Jalan Lurus di Akhir Zaman: Antara Turunnya Isa, Tipu Daya Setan, dan Pertemanan Dunia

Lurus di Akhir Zaman: Antara Turunnya Isa, Tipu Daya Setan, dan Pertemanan Dunia”

Tadabbur QS Az-Zukhruf: 61–80


🌿 MUQADDIMAH

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

الحمد لله الذي هدانا لهذا وما كنا لنهتدي لولا أن هدانا الله،
نحمده حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه،
ونشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له،
ونشهد أن سيدنا محمداً عبده ورسوله.

أما بعد…

Hadirin jamaah rahimakumullah,
zaman sekarang ini yang lurus sering dibilang ketinggalan,
yang bengkok justru dibilang fleksibel 😅
Maka ayat-ayat yang akan kita kaji malam ini sangat relevan:
tentang akhir zaman, setan, pertemanan, surga, neraka, dan keadilan Allah.


🟢 BAGIAN 1

Turunnya Nabi Isa: Tanda Dekatnya Kiamat (Ayat 61)

📖 Dalil Al-Qur’an

 وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُون ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ 

Artinya:
“Dan sesungguhnya dia (Isa) benar-benar menjadi tanda bagi hari kiamat. Maka janganlah kalian ragu tentang kiamat itu, dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.”
(QS Az-Zukhruf: 61)

🧠 Tafsir Ulama

  • Ibnu Katsir:
    Ayat ini menunjukkan turunnya Nabi Isa di akhir zaman sebagai tanda besar kiamat.
  • Imam Al-Qurthubi:
    Isa bukan penentu kiamat, tapi penanda bahwa kiamat sudah dekat.

📖 Dalil Hadis

قال النبي ﷺ:
« وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَيُوشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيكُمُ ابْنُ مَرْيَمَ حَكَمًا عَدْلًا »

Artinya:
“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh hampir turun kepada kalian Isa putra Maryam sebagai hakim yang adil.”
📚 (HR. Bukhari & Muslim)

😄 Humor :

Orang sekarang sibuk nanya:

“Kiamat kapan, Ustaz?”

Padahal Allah sudah jawab:

“Fokus siapin iman, bukan nunggu tanggal.” 😄
Kalau tanggal tahu tapi iman nol, tetap zonk.


🟢 BAGIAN 2

Setan Itu Musuh Jelas, Bukan Teman Nongkrong (Ayat 62)

📖 Dalil Al-Qur’an

وَلَا يَصُدَّنَّكُمُ الشَّيْطَانُ ۖ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ 

Artinya:
“Dan janganlah setan memalingkan kalian, sungguh dia adalah musuh yang nyata bagi kalian.”
(QS Az-Zukhruf: 62)

🧠 Ulasan Ulama

  • Fakhruddin Ar-Razi:
    Setan disebut mubīn (jelas), karena permusuhannya konsisten dari Nabi Adam sampai kiamat.

😄 Humor :

Masalahnya, setan itu nggak pernah maksa.
Dia cuma bisik:

“Santai aja…”
“Sekali doang…”
“Nanti taubat…”

Tau-tau…
taubatnya pensiun duluan 😅


🟢 BAGIAN 3

Misi Nabi Isa: Tauhid dan Taat (Ayat 63–64)

📖 Dalil Al-Qur’an

إِنِّي قَدْ جِئْتُكُم بِالْحِكْمَةِ وَلِأُبَيِّنَ لَكُم بَعْضَ الَّذِي تَخْتَلِفُونَ فِيهِ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ 

إِنَّ اللَّهَ هُوَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ هَٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ 

Artinya:
“Sesungguhnya aku datang membawa hikmah… maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. Sesungguhnya Allah adalah Rabbku dan Rabb kalian, maka sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.”
(QS Az-Zukhruf: 63–64)

🧠 Tafsir

  • Ibnu ‘Asyur:
    Semua nabi membawa pesan yang sama: tauhid sebagai inti agama.

😄 Humor Halus

Nabi Isa bilang:

“Allah Rabbku dan Rabb kalian.”

Kalau masih ada yang bilang:

“Isa itu Tuhan.”

Berarti lebih keras kepala dari Bani Israil 😅


🟢 BAGIAN 4

Perpecahan Akidah dan Ancaman Pedih (Ayat 65–66)

📖 Dalil Al-Qur’an

فَاخْتَلَفَ الْأَحْزَابُ مِن بَيْنِهِمْ فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْ عَذَابِ يَوْمٍ أَلِيمٍ 

هَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَن تَأْتِيَهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ 

Artinya:
“Maka berselisihlah golongan-golongan di antara mereka… kecelakaan besar bagi orang zalim. Mereka tidak menunggu kecuali kiamat datang tiba-tiba.”
(QS Az-Zukhruf: 65–66)

🧠 Tafsir

  • Al-Baghawi:
    Perselisihan dalam tauhid bukan khilaf ringan, tapi kerusakan akidah.

😄 Humor :

Kiamat itu nggak pakai undangan,
nggak pakai reminder WA,
datangnya dadakan
kayak ujian mendadak pas santri belum hafalan 😄


🟢 BAGIAN 5

Teman Maksiat Jadi Musuh di Akhirat (Ayat 67)

📖 Dalil Al-Qur’an

 الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ 

Artinya:
“Teman-teman akrab pada hari itu saling bermusuhan, kecuali orang-orang yang bertakwa.”
(QS Az-Zukhruf: 67)

📖 Dalil Hadis

قال النبي ﷺ:
« الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ »

Artinya:
“Seseorang tergantung agama temannya.”
📚 (HR. Abu Dawud)

😄 Humor :

Di dunia:

“Tenang bro, kita bareng-bareng.”

Di akhirat:

“Lu-lu, gue-gue.” 😅


🟢 BAGIAN 6

Surga: Sambutan Penuh Kehormatan (Ayat 68–73)

📖 Dalil Al-Qur’an (Ringkas)

يَا عِبَادِ لَا خَوْفٌ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ وَلَا أَنتُمْ تَحْزَنُونَ 
“Hai hamba-hamba-Ku, tiada rasa takut dan sedih atas kalian.”

ادْخُلُوا الْجَنَّةَ أَنتُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ تُحْبَرُونَ 
“Masuklah kalian ke surga bersama pasangan kalian, dalam kebahagiaan.”

🧠 Tafsir

  • Ibnu Katsir:
    Kata tuhbarūn berarti dimuliakan lahir batin, bukan sekadar senang.

😄 Humor Surga

Di dunia makan buah takut kolesterol,
di surga makan buah stoknya nambah terus 😄
Ini baru investasi tanpa risiko!


🟢 BAGIAN 7

Neraka: Penyesalan yang Tak Berguna (Ayat 74–80)

📖 Dalil Al-Qur’an

وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ 

Artinya:
“Mereka berseru: Wahai Malik, biarlah Tuhanmu mematikan kami!”
(QS Az-Zukhruf: 77)

Jawabannya datang setelah 1000 tahun:

“Kalian tetap tinggal.”

🧠 Tafsir

  • Imam At-Thabari:
    Diamnya Malik menunjukkan putusnya harapan.

😄 Humor Pahit

Di dunia:

“Santai aja, nanti taubat.”

Di neraka:

“Tolong matiin aja…”
Tapi nggak ada tombol exit 😔


🔚 PENUTUP

Jamaah rahimakumullah,

📌 Pilihannya jelas:

  • jalan lurus → surga
  • ikut setan → penyesalan

Semoga kita dikumpulkan: bersama orang bertakwa, bukan geng maksiat.



Tidak ada komentar