.
KISAH MENYENTUH
Umar bin Abdul Aziz pernah berkata:
“Dunia ini bukan rumah tinggal, tetapi tempat lewat.”
Beliau seorang khalifah… tetapi hidup sederhana.
Karena beliau sadar: semua akan diwarisi Allah.
RENUNGAN DALAM
Jamaah…
Bayangkan suatu hari:
- HP kita aktif,
- rumah masih berdiri,
- kendaraan masih ada…
tetapi nama kita sudah disebut: “Almarhum.”
😭
Yang menemani bukan:
- followers,
- saldo,
- jabatan.
Tetapi:
- salat,
- sedekah,
- zikir,
- amal saleh.
HADIS TENTANG AMAL YANG MENEMANI
Rasulullah ﷺ bersabda
يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثَةٌ
Artinya:
“Ada tiga yang mengikuti mayit…”
Lalu Nabi menjelaskan:
- keluarga pulang,
- harta pulang,
- yang tinggal hanyalah amalnya.
(HR. Shahih Bukhari dan Shahih Muslim)
PENUTUP
Jamaah yang dirahmati Allah…
Ayat ini mengajarkan:
- hidup dari Allah,
- mati kepada Allah,
- dan semua kembali kepada Allah.
Maka jangan tertipu dunia.
Karena sehebat apa pun manusia… akhirnya tetap dibungkus kain kafan.
DOA PENUTUP
اللَّهُمَّ أَحْيِنَا عَلَى الْإِيمَانِ وَأَمِتْنَا عَلَى الْإِسْلَامِ
Artinya:
“Ya Allah, hidupkan kami dalam iman dan wafatkan kami dalam Islam.”
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ أَعْمَارِنَا آخِرَهَا وَخَيْرَ أَعْمَالِنَا خَوَاتِيمَهَا
Artinya:
“Ya Allah, jadikan sebaik-baik umur kami adalah akhirnya dan sebaik-baik amal kami adalah penutupnya.”
آمين يا رب العالمين.
Post a Comment