Ketika Kebenaran Ditertawakan
Materi Ceramah
“Ketika Kebenaran Ditertawakan”
Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Hijr Ayat 11
PEMBUKAAN
الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا.
أما بعد…
Jamaah yang dirahmati Allah…
Salah satu tanda zaman rusak adalah: orang yang mengajak kepada kebaikan malah ditertawakan.
- Yang rajin masjid dibilang sok alim.
- Yang menjaga hijab dibilang kolot.
- Yang mengingatkan dosa dibilang menghakimi.
Padahal… itu sudah terjadi sejak zaman para nabi.
AYAT POKOK
Firman Allah ﷻ
وَمَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ
Artinya:
“Dan setiap kali seorang rasul datang kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.”
(QS. Al-Hijr: 11)
TAFSIR AYAT
Ayat ini turun sebagai hiburan untuk Nabi Muhammad ﷺ.
Beliau:
- dihina,
- dicaci,
- dituduh gila,
- disebut penyair,
- disebut tukang sihir.
Maka Allah menenangkan beliau:
“Wahai Muhammad… jangan sedih. Semua rasul sebelum engkau juga ditertawakan.”
DALIL PENDUKUNG DARI AL-QUR’AN
1. Semua Nabi Pernah Diejek
يٰحَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ
Artinya:
“Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, setiap datang seorang rasul kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.”
(QS. Yasin: 30)
2. Nabi Nuh Ditertawakan
وَكُلَّمَا مَرَّ عَلَيْهِ مَلَاٌ مِّنْ قَوْمِهٖ سَخِرُوْا مِنْهُ
Artinya:
“Setiap kali para pemuka kaumnya melewatinya, mereka mengejeknya.”
(QS. Hud: 38)
Nabi Nuh bikin kapal… di tengah padang pasir…
Kaumnya ketawa: “Perahu parkir di mana, Pak Nuh?!”
Tapi ketika banjir datang… yang dulu ketawa malah panik cari pelampung.
Kadang manusia baru sadar setelah azab datang.
3. Rasulullah ﷺ Juga Dihina
وَاِذَا رَاَوْكَ اِنْ يَّتَّخِذُوْنَكَ اِلَّا هُزُوًا
Artinya:
“Dan apabila mereka melihat engkau (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan engkau bahan ejekan.”
(QS. Al-Furqan: 41)
HADIS TENTANG ORANG YANG DIEJEK KARENA KETAATAN
Rasulullah ﷺ bersabda
بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ غَرِيبًا كَمَا بَدَأَ فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ
Artinya:
“Islam datang dalam keadaan asing, dan akan kembali asing sebagaimana awalnya. Maka beruntunglah orang-orang yang dianggap asing.”
(HR. Shahih Muslim)
PENJELASAN ULAMA
Tafsir Ibnu Katsir
Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan:
Orang-orang kafir mengejek para nabi karena:
- kesombongan,
- cinta dunia,
- fanatik kepada tradisi nenek moyang.
Mereka tidak menolak karena kurang bukti… tetapi karena hati mereka tertutup.
Penjelasan Imam As-Sa'di
Dalam Taisir Al-Karim Ar-Rahman:
Ayat ini menunjukkan bahwa:
- ejekan terhadap ahli kebenaran adalah sunnatullah,
- orang batil sering memakai hinaan ketika kalah argumen.
Kalau tidak bisa membantah… akhirnya menyerang pribadi.
BENTUK EJEKAN DI ZAMAN SEKARANG
Kalau dulu nabi disebut:
- penyihir,
- pendusta,
- orang gila.
Sekarang:
- “Sok hijrah!”
- “Sok ustaz!”
- “Radikal!”
- “Fanatik!”
Kadang baru pakai peci putih… sudah ditanya:
“Masuk partai mana?”
😂😂😂
SELIPAN HUMOR SEGAR
Jamaah…
Kadang manusia itu lucu.
Kalau ada orang update: “Alhamdulillah khatam Qur’an.”
Komentarnya sedikit.
Tapi kalau update: “Prank mantan ketabrak odong-odong.” LIKE-NYA 50 RIBU!
😂😂😂
Zaman sekarang… ceramah kalah sama joget.
Ustaz ngomong: “Jangan lalai dari Allah.”
Penonton: 😴😴😴
Tapi kalau ada bunyi: “Diskon cuci gudang!” langsung: 👀👀👀
Subhanallah… telinga manusia kadang lebih taat kepada promo daripada nasihat.
MENGAPA ORANG MENGECEK KEBENARAN?
1. Karena sombong
سَاَصْرِفُ عَنْ اٰيٰتِيَ الَّذِيْنَ يَتَكَبَّرُوْنَ فِى الْاَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ
Artinya:
“Aku akan memalingkan dari ayat-ayat-Ku orang-orang yang menyombongkan diri di bumi tanpa alasan yang benar.”
(QS. Al-A’raf: 146)
2. Karena cinta dunia
Orang yang terlalu cinta dunia merasa terganggu dengan dakwah.
Karena dakwah mengingatkan:
- kematian,
- dosa,
- akhirat.
3. Karena takut kehilangan pengaruh
Kaum Quraisy takut kehilangan:
- jabatan,
- bisnis berhala,
- kekuasaan.
Makanya Rasulullah ﷺ diperangi.
KISAH MENYENTUH
Bilal bin Rabah disiksa luar biasa karena mempertahankan tauhid.
Beliau dijemur di padang pasir. Ditaruh batu besar di dadanya.
Tapi beliau hanya berkata:
أَحَدٌ أَحَدٌ
“Allah Maha Esa…”
Yang menyiksa Bilal hari ini hilang dari sejarah… tetapi Bilal dikenang sampai hari kiamat.
HADIS TENTANG SABAR
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ
Artinya:
“Sungguh menakjubkan urusan orang beriman.”
(HR. Shahih Muslim)
Dalam lanjutannya dijelaskan:
- saat senang ia bersyukur,
- saat susah ia bersabar.
Dan keduanya baik baginya.
PESAN PENTING UNTUK JAMAAH
Kalau hari ini kita:
- diejek karena salat,
- dicibir karena ngaji,
- dianggap aneh karena menjaga agama,
jangan sedih.
Karena itu jejak para nabi.
Yang bahaya bukan ditertawakan manusia… tetapi ditolak Allah di akhirat.
PENUTUP MENYENTUH
Jamaah…
Dunia ini aneh.
Kadang pendosa dipuji, orang saleh malah dicurigai.
Tapi ingat…
Manusia menilai dengan mata. Allah menilai dengan hati.
Maka jangan berhenti menjadi baik meski ditertawakan.
Karena bisa jadi… orang yang menertawakan hari ini, besok menangis di hadapan Allah.
DOA PENUTUP
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّابِرِينَ، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْمُسْتَهْزِئِينَ بِدِينِكَ، وَثَبِّتْنَا عَلَى الْحَقِّ حَتَّى نَلْقَاكَ
Artinya:
“Ya Allah, jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang sabar, jangan jadikan kami termasuk orang yang memperolok agama-Mu, dan teguhkan kami di atas kebenaran hingga kami berjumpa dengan-Mu.”
آمين يا رب العالمين.
Post a Comment