Kehinaan Orang Sombong di Hari Kiamat
Materi Ceramah
Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Qur'an
“Kehinaan Orang Sombong di Hari Kiamat”
Pembukaan
الحمد لله الذي هدانا للإسلام، وشرّفنا بالإيمان، وجعلنا من أمة سيد الأنام محمد صلى الله عليه وسلم.
أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
Amma ba‘du…
Jamaah yang dirahmati Allah…
Di dunia ini banyak orang merasa:
- paling hebat,
- paling kuat,
- paling pintar,
- paling berpengaruh.
Kalau dinasihati malah marah.
Kalau diajak taat malah mengejek.
Tetapi ingat…
Ada satu hari… semua topeng akan dibuka.
Hari ketika:
- jabatan tidak berguna,
- uang tidak menolong,
- pengikut menghilang,
- dan kesombongan berubah menjadi kehinaan.
Itulah Hari Kiamat.
Ayat yang Dibahas
Firman Allah Ta‘ala
ثُمَّ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ يُخْزِيْهِمْ وَيَقُوْلُ اَيْنَ شُرَكَاۤءِيَ الَّذِيْنَ كُنْتُمْ تُشَاۤقُّوْنَ فِيْهِمْ ۗقَالَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ اِنَّ الْخِزْيَ الْيَوْمَ وَالسُّوْۤءَ عَلَى الْكٰفِرِيْنَ
Artinya:
“Kemudian Allah menghinakan mereka pada hari Kiamat, dan berfirman, ‘Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu yang karena membelanya kamu selalu memusuhi mereka (para nabi dan orang beriman)?’ Orang-orang yang diberi ilmu berkata, ‘Sesungguhnya kehinaan dan azab pada hari ini ditimpakan kepada orang-orang kafir.’”
(QS. An-Naḥl: 27)
1. Kesombongan Dunia Berakhir Dengan Kehinaan Akhirat
Ayat ini sangat keras.
Orang yang dulu:
- menolak kebenaran,
- mengejek agama,
- memusuhi ulama,
- menghina orang saleh,
kelak akan dihinakan Allah di hadapan seluruh makhluk.
Dalil Al-Qur’an Tentang Kehinaan Orang Kafir
Allah berfirman:
اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ
Artinya:
“Sesungguhnya orang-orang yang sombong dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”
(QS. Ghāfir: 60)
Penjelasan Ulama
Ibnu Katsir dalam Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm menjelaskan:
“Allah membalas kesombongan mereka dengan kehinaan yang nyata di akhirat.”
Di dunia mereka merasa tinggi… di akhirat mereka dijatuhkan serendah-rendahnya.
Humor 😄
Ada orang sombong sekali.
Kalau jalan dadanya maju 3 meter duluan.
🤣🤣🤣
Begitu jatuh di got…
yang pertama masuk got: dadanya juga.
Makanya jangan sombong… karena bumi saja muter terus… apalagi nasib manusia.
2. Allah Akan Bertanya: “Mana Sekutu-Sekutu Itu?”
Allah berfirman:
اَيْنَ شُرَكَاۤءِيَ الَّذِيْنَ كُنْتُمْ تُشَاۤقُّوْنَ فِيْهِمْ
Artinya:
“Di manakah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kalian bela itu?”
Ini pertanyaan penghinaan.
Dulu mereka:
- membela kebatilan,
- memusuhi Nabi,
- memusuhi orang beriman,
- membela kesyirikan.
Tetapi di akhirat… semua sembahan palsu lenyap.
Dalil Al-Qur’an
Allah berfirman:
وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوْا يَفْتَرُوْنَ
Artinya:
“Lenyaplah dari mereka apa yang dahulu mereka ada-adakan.”
(QS. Al-An‘ām: 24)
Pelajaran Penting
Jangan sampai kita:
- lebih membela hawa nafsu daripada agama,
- lebih takut kehilangan jabatan daripada kehilangan iman,
- lebih takut dihina manusia daripada dimurkai Allah.
3. Orang Berilmu Akan Dimuliakan
Allah berfirman:
قَالَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ
Artinya:
“Orang-orang yang diberi ilmu berkata…”
Siapa mereka?
- ulama,
- orang beriman,
- ahli ilmu,
- orang yang memahami wahyu.
Mereka mengetahui:
- mana benar,
- mana salah,
- mana jalan surga,
- mana jalan neraka.
Dalil Tentang Kemuliaan Ilmu
Allah berfirman:
يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍ
Artinya:
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
(QS. Al-Mujādilah: 11)
Hadis Tentang Ilmu
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
Artinya:
“Barang siapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkannya tentang agama.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Penjelasan Ulama
Imam An-Nawawi menjelaskan dalam Syarḥ Ṣaḥīḥ Muslim:
“Memahami agama adalah tanda Allah menghendaki kebaikan besar bagi seorang hamba.”
Makanya… kalau kita masih mau datang majelis ilmu… itu nikmat besar.
Humor
Ada orang kalau ditanya:
“Ngaji di mana?”
Dia jawab: “Belum sempat…”
Padahal drama Korea tamat 16 episode sempat.
🤣🤣🤣
Hafal nama pemain sinetron… tapi nama sahabat Nabi bingung.
Kalau ditanya: “Siapa Abu Bakar?”
Jawabnya: “Kayaknya tetangga RT sebelah…”
🤣🤣🤣
4. Di Hari Kiamat Tidak Ada Penolong Selain Allah
Allah berfirman:
فَمَا لَهٗ مِنْ قُوَّةٍ وَّلَا نَاصِرٍ
Artinya:
“Maka manusia tidak mempunyai kekuatan dan tidak pula penolong.”
(QS. Aṭ-Ṭāriq: 10)
Hari itu:
- koneksi mati,
- relasi mati,
- jabatan selesai,
- backing hilang.
Yang menyelamatkan hanya:
✅ iman
✅ amal saleh
✅ tauhid
✅ rahmat Allah
5. Bahaya Memusuhi Orang Beriman
Ayat ini juga menunjukkan bahaya:
- memusuhi dakwah,
- menghina ulama,
- mengejek orang saleh.
Hadis Qudsi
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah berfirman:
مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ
Artinya:
“Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka Aku umumkan perang kepadanya.”
(HR. Bukhari)
Penjelasan Ulama
Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fatḥ al-Bārī menjelaskan:
Yang dimaksud wali Allah adalah orang beriman dan bertakwa.
Maka jangan suka:
- merendahkan ahli ibadah,
- menghina orang ngaji,
- mengejek hijrah orang lain.
Karena bisa jadi orang yang kita hina… lebih mulia di sisi Allah daripada kita.
Kisah Renungan
Dulu orang-orang kafir Quraisy:
- mengejek Nabi,
- menghina Al-Qur’an,
- menyiksa sahabat.
Tetapi akhirnya?
Islam menyebar ke seluruh dunia.
Sedangkan para pembenci itu… namanya tinggal sejarah.
Humor 😄
Ada orang berkata:
“Saya anti ceramah!”
Ditanya: “Kenapa?”
“Takut tersindir…”
🤣🤣🤣
Padahal yang nyindir bukan ustaz… tapi dosa sendiri.
Penutup
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Jangan jadi orang:
- sombong,
- anti nasihat,
- membenci dakwah,
- memusuhi kebenaran.
Karena kesombongan dunia… akan berubah menjadi kehinaan akhirat.
Mari menjadi:
✅ pecinta ilmu
✅ pecinta tauhid
✅ pecinta Al-Qur’an
✅ hamba yang tawadhu
Doa
اللهم اجعلنا من أهل الإيمان والعلم، ولا تجعلنا من أهل الكبر والطغيان، واغفر لنا ولوالدينا ولجميع المسلمين.
اللهم ثبت قلوبنا على دينك.
آمين يا رب العالمين.
Post a Comment