Hadits-Hadits Nabi ﷺ Tentang Khawarij: Ciri, Bahaya, dan Sikap Islam Terhadap Mereka
🕌 MATERI :
“Hadits-Hadits Nabi ﷺ Tentang Khawarij: Ciri, Bahaya, dan Sikap Islam Terhadap Mereka”
oleh: Sharimul Maslul
مُقَدِّمَةُ الْخُطْبَةِ / PEMBUKA
الحمد لله ربّ العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيّئات أعمالنا…
Segala puji hanya milik Allah… Shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ yang tidak pernah meninggalkan umatnya dalam kesesatan, bahkan telah memperingatkan fitnah yang paling berbahaya, termasuk fitnah Khawarij—sebuah kelompok yang muncul di masa sahabat, mengangkat slogan agama, membaca Al-Qur’an siang dan malam, tetapi keluar dari Islam secepat keluarnya anak panah dari busurnya.
Malam ini, kita akan membahas secara ilmiah namun retoris, tentang bahaya Khawarij, dalil-dalil lengkap, dan bagaimana umat Islam bersikap.
BAGIAN 1 — DEFINISI KH A W A R I J
Apa itu Khawarij?
Secara bahasa:
خوارج artinya orang-orang yang keluar.
Secara istilah:
Kelompok yang keluar dari ketaatan kepada Imam/Khalifah yang sah, mengkafirkan kaum muslimin hanya karena dosa, dan memerangi mereka.
Ciri paling utama mereka:
- Ekstrim dalam ibadah
- Keras dalam pengkafiran
- Mudah menumpahkan darah
- Menghalalkan darah kaum muslimin
- Memusuhi pembawa kebenaran
BAGIAN 2 — HADIS-HADIS TENTANG KHAWARIJ (Lengkap Arab + Terjemahan + Penjelasan)
1. Hadis Dzul Khuwaishirah
Teks Hadis
رَسُولُ اللهِ ﷺ يُقَسِّمُ قِسْمَةً، فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ: يَا مُحَمَّدُ اعْدِلْ.
فَقَالَ ﷺ: «وَيْلَكَ، وَمَنْ يَعْدِلُ إِذَا لَمْ أَعْدِلْ؟»
فَقَالَ عُمَرُ: يَا رَسُولَ اللهِ، دَعْنِي أَضْرِبْ عُنُقَهُ.
فَقَالَ ﷺ: «دَعْهُ، فَإِنَّهُ سَيَخْرُجُ مِنْ ضِئْضِئِ هَذَا، قَوْمٌ… يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ»
Terjemahan
“Pada saat Rasulullah ﷺ membagi harta datanglah seseorang berkata: Wahai Muhammad! Berbuat adillah!
Nabi ﷺ bersabda: Celaka engkau! Siapa lagi yang akan adil jika aku tidak adil?
Umar berkata: Izinkan aku memenggal lehernya.
Nabi ﷺ menjawab: Biarkan dia. Dari keturunannya akan muncul sebuah kaum… yang keluar dari agama seperti keluarnya anak panah dari busurnya.”
(HR. Bukhari 6933, Muslim 2456)
Komentar Ulama
Ibnu Hajar berkata:
“Ucapan Dzul Khuwaishirah adalah akar ideologi Khawarij, yaitu menuduh pemimpinnya tidak adil.”
— Fath al-Bari
2. Hadis: Ibadah Mereka Mengalahkan Para Sahabat
Teks Hadis
يَحْقِرُ أَحَدُكُمْ صَلَاتَهُ مَعَ صَلَاتِهِمْ، وَصِيَامَهُ مَعَ صِيَامِهِمْ، وَقِرَاءَتَهُ مَعَ قِرَاءَتِهِمْ...
Terjemahan
“Kalian akan meremehkan shalat kalian dibanding shalat mereka, puasa kalian dibanding puasa mereka, dan bacaan kalian dibanding bacaan mereka…”
(HR. Muslim 2467)
Komentar Ulama
Imam Nawawi:
“Mereka ahli ibadah, tetapi tanpa pemahaman. Ibadah tanpa ilmu menjadikan mereka paling jauh dari hidayah.”
3. Hadis: Bacaan Qur'an Tidak Melewati Tenggorokan
Teks Hadis
لَا يُجَاوِزُ قِرَاءَتُهُمْ تَرَاقِيَهُمْ
Terjemahan
“Bacaan Al-Qur’an mereka tidak melewati tenggorokannya.”
(HR. Bukhari 5058)
Penjelasan Ulama
Maknanya:
- Tidak masuk ke hati
- Tidak menghasilkan pemahaman dan hidayah
- Hanya menjadi suara, bukan petunjuk
4. Hadis tentang Pemuda Muda, Bodoh, Radikal
Teks Hadis
يَخْرُجُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ قَوْمٌ أَحْدَاثُ الْأَسْنَانِ، سُفَهَاءُ الْأَحْلَامِ…
Terjemahan
“Di akhir zaman akan muncul kaum berusia muda, berpikiran dangkal…”
(HR. Bukhari 6930, Muslim 2462)
Penjelasan
Khawarij sering:
- muda
- semangat tinggi
- dangkal ilmu
- idealis ekstrim
5. Hadis: Mereka Membunuh Muslim, Membiarkan Musyrik
Teks Hadis
يَقْتُلُونَ أَهْلَ الإِسْلَامِ، وَيَدَعُونَ أَهْلَ الأَوْثَانِ
Terjemahan
“Mereka membunuh kaum Muslimin dan membiarkan penyembah berhala.”
(HR. Bukhari 3344, Muslim 2451)
Komentar Ulama
Syaikh al-Albani:
“Itulah ciri terkuat Khawarij, memerangi muslim dan mengabaikan musuh nyata Islam.”
6. Hadis: Keluar Pertama Kali Bersama Dajjal
Teks Hadis
كُلَّمَا خَرَجَ قَوْمٌ قُطِعُوا… حَتَّى يَخْرُجَ فِي بَقَايَاهُمْ الدَّجَّالُ
Terjemahan
“Setiap kali muncul sekelompok dari mereka pasti tertumpas… hingga yang terakhir keluar bersama Dajjal.”
(HR. Ibnu Majah)
7. Hadis: Asal Munculnya Dari Najd (Arah Timur)
Teks Hadis
هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ، وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ
Terjemahan
“Di sanalah (Najd) terjadi gempa, fitnah, dan munculnya tanduk setan.”
(HR. Bukhari 147, 499)
Penjelasan
Mayoritas ulama menafsirkan:
- Najd = daerah timur Madinah
- Tempat munculnya Khawarij pertama kali
BAGIAN 3 — KISAH PEMUDA BERSHULUK PANJANG (Hadis Anas)
Hadis ini menggambarkan ciri Khawarij:
Teks Hadis (ringkas)
Rasulullah melihat seorang lelaki yang shalat sangat khusyu', namun Nabi bersabda:
إِنَّ عَلَى وَجْهِهِ سَفْعَةٌ مِنَ الشَّيْطَانِ
“Di wajahnya ada tanda tanduk setan.”
Nabi meminta para sahabat membunuhnya, tetapi tidak jadi. Nabi bersabda:
لَوْ قُتِلَ مَا اخْتَلَفَ أُمَّتِي
“Jika dia berhasil dibunuh, umatku tidak akan berpecah belah.”
Pelajaran
- Ekstrim ibadah tidak menjamin kebenaran
- Radikal muncul dari fanatisme tidak pada tempatnya
- Permulaan Khawarij sangat halus dan tampak baik
BAGIAN 4 — DALIL AL-QUR'AN TENTANG KAUM EKSTRIM
Allah berfirman:
1. Larangan Melampaui Batas
Teks Arab
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ
Terjemahan
“Wahai Ahlul Kitab, janganlah melampaui batas dalam agama kalian.”
(QS. An-Nisa’ 171)
Penjelasan
Jika Ahlul Kitab saja dilarang ekstrim, maka umat Muhammad lebih layak menjauhinya.
2. Perintah Moderat
Teks Arab
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا
Terjemahan
“Dan demikianlah Kami jadikan kamu umat yang moderat.”
(QS. Al-Baqarah 143)
3. Larangan Mengkafirkan Orang Beriman
Teks Arab
وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ
→ Khawarij menafsirkannya secara salah untuk mengkafirkan muslim.
Ibnu Abbas berkata:
“Yang dimaksud ‘kafir’ di sini adalah kufur kecil, bukan keluar dari Islam.”
— Riwayat al-Hakim
BAGIAN 5 — SIKAP ISLAM TERHADAP KHAWARIJ
1. Tidak mengikuti pemahaman mereka
Imam Syafi’i berkata:
“Aku belum melihat kaum yang paling jauh dari ilmu selain Khawarij.”
2. Meluruskan pemahaman mereka
Ali bin Abi Thalib mengutus Ibnu Abbas untuk berdialog dengan Khawarij, dan 2/3 dari mereka kembali.
3. Memerangi mereka bila mereka mengangkat senjata
Hadis Nabi:
فَإِذَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاقْتُلُوهُمْ
“Jika kalian bertemu mereka, perangilah mereka.”
(HR. Bukhari & Muslim)
4. Tidak mudah mengkafirkan orang hanya karena dosa
Ini prinsip utama Ahlus Sunnah.
BAGIAN 6 — PELAJARAN UNTUK UMAT ZAMAN INI
1. Semangat tanpa ilmu adalah musibah
Khawarij rajin ibadah → tapi radikal.
2. Fanatisme yang salah melahirkan ekstrimisme
Menganggap dirinya paling benar.
3. Mudah menuduh pemimpin tidak adil adalah bibit Khawarij
4. Mengkafirkan kaum muslimin adalah pintu menuju terorisme
5. Radikalisme modern (ISIS, Al-Qa’idah) adalah pembaruan Khawarij
Mayoritas ulama kontemporer (Al-Utsaimin, Al-Albani, Bin Baz, Lajnah Daimah) menegaskan:
“ISIS adalah Khawarij masa kini.”
BAGIAN 7 — PENUTUP YANG MENGGETARKAN
Saudaraku…
Nabi ﷺ sudah menggambarkan Khawarij 1400 tahun lalu, dan mereka benar-benar muncul dengan ciri yang sama:
- rajin ibadah
- lantang mengkafirkan
- memerangi kaum muslimin
- membawa slogan agama
- keluar bersama Dajjal
Maka mari kita berlindung kepada Allah dari pemahaman sesat ini.
Doa Penutup
اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ…
Ya Allah, tunjukkan kepada kami yang benar sebagai kebenaran dan beri kemampuan mengikuti, dan tunjukkan yang batil sebagai kebatilan dan beri kekuatan menjauhinya.
Aamiin.
Post a Comment