Penyesalan yang Terlambat & Al-Qur’an yang Ditinggalkan

“Penyesalan yang Terlambat & Al-Qur’an yang Ditinggalkan”


🕋 PEMBUKAAN

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji bagi Allah yang masih memberi kita kesempatan menyesal sekarang,
sebelum datang penyesalan yang tidak bisa diperbaiki.

Shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad ﷺ,
yang ditolak kaumnya…
bukan karena kurang bukti…
tetapi karena kebenaran itu tidak sesuai selera.


🧱 BAGIAN I

KESOMBONGAN AKAL & TUNTUTAN YANG MELAMPAUI BATAS

(QS Al-Furqān: 21)

📖 Ayat

وَقَالَ الَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَاءَنَا لَوْلَا أُنزِلَ عَلَيْنَا الْمَلَائِكَةُ أَوْ نَرَىٰ رَبَّنَا

“Orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami berkata: Mengapa tidak diturunkan malaikat kepada kami atau kami melihat Rabb kami?”

🧠 Tafsir Ulama

📚 Ibnu Katsīr:

Mereka bukan mencari kebenaran, tapi mencari alasan untuk menolak.

📚 Al-Qurṭubī:

Orang yang meminta melihat Allah di dunia, bukan karena iman, tapi karena kesombongan akal.

😄 Humor Ringan

“Mereka minta lihat Allah dulu baru mau taat.
Sekarang juga banyak: ‘Buktikan dulu, baru saya shalat’.”


👼 BAGIAN II

MALAIKAT TURUN, TAPI BUKAN KABAR GEMBIRA

(QS Al-Furqān: 22)

📖 Ayat

يَوْمَ يَرَوْنَ الْمَلَائِكَةَ لَا بُشْرَىٰ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُجْرِمِينَ

“Pada hari mereka melihat malaikat, tidak ada kabar gembira bagi orang-orang berdosa.”

📚 Al-Hasan Al-Bashri:

Malaikat yang dinanti-nanti itu, datang bukan untuk menyelamatkan, tapi menyaksikan kehancuran.

Renungan

Tidak semua yang kita tunggu itu membawa bahagia.
Ada yang datang terlambat untuk disesali.


🌫️ BAGIAN III

AMAL TANPA IMAN: DEBU YANG TERBANG

(QS Al-Furqān: 23)

📖 Ayat

وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَّنثُورًا

“Kami hadapi amal mereka, lalu Kami jadikan ia seperti debu yang beterbangan.”

📚 Tafsir

📖 Imam Ath-Thabari:

Amal tanpa iman sah di dunia, tapi gugur di akhirat.

📖 Hadis Pendukung

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مُؤْمِنًا حَسَنَةً
“Allah tidak menzalimi orang beriman sedikit pun.”
(HR. Muslim)

😄 Humor Pahit:

“Baik tapi nggak mau shalat…
itu seperti bangun rumah megah tanpa pondasi.”


🌴 BAGIAN IV

SURGA: ISTIRAHAT SEJATI (QS Al-Furqān: 24)

📖 Ayat

أَصْحَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَئِذٍ خَيْرٌ مُّسْتَقَرًّا وَأَحْسَنُ مَقِيلًا

“Penghuni surga pada hari itu paling baik tempat tinggal dan paling indah tempat istirahat.”

📚 Ibnu Qayyim:

Dunia ini tempat lelah, surga tempat pulang.


🌌 BAGIAN V

HARI KIAMAT: KERAJAAN MUTLAK ALLAH

(QS Al-Furqān: 25–26)

📖 Ayat

الْمُلْكُ يَوْمَئِذٍ الْحَقُّ لِلرَّحْمَٰنِ

“Kerajaan yang hak pada hari itu milik Allah Yang Maha Pengasih.”

📚 Fakhruddin Ar-Razi:

Semua kekuasaan dunia runtuh, tinggal satu nama: Allah.


😭 BAGIAN VI

PENYESALAN SALAH PILIH TEMAN

(QS Al-Furqān: 27–29)

📖 Ayat

يَا وَيْلَتَىٰ لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا

“Celakalah aku, seandainya aku tidak menjadikan si fulan sebagai teman akrab.”

📚 Ibnu Katsīr:

Teman buruk tidak menarik kita ke neraka,
kita sendiri yang mengikutinya.

😄 Humor Mengena:

“Teman ngajak ngopi tiap hari,
tapi nggak pernah ngajak shalat.”


📖 BAGIAN VII

AL-QUR’AN YANG DITINGGALKAN

(QS Al-Furqān: 30)

📖 Ayat

إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا

“Sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang ditinggalkan.”

📚 Ibnu Katsīr:

Meninggalkan Al-Qur’an bukan hanya tidak membaca,
tapi tidak berhukum dengannya.


🧠 BAGIAN VIII

AL-QUR’AN TURUN BERTAHAP: MENGUATKAN HATI

(QS Al-Furqān: 32–33)

📚 Asy-Syinqīṭī:

Al-Qur’an turun pelan-pelan,
karena hati manusia tidak kuat berubah sekaligus.


🌊 BAGIAN IX

SUNNATULLAH: KAUM DURHAKA PASTI BINASA

(QS Al-Furqān: 35–40)

📌 Kaum Musa, Nuh, ‘Ād, Tsamūd, Lūṭ
📌 Semua punya satu kesamaan: menolak kebenaran

📖 Hadis:

ما أهلك الله قوما إلا بعد إقامة الحجة
“Allah tidak membinasakan suatu kaum kecuali setelah hujah ditegakkan.”
(HR. Ahmad)

😄 Humor Ringan:

“Sejarah itu bukan dongeng,
tapi peringatan yang kita abaikan.”


🌙 PENUTUP

Jamaah sekalian…
Penyesalan itu pasti datang.

Pertanyaannya:

Datang sekarang atau di akhirat?


🤲 DOA PENUTUP 

Ya Allah…
jangan Engkau jadikan kami orang yang berkata:
“Seandainya dulu aku…”

Ya Allah…
hidupkan Al-Qur’an di hati kami…
bukan hanya di rak dan aplikasi…

Satukan kami dengan orang-orang yang mencintai-Mu…
dan jauhkan kami dari teman yang menyesatkan…

Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn…


Tidak ada komentar