SAAT KEKUASAAN, ILMU, DAN HARTA MENJADI UJIAN

“SAAT KEKUASAAN, ILMU, DAN HARTA MENJADI UJIAN”

(Tadabbur QS An-Naml: 21–40)


🔹 PEMBUKAAN 

Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji hanya milik Allah…
Tuhan yang menggenggam kerajaan langit dan bumi…
Yang meninggikan siapa yang Dia kehendaki…
Dan merendahkan siapa yang Dia kehendaki…

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ…
Nabi yang datang bukan membawa singgasana…
Tapi membawa cahaya…

Jamaah yang dirahmati Allah…
Kadang kita mengira, yang besar itu selalu benar…
Yang kuat itu selalu menang…
Yang kaya itu pasti mulia…

Padahal…
Dalam Al-Qur’an…
Allah berkali-kali menghancurkan logika itu…

Malam ini…
Allah ajak kita menyelami satu kisah besar…
Tentang kekuasaan yang diuji…
Tentang ilmu yang mengalahkan kekuatan…
Tentang nikmat yang bisa menjerumuskan… atau menyelamatkan…


🔹 BAGIAN 1: KEPEMIMPINAN YANG TEGAS NAMUN ADIL 

Allah ceritakan Nabi Sulaiman…
Seorang Nabi…
Seorang Raja…
Yang menguasai manusia… jin… bahkan burung…

Ketika burung Hud-hud tidak hadir…
Nabi Sulaiman berkata:

“Sungguh aku akan mengazabnya dengan azab yang keras… atau menyembelihnya… kecuali jika ia datang dengan alasan yang jelas.”

Jamaah…
Ini bukan kezaliman…
Ini disiplin…

Tapi perhatikan…
Masih ada kata:
“kecuali jika…”

Artinya apa?
➡️ Keadilan selalu memberi ruang klarifikasi.

Islam tidak mengajarkan emosi…
Islam mengajarkan tanggung jawab…


🔹 BAGIAN 2: KEBENARAN BISA DATANG DARI YANG KECIL 

Hud-hud datang…
Seekor burung…
Makhluk kecil…

Tapi ia berkata dengan berani:

“Aku mengetahui sesuatu yang engkau belum mengetahuinya…”

Subhānallāh…

Jamaah…
Terkadang Allah kirim kebenaran…

  • lewat anak kecil…
  • lewat pasangan…
  • lewat orang yang kita anggap biasa…

Masalahnya bukan pada siapa yang bicara…
Tapi apakah hati kita mau mendengar...

Kesombongan seringkali bukan karena kita salah…
Tapi karena kita tidak mau dinasihati…


🔹 BAGIAN 3: SYIRIK YANG DIHIAS SETAN 

Hud-hud berkata:

“Aku dapati mereka menyembah matahari… dan setan menghiasi perbuatan mereka…”

Jamaah…
Syirik itu jarang datang dengan wajah menakutkan…
Ia datang dengan wajah indah…

  • Bangga harta
  • Bangga jabatan
  • Bangga prestasi
  • Bangga diri sendiri

Hingga lupa…
Semua itu dari Allah…

Setan tidak bilang: “Durhaka!”
Setan bilang: “Santai… semua orang juga begitu…”


🔹 BAGIAN 4: TAUHID VS SINGGASANA 

Allah lalu berfirman:

“Allah… tiada Tuhan selain Dia… Rabb pemilik Arsy yang agung…”

Allah sebut Arsy-Nya
Di tengah kisah singgasana Balqis

Seolah Allah berkata:
➡️ “Kekuasaanmu besar… tapi milik-Ku lebih besar.”

Singgasana manusia bisa dipindahkan…
Arsy Allah… tidak tergoyahkan…


🔹 BAGIAN 5: DAKWAH TANPA KESOMBONGAN 

Surat Nabi Sulaiman dibuka dengan:

“Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm”

Tidak ada makian…
Tidak ada hinaan…
Tidak ada ancaman berlebihan…

Jamaah…
Inilah dakwah para Nabi…

Tegas…
Tapi penuh adab…


🔹 BAGIAN 6: KEBIJAKAN SEORANG BALQIS 

Balqis tidak gegabah…
Ia bermusyawarah…
Ia berpikir…

Ia tahu:
Perang itu mudah dimulai…
Tapi sulit dihentikan…

Jamaah…
Islam memuliakan akal sehat…


🔹 BAGIAN 7: HARTA TIDAK BISA MEMBELI KEBENARAN 

Ketika hadiah dibawa…
Nabi Sulaiman berkata:

“Apakah kalian menolongku dengan harta?”

Seolah berkata:
➡️ “Aku tidak butuh dunia kalian…”

Jamaah…
Harta itu nikmat…
Tapi bukan alat tawar-menawar kebenaran…


🔹 BAGIAN 8: ILMU LEBIH CEPAT DARI KEKUATAN 

Ifrit jin berkata:
“Aku bisa bawa singgasana itu…”

Tapi seorang berilmu berkata:
“Aku lebih cepat…”

Dan…
Dalam sekejap…
Singgasana itu sudah di hadapan Nabi Sulaiman…

Ilmu yang terhubung kepada Allah…
Mengalahkan tenaga…


🔹 BAGIAN 9: PUNCAK AKHLAK — SYUKUR

Nabi Sulaiman berkata:

“Ini karunia Rabbku… untuk mengujiku… apakah aku bersyukur… atau kufur…”

Jamaah…

Bukan miskin yang paling berbahaya…
Tapi nikmat tanpa syukur…

Bukan jatuh yang menghancurkan…
Tapi berhasil lalu lupa Allah…


🤲 DOA 

Allāhumma yā Allāh…
Kami bersaksi…
Semua nikmat kami… dari-Mu…

Jika hari ini kami diberi harta…
Jangan jadikan ia sumber kesombongan…

Jika hari ini kami diberi jabatan…
Jangan jadikan ia sebab kezaliman…

Jika hari ini kami diberi ilmu…
Jangan jadikan ia alat merasa paling benar…

Ya Allah…
Jangan uji kami dengan nikmat yang menjauhkan kami dari-Mu…

Ya Allah…
Jadikan kami hamba-hamba yang bersyukur sebelum dicabut nikmat…

Jika Engkau beri kami dunia…
Jangan Engkau ambil akhirat kami…

Dan jika Engkau ambil dunia kami…
Jangan Engkau ambil iman kami…

Rabbana…
Tundukkan hati kami sebelum Engkau tundukkan kami…

Terimalah taubat kami…
Ampuni dosa kami…
Akhiri hidup kami dengan husnul khatimah…

Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn…



Tidak ada komentar