Selasa, 20 Mei 2014

Membesuk tengah Malam23

Membesuk tengah Malam23 

382/497. Dari Aisyah radhiallahu 'anha, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

إذا اشتكى المؤمن أخلصه الله كما يخلص الكير خبث الحديد

"Apabila seorang mukmin mengadu (kepada Allah), maka Allah membersihkan dia (dari dosa) sebagaimana tukang besi membersihkan besi yang buruk."

Shahih, di dalam kitab Ash-Shahihah (1257).

383/498. Dari Aisyah radhiallahu 'anha, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

ما من مسلم يصاب بمصيبة -وجع أو مرض- إلا كان كفارة ذنوبه حتى الشوكة يشاكها أو النكبة

"Tidak ada seorang muslim yang ditimpa musibah -sakit- kecuali sakitnya itu menjadi pelebur bagi dosa-dosanya, sampai duri yang mengenai kakinya atau satu cobaan."

Shahih, di dalam kitab Ar-Raudhun-Nadhir (819). [Bukhari, 75-Kitab Al Maradh, 1- Bab Ma fa a fi KaffaaraHl Maradh. Muslim, 45-Kitab Al Birru wash-Shilatu wal Adab, hadits 49].
384/499. Dari Aisyah binti Sa'ad, bahwasanya bapaknya berkata,

اشتكيت بمكة شكوى شديدة فجاء النبي صلى الله عليه وسلم يعودنى فقلت يا رسول الله انى أترك مالا وانى لم اترك إلا ابنة واحدة أفأوصى بثلثى مالي وأترك الثلث قال لا قال أوصى بالنصف وأترك لها النصف قال لا قلت فأوصى بالثلث وأترك لها الثلثين قال الثلث والثلث كثير ثم وضع يده على جبهتى ثم مسح وجهي وبطنى ثم قال اللهم اشف سعدا وأتم له هجرته فما زلت أجد برد يده على كبدى فيما يخال إلى حتى الساعة

"Saya tertimpa musibah yang dahsyat ketika di kota makkah, lalu datanglah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjenguk Saya, lalu saya berkata, 'Wahai Rasulullah! sesungguhnya Saya niscaya meninggalkan harta, dan hanya mempunyai satu anak perempuan. Apakah saya berwasiat dengan 2/3 harta saya dan Saya tinggalkan l/3nya?' Nabi menjawab, 'Jangan'" Sa'ad bertanya, 'Saya wasiatkan separuhnya dan Saya tinggalkan separuhnya untuk dia?" Nabi menjawab, "Jangan" Saya berkata, "Apakah Saya wasiatkan sepertiga dan Saya tinggalkan dua pertiganya?" Nabi bersabda, "Sepertiga dan sepertiga itu banyak." Kemudian Rasulullah meletakkan tangannya di atas Jidat Saya, kemudian mengusap wajah dan perut saya kemudian berdoa, 'Ya Allah, sembuhkanlah Sa'ad dan sempurnakanlah hijrahnya.'
Lalu Saya masih merasakan dinginnya tangan Rasulullah itu pada hatiku -sesuai dengan kenangan saya13- sampai sekarang."

Shahih, di dalam kitab Shahih Abu Daud (2718). [Bukhari, 55-Kitab Al Washaya, 2- Bab An Yatruka Waratsatahu Aghniya’a khairun ...dst. Muslim, 25- Kitab Al Hajju, hadits 5,9].24


23Harap diingat bahwa judul yang ditulis oleh pengarang itu berada di kitab yang lain.
24   Saya berkata, "Takhrij ini salah, karena beberapa hal:
a.   Penisbahan hadits tersebut kepada Imam Muslim salah total, karena Imam
Muslim tidak meriwayatkan hadits tersebut secara mutlak dari riwayat
Aisyah binti Sa'ad dan yang lain dengan susunan yang tidak seperti ini, dan
hadits tersebut dikeluarkan dalam kitab Al Irwa' (3/416/899) dan Shahih Abu
Daud
(2500) dan kesalahan tersebut diiakukan pensyarah juga (1/590).
b.   Bahwa Imam Muslim tidak mengeluarkan hadits tersebut dari riwayat yang
telah Saya isyaratkan, itu pada bab Haji, melainkan pada bab Wasiat.
c.   Bahwa Al Bukhari hanya mengeluarkan hadits tersebut pada bab Al Washayadari riwayat Amir yang redaksinya berbeda dengan redaksi saudara
perempuanya Aisyah, seraya menambahi dan mengurangi. Melainkan Al
Bukhari mengeluarkan hadits keduanya (Amir dan Aisyah) baik sanad
maupun matannya pada (75-Kitabul Mardhaa, 13-Babu Wadl'il Yadi 'alal
Mariidh,
nomor 5659) dan Abu Dawud meriwayatkan hadits tersebut secara
ringkas pada Al Janaaiz.

Posting Komentar