Ketetapan Allah Pasti Datang: Jangan Lalai, Jangan Menunda Taubat

Materi Ceramah

“Ketetapan Allah Pasti Datang: Jangan Lalai, Jangan Menunda Taubat”

Pembukaan

الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره ونتوب إليه، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.

Amma ba‘du.

Jamaah yang dirahmati Allah…
Hidup ini kadang membuat manusia merasa semuanya masih lama:

  • mati masih lama,
  • taubat nanti saja,
  • ibadah tunggu tua,
  • sedekah tunggu kaya,
  • haji tunggu pensiun,
  • ngaji tunggu dapat “hidayah full version”…

Padahal Allah sudah mengingatkan dalam Surah An-Naḥl ayat pertama:

Ayat Utama

Al-Qur’an Surah An-Naḥl ayat 1

اَتٰىٓ اَمْرُ اللّٰهِ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْهُ ۗسُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ

Artinya:
“Ketetapan Allah pasti datang, maka janganlah kamu meminta agar dipercepat datangnya. Mahasuci Allah dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.”


1. Kiamat Itu Pasti Datang

Para mufassir menjelaskan bahwa “أَمْرُ اللَّهِ” dalam ayat ini adalah:

  • hari kiamat,
  • azab Allah,
  • dan seluruh keputusan Allah yang pasti terjadi.

Tafsir Ulama

Ibnu Katsir dalam kitab Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm

Beliau menjelaskan:

“Allah mengabarkan dekatnya hari kiamat dan menggunakan fi‘il māḍī (kata kerja lampau) untuk menunjukkan kepastian terjadinya.”

Al-Qurthubi dalam Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān

Beliau berkata:

“Penggunaan kata ‘telah datang’ padahal belum terjadi adalah bentuk penegasan bahwa perkara itu sangat pasti.”

Jadi jamaah…
Kalau Allah sudah bilang “pasti”, maka tidak ada yang bisa membatalkan.


2. Manusia Sering Lalai Karena Merasa Waktu Masih Panjang

Dalil Al-Qur’an

Surah Al-Munāfiqūn ayat 10

وَاَنْفِقُوْا مِنْ مَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ اَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُوْلَ رَبِّ لَوْلَآ اَخَّرْتَنِيْٓ اِلٰٓى اَجَلٍ قَرِيْبٍۙ فَاَصَّدَّقَ وَاَكُنْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ

Artinya:
“Infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: ‘Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda kematianku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang saleh.’”

Ulasan

Orang yang sudah meninggal tidak minta balik ke dunia untuk:

  • tambah followers,
  • upgrade motor,
  • atau mempercantik feed Instagram.

Yang diminta justru:

  • sedekah,
  • amal saleh,
  • ibadah.

Karena setelah mati baru sadar: “ternyata yang dibawa bukan saldo… tapi amal.”


Humor Segar

Ada orang berkata:

“Nanti kalau sudah tua saya baru rajin ibadah.”

Padahal uban sudah muncul…
lutut bunyi “krek krek”…
naik tangga sambil istighfar…

Tapi masih bilang:

“Saya masih muda!”

Jamaah…
Kadang yang paling semangat bilang “hidup cuma sekali” justru dompetnya isi fotokopi KTP sama struk utang galon…


3. Jangan Menunda Taubat

Hadis Nabi ﷺ

Muhammad bersabda:

بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ سَبْعًا
هَلْ تَنْتَظِرُونَ إِلَّا فَقْرًا مُنْسِيًا، أَوْ غِنًى مُطْغِيًا، أَوْ مَرَضًا مُفْسِدًا، أَوْ هَرَمًا مُفَنِّدًا، أَوْ مَوْتًا مُجْهِزًا...

Artinya:
“Bersegeralah kalian melakukan amal sebelum datang tujuh perkara: kemiskinan yang melalaikan, kekayaan yang membuat sombong, sakit yang merusak, tua renta, kematian yang tiba-tiba…”
(HR. Tirmidzi)

Penjelasan Ulama

Imam An-Nawawi menjelaskan:

Hadis ini menunjukkan bahwa manusia harus segera beramal sebelum datang penghalang yang membuat ibadah menjadi sulit.

Kitab rujukan:

  • Syarḥ Riyāḍuṣ Ṣāliḥīn

4. Dunia Ini Sementara

Surah Al-Ḥadīd ayat 20

اِعْلَمُوْٓا اَنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ وَّزِيْنَةٌ وَّتَفَاخُرٌۢ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِى الْاَمْوَالِ وَالْاَوْلَادِ

Artinya:
“Ketahuilah bahwa kehidupan dunia hanyalah permainan, senda gurau, perhiasan, saling berbangga di antara kalian serta berlomba dalam harta dan anak.”

Tafsir

Fakhruddin Ar-Razi dalam Mafātīḥ al-Ghaib

Beliau menjelaskan bahwa manusia sering tertipu oleh dunia karena:

  • merasa hidup akan lama,
  • sibuk mengejar penilaian manusia,
  • lupa akhirat.

Humor Ringan

Sekarang banyak orang:

  • makan difoto,
  • ngopi difoto,
  • sedih difoto,
  • bahkan lihat hujan sambil caption:

“Aku dan hujan sama-sama jatuh…”

Padahal yang jatuh bukan hujan saja…
iman juga mulai goyang kalau adzan kalah sama notifikasi HP.


5. Orang Cerdas Adalah yang Ingat Mati

Hadis Nabi ﷺ

اَكْثِرُوْا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ

Artinya:
“Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan, yaitu kematian.”
(HR. Tirmidzi, An-Nasa’i)

Ulasan Ulama

Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam Jāmi‘ al-‘Ulūm wal Ḥikam

Beliau menjelaskan:

“Orang yang sering mengingat mati akan sedikit angan-angannya dan lebih bersungguh-sungguh dalam amal.”


6. Allah Memberi Kesempatan, Tapi Jangan Disia-siakan

Surah Az-Zumar ayat 53

قُلْ يٰعِبَادِيَ الَّذِيْنَ اَسْرَفُوْا عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوْا مِنْ رَّحْمَةِ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ جَمِيْعًا

Artinya:
“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Jangan berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya.”

Pesan Penting

Selama nafas masih ada:

  • pintu taubat masih terbuka,
  • kesempatan memperbaiki diri masih ada,
  • rahmat Allah masih luas.

Kisah Renungan

Ada orang berkata:

“Nanti kalau sudah mapan baru rajin ibadah.”

Masalahnya… setan juga bilang:

“Santai… masih ada besok…”

Tapi malaikat maut tidak pernah bilang:

“Tenang bro, saya datang bulan depan.”


Penutup dan Kesimpulan

Jamaah yang dirahmati Allah…

Surah An-Naḥl ayat 1 mengajarkan:

  1. Hari kiamat pasti datang.
  2. Azab Allah bukan main-main.
  3. Jangan menunda taubat.
  4. Dunia ini sementara.
  5. Gunakan waktu sebelum terlambat.

Mari sebelum:

  • badan lemah,
  • mata kabur,
  • kaki sulit ke masjid,
  • dan umur habis…

Kita kembali kepada Allah.


Doa Penutup

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ التَّائِبِينَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الصَّالِحِينَ، وَاخْتِمْ لَنَا بِالْحُسْنَى، وَلا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا

Artinya:
“Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang bertaubat, jadikan kami orang-orang saleh, akhirilah hidup kami dengan husnul khatimah, dan jangan jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami.”

آمين يا رب العالمين.

Tidak ada komentar