Ketika Kebenaran Datang, Tetapi Hati Menutup Diri
“Ketika Kebenaran Datang, Tetapi Hati Menutup Diri”
I. Al-Qur’an Diturunkan untuk Mengingatkan, Bukan Memaksa
📖 Al-Isrā’ : 41
النَّصُّ العَرَبِيّ
وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِيَذَّكَّرُوا ۚ وَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا نُفُورًا
Terjemah
“Dan sungguh, telah Kami jelaskan dalam Al-Qur’an ini berbagai perumpamaan agar mereka mengambil pelajaran, tetapi hal itu tidak menambah kepada mereka selain semakin menjauh.”
🧠 Penjelasan Ulama
- Imam Al-Qurthubi:
Pengulangan peringatan dalam Al-Qur’an adalah rahmat, namun hati yang sakit justru semakin menjauh.
- Ibnu Katsir:
Al-Qur’an adalah obat; jika tidak menyembuhkan, itu karena hati menolaknya.
📌 Pesan Dakwah
Bukan kurangnya dalil yang membuat manusia sesat, tetapi kerasnya hati.
II. Tauhid Murni: Mustahil Ada Tuhan Selain Allah
📖 Al-Isrā’ : 42–43
النَّصُّ العَرَبِيّ
قُل لَّوْ كَانَ مَعَهُ آلِهَةٌ كَمَا يَقُولُونَ إِذًا لَّابْتَغَوْا إِلَىٰ ذِي الْعَرْشِ سَبِيلًا
سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يَقُولُونَ عُلُوًّا كَبِيرًا
Terjemah
“Katakanlah, sekiranya ada tuhan-tuhan selain Dia, niscaya mereka akan mencari jalan untuk mengalahkan Tuhan Pemilik ‘Arsy. Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka katakan.”
🧠 Komentar Ulama
- Fakhruddin Ar-Razi:
Jika tuhan lebih dari satu, niscaya alam hancur oleh perebutan kekuasaan.
- Imam Asy-Syafi’i:
Ketertiban alam adalah bukti keesaan Allah.
📌 Pesan Dakwah
Kehidupan kita hancur bukan karena Allah tidak adil, tetapi karena kita menyekutukan-Nya dalam hati: harta, jabatan, ego.
III. Seluruh Alam Bertasbih, Manusia Saja yang Membangkang
📖 Al-Isrā’ : 44
النَّصُّ العَرَبِيّ
تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ ۚ وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَٰكِن لَّا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ
Terjemah
“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada-Nya, tetapi kalian tidak memahami tasbih mereka.”
🧠 Ulasan Ulama
- Imam Al-Ghazali:
Segala sesuatu mengenal Allah dengan caranya, kecuali hati yang tertutup dosa.
- Hasan Al-Bashri:
Batu menangis karena takut kepada Allah, manusia justru tertawa dalam maksiat.
📌 Renungan Kalau alam tunduk, mengapa manusia merasa bebas tanpa Allah?
IV. Hijab Hati: Ketika Al-Qur’an Dibaca tapi Tak Menyentuh
📖 Al-Isrā’ : 45–46
النَّصُّ العَرَبِيّ
وَجَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَن يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا
Terjemah
“Kami jadikan penutup pada hati mereka agar tidak memahaminya dan sumbatan di telinga mereka.”
📜 Hadis Pendukung
النَّصُّ العَرَبِيّ
إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَذْنَبَ نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ
(HR. Tirmidzi)
Terjemah
“Jika seorang hamba berbuat dosa, maka dititikkan noda hitam di hatinya.”
📌 Pesan Dakwah Dosa kecil yang diremehkan akan menjadi hijab besar antara hati dan Al-Qur’an.
V. Mengingkari Kebangkitan: Penyakit Akal dan Kesombongan
📖 Al-Isrā’ : 49–52
النَّصُّ العَرَبِيّ
قُلْ كُونُوا حِجَارَةً أَوْ حَدِيدًا
Terjemah
“Katakanlah: Jadilah kalian batu atau besi.”
🧠 Penjelasan Ulama
- Ibnu Katsir:
Allah menantang logika manusia: apa pun bentuk kalian, kebangkitan pasti.
- Imam Ath-Thabari:
Mengingkari akhirat adalah akar kezaliman.
📌 Pesan Dakwah Orang yang tak yakin akhirat akan berani berbuat apa saja di dunia.
VI. Etika Dakwah: Ucapkan Kata yang Terbaik
📖 Al-Isrā’ : 53
النَّصُّ العَرَبِيّ
وَقُل لِّعِبَادِي يَقُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
Terjemah
“Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik.”
📜 Hadis Pendukung
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
(HR. Bukhari & Muslim)
📌 Pesan Dakwah Setan masuk lewat lisan, menghancurkan persaudaraan.
VII. Semua yang Disembah Selain Allah Juga Takut kepada-Nya
📖 Al-Isrā’ : 56–57
Terjemah Ringkas
Mereka yang kalian sembah itu sendiri mencari jalan mendekat kepada Allah.
🧠 Komentar Ulama
- Al-Qusyairi:
Bagaimana mungkin menyembah makhluk yang sama-sama berharap rahmat Allah?
📌 Renungan Jangan sandarkan hidup pada makhluk yang juga takut mati.
VIII. Isra’ Mi’raj dan Pohon Zaqqum: Ujian Iman
📖 Al-Isrā’ : 60
Pesan Utama
- Mukjizat bukan untuk hiburan
- Ancaman bukan untuk cerita
- Semua untuk menguji iman
🧠 Ibnu ‘Athaillah:
Banyak yang melihat tanda-tanda Allah, tetapi hanya sedikit yang beriman.
Penutup
📌 Al-Qur’an cukup jelas
📌 Dalil cukup terang
📌 Masalahnya bukan pada wahyu, tapi hati manusia
Hati yang tunduk akan diselamatkan
Hati yang sombong akan disesatkan
Post a Comment