Perbedaan Antara Ruh Indriawi dan Ruh Khayal pada Manusia dan pada Binatang

Perbedaan Antara Ruh Indriawi dan Ruh Khayal pada Manusia dan pada Binatang

Apabila telah Anda ketahui tentang adanya kelima macam ruh ini, maka kini ketahuilah bahwa semua ruh itu secara keseluruhan merupakan cahaya-cahaya, sebab dengannya tampak segala jenis maujudat. Dua di antara ruh-ruh tersebut, yang indriawi dan yang khayali, kendati hewan-hewan ikut memilikinya juga, tapi kedua ruh itu yang berhubungan dengan manusia, merupakan jenis lain, lebih mulia dan lebih tinggi. Kedua-duanya diciptakan dalam diri manusia untuk tujuan lain yang lebih jelas dan lebih terang. Ada pun diciptakannya ruh-ruh indriawi dan khayali bagi hewan, hal itu semata-mata untuk menjadi alat pencari makanannya dan agar hewan-hewan itu dapat dipergunakan dan dimanfaatkan oleh manusia.

Sedangkan kedua ruh itu diciptakan bagi manusia agar menjadi “jala” baginya guna menangkap dasar pengetahuan-pengetahuan agama yang mulia di alam bawah (alam dunia). sebab manusia, bila mengenal seseorang tertentu dengan indranya, ia dapat menangkap suatu makna umum yang mutlak melalui akalnya, seperti telah kami sebutkan pada misal yang berhubungan dengan Abdurrahman bin Auf. Nah, jika Anda atelah mengerti tentang kelima ruh ini, marilah kita kini kembali ke tujuan digunakannya misal-misal dalam berbagai ayat Al-Quran.

Tidak ada komentar