MENGENAL SYIRIK ASHGHAR (SYIRIK KECIL)Ngaji Irsyādul ‘Ibād – Menjaga Kemurnian Tauhid

MENGENAL SYIRIK ASHGHAR (SYIRIK KECIL)

Ngaji Irsyādul ‘Ibād – Menjaga Kemurnian Tauhid


Mukadimah

Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn.
Segala puji hanya milik Allah SWT yang telah memberikan kepada kita nikmat iman dan Islam. Nikmat terbesar yang harus kita jaga sampai akhir hayat adalah tauhid, yaitu memurnikan ibadah hanya kepada Allah Ta‘ālā.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, keluarga beliau, para sahabat, para ulama pewaris para nabi, dan semoga kita semua digolongkan sebagai umat yang selamat aqidahnya hingga akhir hayat.

Hadirin jamaah rahimakumullāh,
Dalam pengajian kali ini, kita akan membahas satu perkara yang sangat berbahaya tetapi sering dianggap remeh, yaitu syirik ashghar (syirik kecil). Ia tidak selalu tampak dalam perbuatan lahir, namun bersemayam di dalam hati.


Bahaya Syirik yang Samar

Sayyidina Ibnu ‘Abbas radhiyallāhu ‘anhumā berkata:

الأَنْدَادُ هُوَ الشِّرْكُ أَخْفَى مِنْ دَبِيبِ النَّمْلِ عَلَى صَفَاةٍ سَوْدَاءَ فِي ظُلْمَةِ اللَّيْلِ

Artinya:
“Menjadikan sekutu-sekutu bagi Allah itu adalah syirik yang lebih samar daripada jejak semut yang merayap di atas batu hitam di tengah gelapnya malam.”
(Tafsir Ibnu Katsir)

Penjelasan Ulama

Imam Ibnu Katsir rahimahullāh menjelaskan:
Syirik tidak selalu berupa menyembah berhala. Ada syirik yang sangat halus, masuk melalui niat, tujuan, rasa takut, harap, dan ketergantungan hati.

Inilah yang oleh para ulama disebut syirik khafiy (syirik tersembunyi), dan mayoritasnya termasuk syirik ashghar.


Pembagian Syirik: Akbar dan Ashghar

Para ulama Ahlussunnah wal Jamā‘ah sepakat bahwa syirik terbagi menjadi dua:

1. Syirik Akbar

Yaitu syirik besar yang:

  • Mengeluarkan pelakunya dari Islam
  • Menghapus seluruh amal
  • Jika mati tanpa taubat, kekal di neraka

Contohnya: menyembah selain Allah, berdoa kepada berhala, meyakini ada pencipta selain Allah.

2. Syirik Ashghar

Yaitu syirik kecil yang:

  • Tidak mengeluarkan dari Islam
  • Merusak dan mengurangi kesempurnaan tauhid
  • Menghapus amal yang tercampur dengannya

Inilah syirik yang sering tidak kita sadari.


Definisi Syirik Ashghar Menurut Ulama

Pendapat Pertama

Syirik ashghar adalah setiap perbuatan yang oleh dalil disebut sebagai syirik, tetapi dalil lain menunjukkan bahwa perbuatan itu tidak sampai syirik akbar.

Dalilnya sabda Nabi ﷺ:

مَنْ حَلَفَ بِغَيْرِ اللَّهِ فَقَدْ أَشْرَكَ

Artinya:
“Barangsiapa bersumpah dengan selain Allah, maka sungguh ia telah berbuat syirik.”
(HR. Ahmad)

Para ulama menjelaskan:
Syirik dalam hadits ini adalah syirik ashghar, karena tidak mengeluarkan dari Islam.


Pendapat Kedua (Lebih Luas)

Syirik ashghar adalah segala perbuatan yang menjadi jalan menuju syirik akbar, meskipun tidak disebut langsung sebagai syirik dalam nash.

Contohnya:

  • Bergantung hati kepada selain Allah seperti bergantung kepada Allah
  • Merasa aman karena jimat, benda, atau manusia
  • Takut kepada makhluk seperti takut kepada Allah

Imam Ibnul Qayyim rahimahullāh menyebut ini sebagai syirik dalam niat dan hati.


Apakah Syirik Ashghar Bisa Diampuni?

Allah Ta‘ālā berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

Artinya:
“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki.”
(QS. An-Nisa’: 48)

Pendapat Ulama

  • Ibnu Taimiyyah rahimahullāh: ayat ini mencakup syirik akbar dan ashghar
  • Sebagian ulama lain: yang dimaksud adalah syirik akbar, adapun syirik ashghar masih di bawah kehendak Allah

Namun semua ulama sepakat:
👉 Syirik ashghar adalah dosa yang sangat berbahaya dan tidak boleh diremehkan


Syirik Ashghar Lebih Berat dari Dosa Besar

Sayyidina Ibnu Mas‘ud radhiyallāhu ‘anhu berkata:

لَأَنْ أَحْلِفَ بِاللَّهِ كَاذِبًا أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَحْلِفَ بِغَيْرِهِ صَادِقًا

Artinya:
“Bersumpah bohong dengan nama Allah lebih aku sukai daripada bersumpah jujur dengan nama selain-Nya.”

Ini menunjukkan bahwa syirik ashghar lebih berat daripada dosa besar biasa, seperti dusta.


Syirik Ashghar yang Paling Ditakuti Nabi ﷺ

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكَ الأَصْغَرَ
قَالُوا: وَمَا الشِّرْكُ الأَصْغَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟
قَالَ: الرِّيَاءُ

Artinya:
“Sesungguhnya yang paling aku takutkan menimpa kalian adalah syirik kecil.”
Para sahabat bertanya: “Apa itu syirik kecil wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab: “Riya’.”
(HR. Ahmad)

Penjelasan Ulama NU

Imam Al-Ghazali rahimahullāh menjelaskan bahwa riya’ adalah ibadah kepada Allah yang dicampuri pandangan manusia, dan ini adalah penyakit hati yang paling halus.


Contoh Syirik Ashghar dalam Kehidupan

Hadirin rahimakumullāh, di antaranya:

  • Beramal agar dipuji
  • Ibadah agar disebut alim atau saleh
  • Bersumpah dengan nama selain Allah
  • Mengaitkan keberhasilan kepada makhluk tanpa menyandarkannya kepada Allah
  • Bergantung kepada jimat, angka, hari, atau benda tertentu

Cara Selamat dari Syirik Ashghar

  1. Memperbaiki niat sebelum, saat, dan setelah amal
  2. Memperbanyak doa perlindungan dari syirik, seperti doa Nabi ﷺ:

    “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari mempersekutukan-Mu sementara aku mengetahuinya, dan aku mohon ampun atas apa yang tidak aku ketahui.”

  3. Memperdalam ilmu tauhid
  4. Mujahadah melawan hawa nafsu

Penutup

Hadirin jamaah rahimakumullāh,

Syirik ashghar memang kecil namanya, tetapi besar bahayanya. Ia tidak menghancurkan Islam seseorang secara langsung, namun menggerogoti tauhid secara perlahan.

Mari kita jaga hati kita, niat kita, dan amal kita agar tetap lurus karena Allah semata.


Doa Penutup

Ya Allah,
sucikan hati kami dari syirik yang nyata maupun yang tersembunyi,
ikhlaskan amal kami hanya untuk-Mu,
dan wafatkan kami dalam keadaan husnul khatimah.

Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.



Tidak ada komentar