Jalan Lurus Menuju Allah dan Tipu Daya Setan
Ceramah Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Ḥijr Ayat 41
Tema: “Jalan Lurus Menuju Allah dan Tipu Daya Setan”
Pembukaan
الحمد لله الذي هدانا للإيمان، وما كنا لنهتدي لولا أن هدانا الله، والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
Amma ba‘du…
Jamaah rahimakumullah…
Di dunia ini banyak jalan:
- Jalan menuju pasar
- Jalan menuju kantor
- Jalan menuju popularitas
- Bahkan jalan tikus juga ada…
🤣
Tetapi hanya ada SATU jalan yang benar-benar menyelamatkan manusia: jalan menuju Allah.
Karena itu Allah berfirman dalam Surah Al-Ḥijr ayat 41:
Firman Allah
قَالَ هٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيْمٌ
“Allah berfirman: Inilah jalan yang lurus menuju kepada-Ku.”
(QS. Al-Ḥijr: 41)
1. JALAN LURUS ITU ADA — DAN JELAS
Ayat ini turun sebagai jawaban Allah kepada Iblis.
Seolah Allah berkata: “Wahai Iblis, memang engkau menggoda manusia. Tetapi ada jalan lurus yang tidak bisa engkau hancurkan.”
Tafsir Ulama
Ibnu Katsir dalam Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm menjelaskan:
“Makna ayat ini adalah jalan yang benar berada di bawah penjagaan Allah. Orang yang mengikuti jalan itu akan sampai kepada-Nya.”
Sedangkan Imam Al-Baghawi dalam Ma‘ālimut Tanzīl menjelaskan:
“Allah menjamin bahwa hamba-hamba-Nya yang ikhlas tidak akan bisa dikuasai setan.”
Humor 1 — “Google Maps Akhirat”
Sekarang orang kalau nyasar sedikit langsung buka Google Maps.
🤣
Tapi anehnya…
Untuk hidup menuju surga, banyak orang malah pakai “feeling”.
Shalat kadang… ngaji jarang… maksiat jalan terus…
Lalu bilang: “Yang penting hati baik.”
Padahal kalau naik pesawat pilot bilang: “Tenang pak, saya nyetir pakai feeling…”
langsung baca doa safar semua.
🤣🤣🤣
2. SETAN TIDAK PUNYA KEKUASAAN MEMAKSA
Allah menjelaskan bahwa setan sebenarnya lemah.
Firman Allah
وَقَالَ الشَّيْطٰنُ لَمَّا قُضِيَ الْاَمْرُ اِنَّ اللّٰهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُّكُمْ فَاَخْلَفْتُكُمْۗ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍ اِلَّآ اَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِيْ
“Setan berkata ketika urusan telah diputuskan: Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu selain sekadar aku menyeru kalian lalu kalian mematuhi seruanku.”
(QS. Ibrāhīm: 22)
Pelajaran Besar
Setan tidak bisa:
- Menarik tangan kita untuk maksiat
- Memaksa mulut berdusta
- Memaksa mata melihat haram
Dia cuma:
- Membisikkan
- Menghias
- Menggoda
- Membuat alasan
Keputusan terakhir tetap di tangan manusia.
Humor 2 — “Salah Setan Terus”
Kadang manusia lucu…
Bangun kesiangan: “Setan nih!”
Padahal tidur jam 2 pagi nonton video “cuma satu lagi…”
🤣
Makan kebanyakan: “Digoda setan.”
Padahal nambah nasinya empat kali.
🤣🤣🤣
Nanti Hari Kiamat setan bilang: “Jangan semua salah saya juga dong…”
🤣
3. SIAPA YANG TIDAK BISA DIKUASAI SETAN?
Firman Allah
اِنَّهٗ لَيْسَ لَهٗ سُلْطٰنٌ عَلَى الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَ
“Sungguh, setan tidak akan berpengaruh terhadap orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhan mereka.”
(QS. An-Naḥl: 99)
Lanjutan Ayat
اِنَّمَا سُلْطٰنُهٗ عَلَى الَّذِيْنَ يَتَوَلَّوْنَهٗ
“Pengaruh setan hanyalah terhadap orang yang menjadikannya pemimpin.”
(QS. An-Naḥl: 100)
Ciri Orang yang Sulit Digoda Setan
1. Dekat dengan Allah
2. Rajin dzikir
3. Menjaga salat
4. Tawakal
5. Ikhlas
Hadis Nabi ﷺ
إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنِ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ
“Sesungguhnya setan berjalan pada diri manusia seperti aliran darah.”
(HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)
Penjelasan Ulama
Imam An-Nawawi dalam Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim menjelaskan:
“Maknanya adalah besarnya kemampuan setan menggoda manusia pada setiap keadaan.”
Karena itu bentengnya harus kuat.
4. BENTENG MELAWAN SETAN
a. Membaca Al-Qur’an
Firman Allah
اِنَّ هٰذَا الْقُرْاٰنَ يَهْدِيْ لِلَّتِيْ هِيَ اَقْوَمُ
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk kepada jalan yang paling lurus.”
(QS. Al-Isrā’: 9)
b. Dzikir
Hadis Nabi ﷺ
مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ... كَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنَ الشَّيْطَانِ
“Barang siapa membaca dzikir La ilaha illallah… maka itu menjadi pelindung baginya dari setan.”
(HR. Sahih Bukhari)
c. Salat
Firman Allah
اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ
“Sesungguhnya salat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
(QS. Al-‘Ankabūt: 45)
Humor 3 — “Setan dan Alarm Subuh”
Alarm subuh bunyi…
Orang beriman: “Allahu Akbar… bangun.”
Orang malas: “Snooze…”
5 menit kemudian: “Snooze…”
10 menit kemudian: “Snooze…”
Sampai setannya sendiri bingung: “Ini saya goda atau dia memang bakat tidur?”
🤣🤣🤣
5. NERAKA MEMILIKI TINGKATAN
Allah mengancam pengikut setan dengan neraka.
Para ulama menjelaskan tingkatan neraka.
Ibnu Juraij menyebut dalam riwayat tafsir:
- Jahannam
- Laẓā
- Ḥuṭamah
- Sa‘īr
- Saqar
- Jaḥīm
- Hāwiyah
Pelajaran
Dosa berbeda… hukuman juga berbeda.
Bukan semua orang masuk neraka levelnya sama.
6. DUA TIPE MANUSIA
Tipe Pertama
Orang yang dikuasai hawa nafsu:
- hidup hanya dunia
- gampang iri
- malas ibadah
- bangga maksiat
Tipe Kedua
Orang yang hatinya dekat kepada Allah:
- cinta ibadah
- takut dosa
- menjaga hati
- tawakal
Ucapan Ulama
Ibnul Qayyim berkata dalam Ighātsatul Lahfān:
“Hati yang dipenuhi dzikir tidak akan nyaman ditempati setan.”
Sedangkan Hasan Al-Bashri berkata:
“Setan membuka sembilan puluh sembilan pintu kebaikan untuk menjatuhkan manusia pada satu pintu keburukan.”
Humor 4 — “Godaan Sedikit”
Setan itu cerdas.
Dia tidak langsung bilang: “Ayo korupsi 2 triliun!”
🤣
Dia mulai dari: “Bawa pulpen kantor satu gapapa…”
Lama-lama: meja kantor pindah ke rumah.
🤣🤣🤣
Renungan
Jamaah yang dirahmati Allah…
Setan tidak pernah berhenti menggoda.
Tetapi Allah juga tidak pernah berhenti membuka jalan hidayah.
Selama:
- hati masih mau taubat
- lidah masih berdzikir
- kaki masih mau ke masjid
- mata masih menangis karena Allah
maka pintu keselamatan masih terbuka.
Doa
اللَّهُمَّ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ، وَأَعِذْنَا مِنْ فِتَنِ الشَّيْطَانِ، وَاجْعَلْ قُلُوبَنَا مُخْلِصَةً لَكَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
“Ya Allah, tunjukilah kami jalan yang lurus, lindungilah kami dari fitnah setan, dan jadikan hati kami ikhlas hanya kepada-Mu wahai Rabb semesta alam.”
آمين يا رب العالمين.
Post a Comment