Amal yang Gugur, Hati yang Keras, dan Penyesalan yang Terlambat
“Amal yang Gugur, Hati yang Keras, dan Penyesalan yang Terlambat”
⚓ PEMBUKAAN
Nada tenang – lirih – merangkul
Alhamdulillāh…
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam,
Yang menggenggam langit dan bumi,
Yang menuntun kapal-kapal hati di samudera kehidupan 🌊
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ,
nahkoda umat yang tak pernah meninggalkan penumpangnya.
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Malam ini bukan sekadar malam Jumat,
ini malam evaluasi kapal hidup kita:
apakah layar iman masih terbentang…
atau sudah robek oleh angin dunia?
🌊 SOMBONGNYA AKAL, HANCURNYA IMAN
📖 Ayat
وَقَالَ ٱلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَآءَنَا لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْنَا ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ أَوْ نَرَىٰ رَبَّنَا...
Artinya:
“Orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami berkata: ‘Mengapa tidak diturunkan kepada kami malaikat atau kami melihat Rabb kami?’ Sungguh mereka telah menyombongkan diri dan melampaui batas.”
📚 (QS Al-Furqān: 21)
🧭 Tafsir & Ulasan Ulama
- Ibnu Katsir: Ini puncak kesombongan akal—iman dituntut tunduk pada logika manusia.
- Al-Qurthubi: Permintaan melihat Allah di dunia adalah adab yang rusak.
⚓ Refleksi mimbar:
Hari ini bentuknya bukan “lihat malaikat”,
tapi:
“Kalau Allah sayang aku, kenapa hidupku begini?”
“Kalau agama benar, kenapa orang jahat kaya?”
🌊 Inilah iman yang bocor.
🌊AMAL JADI DEBU TERBANG
📖 Ayat
وَقَدِمْنَآ إِلَىٰ مَا عَمِلُوا۟ مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَـٰهُ هَبَآءًۭ مَّنثُورًا
Artinya:
“Kami hadapkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu seperti debu yang beterbangan.”
📚 (QS Al-Furqān: 23)
📜 Hadis Pendukung
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”
📚 (HR. Bukhari & Muslim)
🧭 Penjelasan Ulama
- Imam An-Nawawi: Amal tanpa iman dan ikhlas = lelah tanpa hasil.
- Ibnu Rajab: Banyak orang beramal, tapi hatinya tidak berlayar menuju Allah ⚓
💬 Selipan humor mimbar:
“Saudara… rajin sedekah, tapi masih nyinyir.
Itu seperti kapal mewah tapi bocor—tenggelam juga!” 🛶😄
🌊PENYESALAN SALAH PILIH TEMAN
📖 Ayat
يَوْمَ يَعَضُّ ٱلظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَـٰلَيْتَنِى ٱتَّخَذْتُ مَعَ ٱلرَّسُولِ سَبِيلًۭا
Artinya:
“Pada hari ketika orang zalim menggigit kedua tangannya seraya berkata: ‘Wahai, seandainya dulu aku mengambil jalan bersama Rasul.’”
📚 (QS Al-Furqān: 27)
📜 Hadis Pendukung
الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ
“Seseorang itu tergantung agama temannya.”
📚 (HR. Abu Dawud)
⚓ Renungan:
Banyak yang tenggelam bukan karena badai,
tapi karena ikut kapal yang salah 🌊
🌊AL-QUR’AN YANG DITINGGALKAN
📖 Ayat
وَقَالَ ٱلرَّسُولُ يَـٰرَبِّ إِنَّ قَوْمِى ٱتَّخَذُوا۟ هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانَ مَهْجُورًۭا
Artinya:
“Rasul berkata: ‘Wahai Rabbku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang ditinggalkan.’”
📚 (QS Al-Furqān: 30)
📚 Tafsir Ulama
- Ibnu Qayyim: Al-Qur’an ditinggalkan bukan hanya tak dibaca, tapi tak ditaati.
💬 Humor reflektif:
“Al-Qur’an di rumah kita itu seperti pelampung darurat…
dipajang, tapi tak pernah dipakai waktu tenggelam!” 😄⚓
🌊 BAGIAN V — SEJARAH KAUM BINASA
Allah ceritakan Musa, Nuh, ‘Ad, Tsamud, kaum Luth —
semuanya tenggelam oleh dosa yang diulang-ulang.
⚓ Pesan kuat:
Allah tidak pernah menenggelamkan kapal tanpa peringatan.
- Iman itu seperti paket data 📡
Kalau tak diisi rutin, “No Service” pas sakaratul maut 😄 - Teman salah itu seperti GPS error 🧭
Katanya ke masjid, nyampenya ke maksiat - Al-Qur’an bukan pajangan kapal—
dia kompas hidup ⚓
🌊 DOA
اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْنَا مِمَّنْ ضَاعَ عَمَلُهُ وَقَسَا قَلْبُهُ
Ya Allah…
jika malam ini Engkau ketuk hati kami…
jangan biarkan kami pura-pura tidak mendengar…
Jika selama ini kami membaca Al-Qur’an
tanpa menangis…
jangan cabut Al-Qur’an dari hidup kami… 🌊
Ya Allah…
kami takut amal kami hanya debu…
kami takut kapal kami karam di ujung pelayaran…
Pegang tangan kami, Ya Rabb…
saat iman kami hampir tenggelam… ⚓
Shallallāhu ‘alā Muhammad…
walhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Post a Comment