KESOMBONGAN KAUM KAFIR & KETEGUHAN PARA NABI


“KESOMBONGAN KAUM KAFIR & KETEGUHAN PARA NABI”


I. PEMBUKAAN: AL-QUR’AN DAN PENYAKIT KESOMBONGAN

🔹 Ayat 1

نٓ ۚ وَالْقُرْآنِ ذِي الذِّكْرِ

Artinya:
“Ṣād. Demi Al-Qur’an yang memiliki peringatan dan kemuliaan.”

🧠 Ulasan Ulama

  • Imam Ath-Thabari:

    “Dzī adz-dzikr” bermakna kitab yang mengandung nasihat, peringatan, dan kemuliaan.
    📚 Tafsir Ath-Thabari, juz 23

  • Imam Al-Qurthubi:
    Al-Qur’an disebut dzikr karena:

    1. Mengingatkan manusia
    2. Memuliakan orang yang mengamalkannya
      📚 Al-Jāmi’ li Ahkām al-Qur’ān

📌 Pelajaran:
Masalah orang kafir Mekah bukan kurang dalil, tapi terlalu sombong untuk tunduk.

😄 Humor ringan:

“Al-Qur’an itu jelas, Pak… yang kadang gelap itu hati kita. Bukan Qur’annya yang kurang terang, tapi lampu iman kita yang redup.”


II. SUMBER PENOLAKAN: SOMBONG & PERMUSUHAN

🔹 Ayat 2

بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ

Artinya:
“Sebenarnya orang-orang kafir itu berada dalam kesombongan dan permusuhan.”

🧠 Tafsir Ulama

  • Ibnu Katsir:
    ‘Izzah’ di sini bukan kemuliaan, tapi kesombongan palsu yang menolak kebenaran.
    📚 Tafsir Ibnu Katsir

📌 Aplikasi zaman sekarang:

  • Ada yang tidak mau ikut kajian karena:

    “Saya ini sudah senior.”

  • Ada yang tidak mau dinasihati karena:

    “Ustaznya lebih muda.”

😄 Humor:

“Kadang yang bikin orang jauh dari hidayah itu bukan setan, tapi… gengsi.”


III. SEJARAH SELALU BERULANG: AZAB DATANG SAAT TERLAMBAT

🔹 Ayat 3

كَمْ أَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ قَرْنٍ فَنَادَوْا وَلَاتَ حِينَ مَنَاصٍ

Artinya:
“Betapa banyak umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan; lalu mereka berteriak minta tolong, padahal bukan lagi waktu untuk lari.”

🧠 Tafsir

  • Az-Zamakhsyari:
    “Lāta ḥīna manāṣ” = waktu penyesalan yang tidak lagi berguna.
    📚 Al-Kasysyāf

📖 Dalil Sunnah Pendukung

قال رسول الله ﷺ:

“إن الله يقبل توبة العبد ما لم يغرغر”

Artinya:
“Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama nyawanya belum sampai di tenggorokan.”
📚 HR. Tirmidzi no. 3537

😄 Humor reflektif:

“Taubat itu jangan nunggu sinyal ‘last seen’. Kalau sudah ‘offline’, tamat.”


IV. MENOLAK KEBENARAN KARENA DATANG DARI ORANG BIASA

🔹 Ayat 4–5

وَعَجِبُوا أَنْ جَاءَهُمْ مُنْذِرٌ مِنْهُمْ

Artinya:
“Mereka heran karena datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari kalangan mereka sendiri.”

أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَهًا وَاحِدًا

Artinya:
“Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu satu Tuhan saja?”

🧠 Ulasan

  • Fakhruddin Ar-Razi:
    Penolakan bukan karena isi dakwah, tapi karena siapa yang menyampaikan.
    📚 Mafātīḥ al-Ghaib

😄 Humor:

“Kalau nasihat datang dari ustaz terkenal, diam.
Kalau dari tetangga, langsung: ‘Eh, jangan ngatur-ngatur!’”


V. ARGUMEN PALSU ORANG KAFIR

🔹 Ayat 7–8

مَا سَمِعْنَا بِهَذَا فِي الْمِلَّةِ الْآخِرَةِ

Artinya:
“Kami tidak pernah mendengar ini dalam agama yang terakhir.”

بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِنْ ذِكْرِي

Artinya:
“Sebenarnya mereka ragu terhadap peringatan-Ku.”

📌 Catatan penting:
Agama Nabi Isa juga tauhid, bukan trinitas.

📖 Dalil Al-Qur’an

وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ
(QS. Al-Māidah: 72)


VI. SIAPA YANG BERHAK MEMILIH NABI?

🔹 Ayat 9–10

أَمْ عِنْدَهُمْ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ

Artinya:
“Ataukah mereka memiliki perbendaharaan rahmat Tuhanmu?”

📌 Pelajaran:
Allah memilih Nabi bukan berdasarkan harta, jabatan, atau popularitas.

😄 Humor:

“Kalau kenabian pakai voting, yang menang mungkin… influencer.”


VII. SUNNAH ALLAH: PENENTANG NABI SELALU KALAH

🔹 Ayat 11–14

Disebutkan kaum:

  • Nuh
  • ‘Ad
  • Tsamud
  • Fir’aun
  • Luth
  • Syu’aib

إِنْ كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ

Artinya:
“Semua mereka mendustakan rasul-rasul, maka pantaslah azab-Ku.”

📚 Rujukan:

  • Tafsir Ibnu Katsir
  • Tafsir Al-Baghawi

VIII. TELADAN NABI DAUD: KUAT IBADAH & BIJAK MEMUTUSKAN

🔹 Ayat 17–20

اصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ

“Bersabarlah atas apa yang mereka katakan.”

📖 Hadis Pendukung

أَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ
(HR. Bukhari no. 1131)

Artinya:
“Puasa yang paling Allah cintai adalah puasa Nabi Daud.”

📌 Pelajaran:

  • Kuat ibadah
  • Kuat sabar
  • Kuat kepemimpinan

😄 Humor santun:

“Nabi Daud itu raja, tapi rajin ibadah.
Sekarang ada yang bukan raja… tapi sibuk sekali.”


IX. PENUTUP: INTI PESAN CERAMAH

  1. Penolakan terhadap kebenaran lahir dari kesombongan
  2. Sejarah adalah cermin
  3. Hidayah milik Allah
  4. Kesabaran adalah senjata para nabi

✨ DOA PENUTUP SINGKAT

اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه
“Ya Allah, tunjukkan kami kebenaran sebagai kebenaran dan karuniakan kami kemampuan untuk mengikutinya.”



Tidak ada komentar