Nikmat Allah Tidak Akan Pernah Bisa Dihitung

Materi Ceramah

“Nikmat Allah Tidak Akan Pernah Bisa Dihitung”

Pembukaan

الحمد لله الذي أغدق علينا النعم ظاهرةً وباطنة، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله.

أما بعد…

Jamaah yang dirahmati Allah…

Kalau ditanya: “Sudah berapa nikmat Allah yang kita syukuri hari ini?”

Mungkin kita bingung menjawab.

Karena kebanyakan manusia… lebih pandai menghitung cicilan daripada menghitung nikmat Allah.

Padahal Allah sudah mengingatkan dalam ayat yang luar biasa ini.


Ayat Utama

Al-Qur’an Surah An-Naḥl ayat 18

وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَةَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا ۗاِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Artinya:
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.”


1. Nikmat Allah Tidak Terbatas

Allah tidak mengatakan: “kalian sulit menghitung.”

Tetapi Allah mengatakan:

لَا تُحْصُوْهَا
“kalian tidak akan mampu menghitungnya.”

Artinya: nikmat Allah terlalu banyak.


Nikmat yang Sering Dilupakan

  • udara gratis,
  • jantung berdetak,
  • mata melihat,
  • tidur nyenyak,
  • keluarga,
  • iman,
  • Islam,
  • kesehatan,
  • kesempatan taubat.

Kalau oksigen harus bayar per napas… mungkin kita semua sudah jual motor.


Dalil Al-Qur’an

Surah Ibrāhīm ayat 34

وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَا

Artinya:
“Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.”


Tafsir Ulama

Ibnu Katsir

Beliau berkata:

“Manusia tidak akan mampu menghitung seluruh nikmat Allah, baik nikmat lahir maupun batin.”

Rujukan:

  • Tafsir Ibnu Katsir

Renungan Dalam

Kita sering berkata: “Aku tidak punya apa-apa…”

Padahal:

  • masih bisa sujud,
  • masih bisa makan,
  • masih bisa melihat,
  • masih bisa mendengar adzan.

Itu sudah kekayaan besar.


Humor 

Kadang manusia lucu…

Punya 99 nikmat: lupa disyukuri.

1 masalah kecil: langsung update status 17 story.


2. Nikmat Terbesar adalah Hidayah

Banyak orang kaya… tapi hatinya kosong.

Banyak orang sehat… tapi jauh dari Allah.

Maka nikmat terbesar bukan uang, tetapi iman.


Dalil Al-Qur’an

Surah Al-Ḥujurāt ayat 17

بَلِ اللّٰهُ يَمُنُّ عَلَيْكُمْ اَنْ هَدٰىكُمْ لِلْاِيْمَانِ

Artinya:
“Sebenarnya Allah-lah yang memberi nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan.”


Hadis Nabi ﷺ

Muhammad bersabda:

مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِيْ سِرْبِهِ، مُعَافًى فِيْ جَسَدِهِ، عِنْدَهُ قُوْتُ يَوْمِهِ، فَكَأَنَّمَا حِيْزَتْ لَهُ الدُّنْيَا

Artinya:
“Siapa yang pagi hari merasa aman, sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan dunia telah dikumpulkan untuknya.”
(HR. Tirmidzi)


Penjelasan Ulama

Imam Al-Mubarakfuri

Beliau menjelaskan:

“Hadis ini menunjukkan bahwa keamanan, kesehatan, dan makanan adalah inti kebahagiaan dunia.”

Rujukan:

  • Tuhfatul Ahwadzi

Humor 

Sekarang orang susah bersyukur…

Sudah makan nasi padang: masih bilang “nggak ada makanan.”

Padahal nenek dulu makan singkong… tetap bisa senyum.

Sekarang baru sinyal lemot 5 detik: hidup terasa kiamat.


3. Mengapa Kita Sulit Bersyukur?

Karena manusia lebih fokus pada: apa yang belum dimiliki, daripada apa yang sudah dimiliki.


Dalil Al-Qur’an

Surah At-Takātsur ayat 1

اَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُ

Artinya:
“Bermegah-megahan telah melalaikan kalian.”


Penyakit Hati Zaman Sekarang

  • lihat rumah orang → iri,
  • lihat mobil orang → iri,
  • lihat liburan orang → iri,
  • lihat postingan orang → minder.

Padahal bisa jadi: yang dipamerkan cuma senyuman… utang pinjolnya tidak ikut diposting.


Humor 

Media sosial itu kadang ajaib.

Foto makan: senyum lebar.

Begitu tagihan datang: wudhu sambil nangis.


4. Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang

Ayat ini ditutup dengan:

اِنَّ اللّٰهَ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Kenapa?

Karena Allah tahu: manusia sering lupa bersyukur.

Tetapi Allah tetap memberi nikmat.


Contoh Kasih Sayang Allah

Walaupun:

  • manusia lalai,
  • sering dosa,
  • sering mengeluh,

Allah masih memberi:

  • napas,
  • makanan,
  • rezeki,
  • kesempatan taubat.

Subhanallah…


Hadis Nabi ﷺ

Muhammad bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الْأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا

Artinya:
“Sesungguhnya Allah ridha kepada seorang hamba yang makan lalu memuji-Nya atas makanan itu.”
(HR. Muslim)


Ulasan Ulama

Imam An-Nawawi

Beliau berkata:

“Hadis ini menunjukkan besarnya kedudukan syukur walaupun pada perkara kecil.”

Rujukan:

  • Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim

5. Cara Menjadi Hamba yang Bersyukur

a. Mengingat nikmat Allah setiap hari

Bukan hanya mengingat masalah.


b. Menggunakan nikmat untuk taat

Mata: untuk melihat yang halal.

Lisan: untuk dzikir.

Tangan: untuk membantu.


c. Tidak banyak mengeluh

Karena terlalu banyak mengeluh… membuat hati gelap.


d. Membandingkan ke bawah dalam urusan dunia


Hadis Nabi ﷺ

اُنْظُرُوْا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوْا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ

Artinya:
“Lihatlah kepada orang yang berada di bawah kalian, jangan melihat kepada yang di atas kalian.”
(HR. Muslim)


Humor 

Kadang manusia bilang: “Ya Allah hidupku berat…”

Padahal: badannya sehat, makannya lengkap, tidurnya pakai kipas, minumnya kopi susu.

Cuma karena WiFi putus… langsung merasa paling menderita sedunia.


Pelajaran Penting dari Ayat Ini

Surah An-Naḥl ayat 18 mengajarkan:

1. Nikmat Allah tidak terhitung jumlahnya.

2. Nikmat terbesar adalah iman dan hidayah.

3. Manusia sering lupa bersyukur.

4. Allah tetap Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

5. Syukur mendatangkan ketenangan dan keberkahan.


Penutup

Jamaah yang dimuliakan Allah…

Jangan tunggu kehilangan… baru sadar nikmat.

Karena mata baru terasa mahal… ketika penglihatan mulai kabur.

Kesehatan baru terasa nikmat… ketika rumah sakit menjadi tempat langganan.

Maka sebelum terlambat: perbanyak syukur.


Doa 

اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Artinya:
“Ya Allah, bantulah kami untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”

آمين يا رب العالمين.

Tidak ada komentar