Selasa, 04 Oktober 2016

Mengetahui Ilmu Tauhid Merupakan Jalan Menuju Surga

Mengetahui Ilmu Tauhid Merupakan Jalan Menuju Surga

عَنْ عُثـْمَانَ قَالَ: قَالَ رَسُولُاللهِ: "مَنْ مَاتَ وَهُوَ يَعْلَمُ أَنَّهُ لاَإِلَهَ إِلاَّاللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ".
 (صحيح مسلم, رقم الحديث 41 - (26), ).
 Dari Utsman t berkata : Rasulullah r bersabda  : " Barangsiapa meninggal dunia dan dia mengetahui bahwa tidak ada ilah ( Tuhan ) yang berhak disembah kecuali Allah, maka ia masuk surga ". ( Shahih Muslim no. 41 ( 26 )).
ØPerawi hadits                :
Utsman bin Affan bin Abi al-Ash al-Qurasyi, dilahirkan di Mekkah 6 tahun setelah Tahun Gajah . Masuk Islam tidak lama setelah Rasulullah  rdiutus. Ia adalah Amirul Mukminin dan Khalifah ke – 3.
Ia merupakan orang pertama yang hijrah ke Habasyah bersama istrinya Ruqayyah binti Muhammad. Ia telah menolong agama Islam dengan jiwa dan hartanya. Kemudian ia menyiapkan perbekalan pasukan 'Usrah sebanyak 950 ekor unta dan 50 ekor kuda serta membeli sumur Rumat dengan 20.000 dirham kemudian menyedekahkannya. Ia juga  membangun perluasan masjid Nabawi dengan dana 20.000 dirham.
Utsman dibaiat sebagai khalifah setelah Umar bin Khatab wafat pada tahun 24 Hijriyah. Kemudian ia menyempurnakan pengumpulan al-Qur'an. Pada masa khilafahnya banyak sekali perluasan Islam di Asia dan Afrika. Diriwayatkan darinya sebanyak 146 hadits.
Ia terbunuh syahid di Madinah ditangan orang-orang jahat ( musuh ) pada tahun 35 H. pada usia 85 tahun.

ØBeberapa faedah hadits ini adalah :
1)      Hadits ini dengan jelas menunjukkan bahwa siapa yang meninggal dunia di atas kalimat tauhid dan menjauhi kesyirikan, kekufuran serta dosa-dosa besar, maka ia dipastikan akan masuk surga.
2)      Wajib bagi seorang muslim berpegang teguh dengan kalimat tauhid, lahir dan batin, perbuatan, prilaku serta keyakinan.

3)      Hendaknya seorang muslim waspada terhadap perkara yang dapat membatalkan kalimat tauhid, baik dari perkara syirik, kekufuran maupun yang lainnya.
Poskan Komentar