DARI SUMUR KE SINGGASANA: JALAN SUNYI ORANG-ORANG PILIHAN
“DARI SUMUR KE SINGGASANA: JALAN SUNYI ORANG-ORANG PILIHAN”
Tadabbur Surah Yusuf ayat 1–20
PEMBUKAAN
الحمد لله…
الحمد لله الذي لا يُكسرُ بابُه…
ولا تُردُّ يدٌ رُفِعَت إليه صادقة…
Segala puji bagi Allah…
Tuhan yang tidak pernah menutup pintu-Nya…
meskipun seluruh pintu manusia telah tertutup…
Shalawat dan salam semoga tercurah
kepada Nabi yang hatinya paling sering disakiti,
namun lisannya paling sering memaafkan…
Nabi Muhammad ﷺ…
Hadirin yang dirahmati Allah…
Malam ini…
kita tidak sedang membaca kisah biasa.
Kita sedang bercermin…
karena Surah Yusuf adalah kisah hidup manusia yang paling jujur.
Allah sendiri yang menyebutnya:
نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ
"Kami ceritakan kepadamu kisah yang paling indah."
Indah…
bukan karena tanpa luka…
tetapi karena Allah hadir di setiap luka itu.
BAGIAN 1: MIMPI SEORANG ANAK
إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ…
Hadirin…
Yusuf masih anak kecil…
belum punya jabatan…
belum punya kuasa…
belum punya apa-apa…
Tapi Allah titipkan mimpi besar di hatinya.
Sebelas bintang…
matahari…
bulan…
➡️ Orang-orang besar selalu lahir dari mimpi yang Allah jaga.
Namun dengarkan baik-baik…
setiap mimpi besar selalu mengundang iri.
BAGIAN 2: HASAD SAUDARA, LUKA TERDEKAT
لَيُوسُفُ وَأَخُوهُ أَحَبُّ إِلَىٰ أَبِينَا مِنَّا
Hadirin…
Yang paling menyakitkan itu bukan musuh jauh…
tetapi orang dekat yang menyimpan dengki.
Saudara Yusuf bukan orang kafir…
mereka anak Nabi…
tapi hasad membuat mereka lupa Tuhan.
Mereka berkata:
اقْتُلُوا يُوسُفَ أَوِ اطْرَحُوهُ أَرْضًا
"Bunuh Yusuf… atau buang saja dia."
Lihat…
hasad selalu melahirkan kejahatan yang dibungkus alasan kebaikan.
BAGIAN 3: SUMUR – TEMPAT ALLAH BEKERJA DALAM DIAM
وَأَجْمَعُوا أَن يَجْعَلُوهُ فِي غَيَابَتِ الْجُبِّ
Sumur itu gelap…
sempit…
dingin…
sunyi…
Tapi dengarkan ayat berikutnya…
وَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِ
"Dan Kami wahyukan kepadanya…"
➡️ Justru di tempat paling gelap, wahyu turun.
Hadirin…
Kalau hari ini hidupmu seperti di sumur…
dikhianati…
ditinggalkan…
tidak dimengerti…
❗ Itu bukan tanda Allah meninggalkanmu.
Itu tanda Allah sedang menyiapkanmu.
BAGIAN 4: DUSTA, BAJU BERDARAH, DAN SABAR JAMĪL
وَجَاءُوا عَلَىٰ قَمِيصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ
Mereka pulang…
menangis palsu…
membawa bukti palsu…
Lalu Nabi Ya’qub berkata:
فَصَبْرٌ جَمِيلٌ
Sabar yang indah…
➡️ Sabar tanpa teriak.
➡️ Sabar tanpa membuka aib.
➡️ Sabar tanpa menuntut balas.
Inilah sabar orang-orang pilihan.
BAGIAN 5: DIJUAL MURAH, DIMULIAKAN ALLAH
وَشَرَوْهُ بِثَمَنٍ بَخْسٍ
Yusuf dijual murah…
dianggap barang…
tidak bernilai…
Tapi dengarkan baik-baik wahai jiwa yang lelah…
➡️ Ketika manusia merendahkanmu, Allah sedang menaikkanmu.
Karena nilai manusia bukan pada harga pasar,
tetapi pada takdir Allah.
PENUTUP CERAMAH
Hadirin…
Surah Yusuf mengajarkan satu kalimat besar:
Allah tidak pernah tergesa-gesa mengangkat hamba-Nya.
Dia menguatkan dulu hatinya.
Kalau hari ini engkau diuji…
ingat Yusuf…
ingat Ya’qub…
ingat sumur…
Dan yakinlah…
Allah sedang menulis akhir cerita yang indah.
DOA PENUTUP
اللهم…
يا الله…
Tuhan yang menurunkan ketenangan di dasar sumur Yusuf…
Jika hari ini hati kami sempit…
jika jiwa kami gelap…
jika hidup kami terasa jatuh tanpa pegangan…
📿 turunkan kepada kami ketenangan-Mu…
اللهم إن كنا قد خُذِلنا من أقرب الناس…
فلا تَخْذُلْنا يا الله…
Ya Allah…
jika kami disakiti oleh yang kami cintai…
jika kami dikhianati oleh yang kami percaya…
📿 ajarkan kami sabar yang indah… sabar seperti Ya’qub…
اللهم لا تجعل قلوبنا مليئة بالحسد…
ولا بأحقاد الإخوة…
ولا بظلم الأقربين…
Ya Allah…
jika kami sedang berada di “sumur” kehidupan…
sumur ekonomi…
sumur keluarga…
sumur batin…
📿 jadikan sumur itu jalan menuju kemuliaan…
اللهم كما رفعت يوسف بعد الصبر…
فارفعنا بعد البلاء…
وكما أكرمته بعد الذل…
فأكرمنا بعد الانكسار…
Ya Allah…
kami tidak meminta hidup tanpa ujian…
tetapi kami mohon hati yang kuat saat diuji…
📿
وصلى الله على سيدنا محمد…
وعلى آله وصحبه أجمعين…
والحمد لله رب العالمين…
Post a Comment