Buah Dari Iman


Buah Dari Iman
 Diawal kajian kita tentang Iman telah kita ketahui bahwa Iman adalah suatu sikap percaya yang ter-ekpresi secara spontan dari lubuk jiwa manusia setelah dicobanya menggunakan akal dan fikiran sampai pada keputusan akhir dimana akal dan fikiran tidak dapat lagi mencapainya. Menyerah, bahwa memang ada SESUATU yang maha dari segalanya yang sudah tidak dapat dicapai akal fikiran lagi. Sifat menyerah inilah yang disebut dengan Islam. Oleh sebab itu, bertambah tinggi perjalanan akal fikiran seseorang bertambah banyak hal yang dapat dicapai akal fikirannya, pada akhirnya bertambah tinggi pulalah martabat keimanannya. Jika dia seorang yang beragama Islam maka semakin tinggi iman Islam-nya.
 Dengan demikian pencapaian dari Iman ini beragam bagi setiap hamba yang telah menyerah tadi. Bagi yang tidak menggunakan akal fikirannya akan ‘manut saja’, dan ini berbahaya bagi perkembangan Iman tersebut atau tidak membuahkan apa-apa. Sedangkan bagi yang menggunakan akal fikirannya Insya Allah akan mendapat buah dari Iman seperti yang diuraikan berikut ini.

  1. Membebaskan jiwa dari perhambaan selain Allah, sebab Iman menuntut seorang untuk mengakui bahwa Allah-lah :

  1. Yang menciptakan (40:62)
(40:62)
Yang demikian itu adalah Allah, Tuhanmu, Pencipta segala sesuatu, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia; maka bagaimanakah kamu dapat dipalingkan?

  1. Yang memberi rezki (35:3)
(35:3)
Hai manusia, ingatlah akan ni'mat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezki kepada kamu dari langit dan bumi ? Tidak ada Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan) ?

  1. Yang mengangkat dan merendahkan (3:26)
(3:26)
Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

  1. Membangkitkan ruh keberanian, tak takut mati, serta cinta akan mati syahid, sebab ia menyakini bahwa yang memberikan jatah umur, memberikan manfaat dan bahaya, dan yang menghidupkan serta mematikan adalah Allah S.W.T. (3:145, 4:78)
(3:145)
Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
(4:78)
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan [319], mereka mengatakan : "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan : "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah : "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan [320] sedikitpun ?
[319] Kemenangan dalam peperangan atau rezki.
[320] Pelajaran dan nasehat-nasehat yang diberikan.

  1. Kehidupan yang baik di dunia yang dianugerahkan Allah, sebelum kebaikan di akhirat berupa:

  1. Perlindungan Allah (2:257)
(2:257)
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

  1. PetunjukNya (22:54, 64:11)
(22:54)
dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Qur'an itulah yang hak dari Tuhan-mu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.
(64:11)
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

  1. PertolonganNya (40:51)
(40:51)
Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat),

  1. PenjagaanNya (10:98)
(10:98)
Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfa'at kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.

  1. Janji Allah akan menjadikannya pemimpin di muka bumi dan mengokohkan diin baginya (24:55)
(24:55)
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.

  1. Datangnya barakah dari langit dan bumi (7:96)
(7:96)
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

  1. Ketenangan batin (13:28, 48:4)
(13:28)
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
(48:4)
Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mu'min supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi [1395] dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
[1395] Yang dimaksud dengan tentara langit dan bumi ialah penolong yang dijadikan Allah untuk orang-orang mu'min seperti malaikat-malaikat, binatang-binatang, angin taufan dan sebagainya,

Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang menyerah yang akan memetik buah dari keimanan kita masing-masing, sehingga menambah semangat kita beribadah kepada Allah Azza wa Jalla dalam kehidupan sehari-hari, amiin.

Tidak ada komentar