KEKUASAAN, ILMU, DAN UJIAN SYUKUR
“KEKUASAAN, ILMU, DAN UJIAN SYUKUR”
Tadabbur QS An-Naml: 21–40
🔹 PEMBUKAAN TEMA
Jamaah yang dirahmati Allah,
Surah An-Naml ayat 21–40 ini adalah pelajaran kepemimpinan, tauhid, dan adab menerima kebenaran.
Kisah ini mempertemukan:
- Nabi Sulaiman → Nabi + Raja
- Burung Hud-hud → Makhluk kecil tapi berani menyampaikan kebenaran
- Ratu Balqis → Penguasa besar tapi mau berpikir
- Ashif bin Barkhiya → Ilmu yang mengalahkan kekuatan
👉 Pesan besarnya:
Yang paling dekat kepada Allah bukan yang paling kuat, tapi yang paling tunduk.
🔹 1. DISIPLIN DAN KEADILAN DALAM KEPEMIMPINAN
(QS An-Naml: 21)
قَالَ لَأُعَذِّبَنَّهُ عَذَابًا شَدِيدًا أَوْ لَأَذْبَحَنَّهُ أَوْ لَيَأْتِيَنِّي بِسُلْطَانٍ مُّبِينٍ
“Sungguh aku akan mengazabnya dengan azab yang keras, atau benar-benar menyembelihnya, kecuali jika ia datang kepadaku dengan alasan yang jelas.”
🧠 Pelajaran:
- Nabi Sulaiman tegas, tapi adil
- Hukuman tidak langsung dijatuhkan
- Masih ada ruang klarifikasi
📚 Ibnu Katsir:
“Ini dalil bahwa pemimpin boleh tegas, namun wajib memberi kesempatan pembelaan.”
(Tafsir Ibnu Katsir, QS An-Naml:21)
😄 Humor ringan:
“Islam itu tegas, tapi bukan galak. Kalau galak terus, itu bukan Nabi Sulaiman… itu satpam parkiran salah mood.”
🔹 2. KEBENARAN BISA DATANG DARI ARAH TAK TERDUGA
(QS An-Naml: 22)
قَالَ أَحَطتُ بِمَا لَمْ تُحِطْ بِهِ
“Aku mengetahui sesuatu yang engkau belum mengetahuinya.”
📌 Seekor burung mengajari seorang Nabi & Raja.
📚 Al-Qurthubi:
“Allah mengajarkan bahwa ilmu tidak diukur dari kedudukan.”
(Tafsir Al-Qurthubi, 13/176)
😄 Humor:
“Kadang anak kecil lebih cepat ingatkan shalat daripada orang tuanya. Jangan bilang: ‘Kamu kecil, diam!’ — nanti yang kecil itu saksi kita di akhirat.”
🔹 3. BAHAYA SYIRIK & TIPU DAYA SETAN
(QS An-Naml: 24)
وَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ
“Setan menjadikan perbuatan mereka tampak indah…”
📌 Syirik sering muncul bukan dalam bentuk menakutkan, tapi menyenangkan
📚 Hasan Al-Basri:
“Setan tidak menyuruh maksiat secara langsung, tapi menghiasinya.”
📖 Hadis Nabi ﷺ:
إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنِ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ
(HR. Bukhari & Muslim)
“Sesungguhnya setan berjalan dalam diri manusia seperti aliran darah.”
🔹 4. TAUHID VS KEMEGAHAN DUNIA
(QS An-Naml: 26)
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
“Allah, tiada Tuhan selain Dia, Rabb pemilik Arsy yang agung.”
📌 Allah bandingkan:
- Arsy Balqis → megah tapi fana
- Arsy Allah → abadi & mutlak
📚 Fakhruddin Ar-Razi:
“Ayat ini meruntuhkan kebanggaan kekuasaan dunia.”
😄 Humor:
“Kalau singgasana Balqis saja bisa dipindah, apalagi kursi jabatan kita… pindahnya kadang bukan ke rumah, tapi ke grup ‘mantan pejabat’.”
🔹 5. DAKWAH TANPA AROGANSI
(QS An-Naml: 30–31)
إِنَّهُ مِن سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
📌 Surat Nabi Sulaiman:
- Dimulai dengan Bismillah
- Tidak menghina
- Tegas tapi santun
📚 Ibnu Taimiyah:
“Dakwah yang benar adalah yang paling dekat dengan rahmat.”
(Majmu’ Fatawa)
🔹 6. KEPEMIMPINAN BIJAK RABI BISU KEKUATAN
(QS An-Naml: 33–35)
Balqis tidak gegabah:
- Bermusyawarah
- Menguji dengan hadiah
- Tidak sombong
📚 Al-Mawardi:
“Pemimpin cerdas mengutamakan akal sebelum senjata.”
(Al-Ahkam As-Sulthaniyyah)
🔹 7. DUNIA TIDAK BISA MEMBELI KENABIAN
(QS An-Naml: 36)
أَتُمِدُّونَنِ بِمَالٍ
“Apakah kalian hendak menolongku dengan harta?”
📌 Nabi Sulaiman tidak silau harta
📖 Hadis Nabi ﷺ:
لَوْ كَانَتِ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ…
(HR. Tirmidzi)
“Seandainya dunia bernilai sayap nyamuk…”
😄 Humor:
“Hadiah terbesar bukan amplop, tapi hidayah. Amplop bisa habis, hidayah bisa menyelamatkan.”
🔹 8. ILMU LEBIH CEPAT DARI KEKUATAN
(QS An-Naml: 39–40)
📌 Ifrit → kuat
📌 Ashif → berilmu
قَبْلَ أَن يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ
“Sebelum matamu berkedip…”
📚 Ibnu Katsir:
“Ilmu tentang Allah lebih dahsyat daripada tenaga.”
🔹 9. PUNCAK AKHLAK: SYUKUR SAAT BERKUASA
(QS An-Naml: 40)
هَٰذَا مِن فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ
“Ini karunia Rabbku untuk mengujiku…”
📌 Nikmat itu ujian, bukan bukti Allah ridha
📖 Hadis:
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ…
(HR. Muslim)
“Semuanya baik bagi orang beriman…”
🔹 PENUTUP PESAN
Jamaah…
- Ilmu tanpa syukur → kesombongan
- Kuasa tanpa tauhid → kehancuran
- Nikmat tanpa taubat → istidraj
📌 Jalan selamat hanya satu:
Ilmu → Tawadhu → Syukur → Tunduk
📚 KITAB RUJUKAN
- Tafsir Ibnu Katsir
- Tafsir Al-Qurthubi
- Tafsir Ar-Razi
- Al-Ahkam As-Sulthaniyyah – Al-Mawardi
- Shahih Bukhari & Muslim
- Majmu’ Fatawa – Ibnu Taimiyah
Post a Comment