Antara Ampunan, Azab, dan Penyesalan yang Terlambat

“Antara Ampunan, Azab, dan Penyesalan yang Terlambat”


🕋 PEMBUKAAN 

Mukadimah

الحمد لله رب العالمين،
نحمده ونستعينه ونستغفره،
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا…

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ,
keluarga, sahabat, dan umatnya hingga hari kiamat.

Jamaah rahimakumullah…
Surat Ghāfir dibuka dengan pengagungan Allah,
dan ditutup dengan peringatan kiamat.
Ini bukan surat ringan.
Ini surat penyadar jiwa.


📖 AYAT 1–3

(Ampunan dan Ancaman)

🟢 Teks Arab

 حم ۝ تَنزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ ۝ غَافِرِ الذَّنْبِ وَقَابِلِ التَّوْبِ شَدِيدِ الْعِقَابِ ذِي الطَّوْلِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ إِلَيْهِ الْمَصِيرُ 

🟢 Terjemah

“Haa Miim.
Diturunkan Kitab ini dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
Yang Mengampuni dosa, Menerima tobat, keras siksa-Nya, dan memiliki karunia yang besar.
Tidak ada Tuhan selain Dia. Kepada-Nyalah tempat kembali.”


🧠 Ulasan Ulama

📚 Imam Al-Qurthubi (Al-Jāmi‘ li Ahkām al-Qur’ān):

Ayat ini menggabungkan harapan dan ketakutan agar hamba tidak putus asa dan tidak merasa aman dari azab.

📚 Ibnu Katsir:

Allah menyebut “Ghāfir” sebelum “Syadīd” agar pintu taubat didahulukan sebelum ancaman.


😄 Humor Aman

“Allah itu Maha Pengampun, tapi jangan salah paham…
bukan berarti Maha Membiarkan.”


📖 AYAT 4–6

(Perdebatan Orang Kafir)

Dalil

مَا يُجَادِلُ فِي آيَاتِ اللَّهِ إِلَّا الَّذِينَ كَفَرُوا 

“Tidak ada yang memperdebatkan ayat-ayat Allah kecuali orang-orang kafir.”

📚 Tafsir Jalalain:
Mereka membantah bukan untuk mencari kebenaran, tapi menolak kebenaran.

📚 Imam Syafi‘i:

“Aku tidak pernah berdebat dengan orang yang tidak mencari kebenaran kecuali aku rugi.”


😄 Humor Halus

“Kalau diskusi cari ilmu, pahalanya.
Kalau debat cari menang… capek, dosa pula.”


📖 AYAT 7–9

(Doa Malaikat Pemikul ‘Arsy)

Teks Arab Doa

 رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَّحْمَةً وَعِلْمًا 

Terjemah

“Wahai Rabb kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu…”

📚 Ibnu Abi Hatim:

Ini dalil bolehnya mendoakan orang lain tanpa sepengetahuannya.

📚 Imam Nawawi:

Doa malaikat adalah doa paling mustajab setelah doa nabi.


😄 Humor Lembut

“Kita saja kadang malas doakan tetangga…
malaikat yang tidak kenal kita malah tiap hari mendoakan.”


📖 AYAT 10–12

(Penyesalan Penghuni Neraka)

لَمَقْتُ اللَّهِ أَكْبَرُ مِن مَّقْتِكُمْ أَنفُسَكُمْ 

“Kebencian Allah lebih besar daripada kebencian kalian kepada diri sendiri.”

📚 Ibnu Katsir:

Ini puncak kehinaan: membenci diri sendiri tapi lebih dibenci Allah.

📚 Hasan Al-Bashri:

“Menunda taubat adalah bentuk kesombongan yang paling halus.”


📖 AYAT 13–16

(Tauhid & Hari Pertemuan)

لِّمَنِ الْمُلْكُ الْيَوْمَ ۖ لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ 

“Milik siapakah kerajaan hari ini? Milik Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.”

📚 HR. Muslim:

Allah melipat langit dan berfirman demikian di hari kiamat.


😄 Humor Reflektif

“Di dunia rebutan kursi, rebutan jabatan…
di akhirat satu suara: Lillāhil wāhidil qahhār.”


📖 AYAT 17–20

(Hisab & Keadilan)

إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ 

📚 HR. Bukhari & Muslim:

Allah menghisab seluruh makhluk secepat kilat.

📚 Imam Al-Ghazali:

Yang lama itu menunggu, bukan menghitung.


🧎‍♂️ PENUTUP & NASIHAT

Jamaah rahimakumullah… Surat ini mengajarkan:

  • Jangan tertipu dunia
  • Jangan menunda taubat
  • Jangan bermain-main dengan iman

🤲 DOA 

اللهم اغفر لنا ذنوبنا،
وتب علينا،
ولا تجعلنا من أهل الندم يوم القيامة…


📚 KITAB RUJUKAN

  • Tafsir Jalalain
  • Tafsir Ibnu Katsir
  • Al-Qurthubi
  • Riyadhus Shalihin – Imam Nawawi
  • Ihya Ulumiddin – Al-Ghazali
  • Shahih Bukhari & Muslim


Tidak ada komentar