JALAN PASTI MENUJU KEBERUNTUNGAN SEJATI

“JALAN PASTI MENUJU KEBERUNTUNGAN SEJATI”

Tafsir QS. Al-Mu’minūn: 1–20


🌿 Pendahuluan

Surah Al-Mu’minūn dibuka bukan dengan ancaman, tetapi dengan kabar gembira. Allah langsung menegaskan: “Sungguh telah beruntung…” — artinya keberuntungan itu pasti, bukan kemungkinan.

Imam Fakhruddin Ar-Razi berkata:

“Allah memulai surah ini dengan kabar keberhasilan agar manusia terpikat oleh janji, bukan hanya takut oleh ancaman.”
📚 Tafsir Al-Kabir


🌟 1. Kepastian Keberuntungan Orang Beriman

📖 QS. Al-Mu’minūn: 1

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ

“Sungguh telah beruntung orang-orang yang beriman.”

Makna penting:

  • Qad → tahqiq (kepastian, sudah fix)
  • Aflaha → bukan sekadar sukses, tapi selamat + bahagia dunia–akhirat

📌 Ibnu Katsir:

“Ini adalah kemenangan total: selamat dari neraka dan masuk surga.”
📚 Tafsir Ibnu Katsir

😄 Humor selingan:

Banyak orang bilang, “Yang penting sukses.”
Tapi sukses versi dunia bisa gagal di akhirat.
Aflaha itu sukses yang tidak bisa bangkrut, bahkan saat mati.


🕌 2. Khusyuk dalam Salat: Ruh Segala Amal

📖 QS. Al-Mu’minūn: 2

الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ

“Yaitu orang-orang yang khusyuk dalam salatnya.”

Khusyuk = hadir hati, tunduk jiwa, fokus total.

📖 Hadis Nabi ﷺ: أَوَّلُ مَا يُرْفَعُ مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ الْخُشُوعُ

“Perkara pertama yang diangkat dari umat ini adalah kekhusyukan.”
📚 HR. Thabrani

📌 Imam Al-Ghazali:

“Salat tanpa khusyuk ibarat tubuh tanpa ruh.”
📚 Ihya’ Ulumiddin

😄 Humor halus:

Badan di masjid, hati di pasar,
mulut baca Al-Fatihah,
pikiran: “Listrik belum dibayar…”


🗣️ 3. Menjauhi Perkara Sia-sia

📖 QS. Al-Mu’minūn: 3

وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ

“Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari hal yang tidak berguna.”

📖 Hadis: مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ

“Tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan yang tidak bermanfaat.”
📚 HR. Tirmidzi

📌 Ibnu Rajab Al-Hanbali:

“Lisan adalah timbangan iman.”
📚 Jami’ Ulum wal Hikam

😄 Humor zaman now:

Dulu laghw itu gosip di warung,
sekarang… scroll tanpa sadar dua jam.


💰 4. Zakat: Pembersih Jiwa dan Harta

📖 QS. Al-Mu’minūn: 4

وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ

“Dan orang-orang yang menunaikan zakat.”

📖 QS. At-Taubah: 103
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ

“Ambillah zakat dari harta mereka, untuk menyucikan mereka.”

📌 Imam Nawawi:

“Zakat membersihkan hati dari cinta dunia.”
📚 Al-Majmu’

😄 Humor reflektif:

Harta yang dizakati tidak berkurang,
yang tidak dizakati… sering hilang sendiri.


🔐 5. Menjaga Kehormatan Diri

📖 QS. Al-Mu’minūn: 5–7

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ

“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya…”

📖 Hadis: يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ

“Wahai para pemuda, siapa yang mampu hendaklah menikah.”
📚 HR. Bukhari & Muslim

📌 Ibnu Qayyim:

“Syahwat yang tidak dikendalikan akan merusak iman.”
📚 Al-Jawab Al-Kafi

😄 Humor lembut:

Mata itu jendela hati,
kalau kebanyakan nonton…
hatinya jadi kos-kosan syaitan.


🤝 6. Amanah dan Janji

📖 QS. Al-Mu’minūn: 8

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ

📖 Hadis: لَا إِيمَانَ لِمَنْ لَا أَمَانَةَ لَهُ

“Tidak sempurna iman orang yang tidak amanah.”
📚 HR. Ahmad

📌 Al-Qurthubi:

“Amanah adalah pondasi masyarakat.”
📚 Tafsir Al-Qurthubi


⏰ 7. Menjaga Salat Tepat Waktu

📖 QS. Al-Mu’minūn: 9

وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ

📖 Hadis: أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا

“Amal paling dicintai Allah adalah salat tepat waktu.”
📚 HR. Bukhari

😄 Humor realita:

Adzan jam 12:00
Salat jam 12:45
Alasannya: “Masih hangat ustaz…”


🏆 8. Warisan Tertinggi: Surga Firdaus

📖 QS. Al-Mu’minūn: 10–11

أُولَٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ ۝ الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ

📌 Ibnu Katsir:

“Firdaus adalah surga tertinggi.”
📚 Tafsir Ibnu Katsir

📖 Hadis: إِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ
📚 HR. Bukhari


🌱 9. Asal Usul Manusia & Kebesaran Allah (Ayat 12–20)

Ayat ini meruntuhkan kesombongan manusia:

  • Dari tanah
  • Air hina
  • Lalu mati
  • Lalu dibangkitkan

📌 Imam Asy-Syaukani:

“Siapa yang ingat asal dan akhirnya, ia tidak sombong.”
📚 Fathul Qadir

😄 Humor penutup bagian ini:

Kita sombong karena apa?
Bahan dasarnya saja air…


🌺 Penutup Hikmah

Surah ini mengajarkan:

  • Iman itu praktik
  • Ibadah itu akhlak
  • Keberuntungan itu akhirat

📖 QS. Al-Mu’minūn: 115

“Apakah kalian mengira Kami menciptakan kalian main-main?”


 

Tidak ada komentar