Rabu, 21 Mei 2014

Amanah

 Amanah 

881/1154. Dari Anas,
خدمت رسول الله صلى الله عليه وسلم يوما حتى إذا رأيت أنى قد فرغت من خدمته قلت يقيل النبي صلى الله عليه وسلم فخرجت من عنده فإذا غلمة يلعبون فقمت أنظر إليهم إلى لعبهم فجاء النبي صلى الله عليه وسلم فانتهى إليهم فسلم عليهم ثم دعاني فبعثني إلى حاجة فكان في فيء حتى أتيته وابطأت على أمي فقالت ما حبسك قلت بعثني النبي صلى الله عليه وسلم إلى حاجة قالت ما هي قلت إنه سر للنبي صلى الله عليه وسلم فقالت احفظ على رسول الله صلى الله عليه وسلم سره فما حدثت بتلك الحاجة أحدا من الخلق فلو كنت محدثا حدثتك بها

Saya melayani Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di suatu hari sampai Saya merasa sudah selesai melayaninya, Saya berkata, "Nabi tidur Qailulah." Lalu Saya keluar1 darinya. Tiba-tiba anak-anak sedang bermain. Lalu Saya melihat permainan mereka, kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam datang dan sampai pada mereka, dan mengucapkan salam kepada mereka, lantas memanggil Saya. Kemudian Saya diutus untuk suatu keperluan. Beliau menunggu di tempat yang teduh2 sampai Saya kembali padanya, Saya terlambat pulang kepada ibu Saya,3 maka ia berkata, "Apa yang membuat engkau terlambat?" Saya menjawab, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus Saya untuk suatu keperluan." Ia bertanya, "Keperluan apa itu?" Saya menjawab, "Ini rahasia Nabi shallallahu 'alaihi loasallam." Ia berkata, "Jagalah rahasia Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam." Jadi Saya tidak menceritakan itu kepada siapapun. Kalau Saya mau bercerita, pasti Saya sudah ceritakan."4
Shahih sanadnya.5

_________
1      Asalnya Fa Kharaja Man Indahu (Lalu keluar orang yang ada di sisinya), tapi itu salah, Saya koreksi dari Musnad.
2          Dalam rwvayat Ahmad yang shahih "Dan duduk di naungan dinding", dalam rwvayat Iain ada tambahan, "Ketika Saya pulang, beliau berkata, 'Jangan beritahu siapapun.'" Tapi dalam sanadnya ada Muammal, yaitu Ibnu Ismail dan ada kelemahan padanya.

3                    Dalam riwayat lain pada Ahmad (3/228) "Lalu Saya pulang kekeluarga Saya selepas kembali kepada mereka." Sanadnya jayyid (bagus), sedangkan maknanya dalam riwayat Ahmad yang shahih, akan ditunjukkan sebentar lagi.


4                    Ahmad menambahkan "Ya Tsabit".

5      Muhaqqiq (kitab) asal mengalihkannya dengan menunjuk hadits yang lalu (868/1139) Disana ia menisbatkannya pada Muslim, tapi susunan redaksi yang di sini berbeda dengan yang di Sana. Yang ada di sini: Qailulah wal Fii (tidur qailulah dan naungan), yaitu dari riwayat Sulaiman, Ibnul Mughirah, dari Tsabit, dari Anas, dari jalan ini juga diriwayatkan Ahmad (3/195), Shahih sesuai dengan syarat Syaikhaini (Bukhari dan Muslim).


Poskan Komentar