Ketika Langit Bertasbih, Tapi Hati Manusia Membangkang

“Ketika Langit Bertasbih, Tapi Hati Manusia Membangkang”

Tafsir Ruhani Al-Isrā’ (41–60)


PEMBUKAAN 

الحمد لله رب العالمين
نحمده ونستعينه ونستغفره
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا

Ashhadu an lā ilāha illallāh…
wa ashhadu anna Muḥammadan ‘abduhū wa rasūluh…

Jamaah yang dimuliakan Allah…

Malam ini…
kita tidak sedang mengkaji ayat untuk orang lain
kita sedang dihadapkan ayat untuk hati kita sendiri

Karena boleh jadi…
Al-Qur’an sering kita dengar…
tetapi belum benar-benar kita biarkan masuk ke dalam jiwa


BAGIAN 1 — AL-QUR’AN DIJELASKAN, MANUSIA MENJAUH 

Allah berfirman:

وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِيَذَّكَّرُوا ۚ وَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا نُفُورًا

“Telah Kami jelaskan Al-Qur’an ini berulang-ulang…
tetapi tidak menambah mereka selain semakin lari…”

Jamaah…
Allah tidak pelit ayat
Allah tidak pelit peringatan

yang sering pelit itu hati kita sendiri

Ibnu Katsir berkata:

Al-Qur’an adalah obat. Jika tidak menyembuhkan, maka karena hati menolaknya.

Berapa kali kita dengar ayat tentang taubat…
tentang shalat…
tentang akhirat…

tapi…
kita tetap menunda…
tetap nyaman dengan dosa yang sama…


BAGIAN 2 — TAUHID: MUSTAHIL ADA DUA TUHAN 

لَوْ كَانَ مَعَهُ آلِهَةٌ…

“Seandainya ada tuhan selain Allah, niscaya mereka saling berebut kekuasaan…”

Fakhruddin Ar-Razi berkata:

Keteraturan alam adalah bukti mutlak keesaan Allah.

Kalau satu negara saja tidak bisa dipimpin dua presiden…
bagaimana alam semesta akan selamat dengan banyak tuhan?

Tapi jamaah…
meski lisan kita bertauhid
hati kita sering berhala

berhala harta
berhala jabatan
berhala gengsi
berhala manusia…

kita menyebut Allah…
tapi takut kehilangan dunia…


BAGIAN 3 — SELURUH ALAM BERTASBIH 

Allah berfirman:

وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ

“Tidak ada satu pun melainkan bertasbih memuji-Nya…”

Hasan Al-Bashri berkata:

Batu takut kepada Allah… manusia malah berani bermaksiat.

Gunung bertasbih…
laut bertasbih…
pohon bertasbih…

lalu…
siapa kita hingga lalai?


BAGIAN 4 — HIJAB HATI: AL-QUR’AN DIBACA, JIWA TERTUTUP 

وَجَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً…

“Kami tutup hati mereka agar tidak memahaminya…”

Rasulullah ﷺ bersabda:

Jika hamba berdosa, dititikkan noda hitam di hatinya…

Jamaah…
dosa kecil yang kita anggap biasa
perlahan menjadi tembok tebal

hingga…
ayat tak lagi menggetarkan
doa tak lagi meneteskan air mata

Bukan Al-Qur’an yang keras
tapi hati kita yang membatu


BAGIAN 5 — KEBANGKITAN: YANG DISANGKAL, YANG PASTI 

قُلْ كُونُوا حِجَارَةً أَوْ حَدِيدًا

“Jadilah batu atau besi…”

Allah menantang kesombongan manusia
apa pun bentukmu…
kamu akan kembali

Dan saat itu…
kita bangkit sambil memuji Allah
bukan karena taat…
tapi karena tidak bisa menolak

Orang yang lupa akhirat
akan berani menzalimi dunia


BAGIAN 6 — LISAN, SETAN, DAN PERPECAHAN 

قُولُوا الَّتِي هِيَ أَحْسَنُ

“Ucapkanlah yang terbaik…”

Setan paling senang bukan zina…
bukan khamr…
tapi kata yang menyakiti

Berapa keluarga hancur karena lisan
berapa ukhuwah retak karena komentar


BAGIAN 7 — ISRA’ MI’RAJ & POHON ZAQQUM: UJIAN IMAN 

Isra’ Mi’raj…
bukan dongeng
bukan cerita hiburan

tapi ujian iman

sebagian percaya
sebagian murtad

Begitu juga neraka…
pohon zaqqum…
bukan untuk menakut-nakuti berlebihan

tapi agar kita tidak bermain-main dengan dosa


PENUTUP

Jamaah…
Al-Qur’an sudah jelas
peringatan sudah lengkap

yang ditunggu Allah bukan bukti baru
tapi hati yang mau tunduk


DOA 

اللهم يا الله…
يا من تسبّح لك السماوات السبع والأرض…

يا الله…
jika seluruh alam tunduk…
jangan jadikan kami manusia yang paling keras hatinya…

اللهم لا تجعل القرآن حجةً علينا…
واجعله حجةً لنا…

Ya Allah…
jika hati kami tertutup oleh dosa…
bukalah dengan rahmat-Mu…

Ya Allah…
jangan jadikan kami orang yang mendengar ayat
tapi lari darinya…

jangan jadikan kami orang yang tahu kebenaran
tapi mencintai maksiat…

Ya Allah…
ingatkan kami sebelum Engkau membangkitkan kami…

ampuni kami sebelum Engkau menghisab kami…

lembutkan hati kami sebelum Engkau mengeraskannya…

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا
وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً

إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

وصلّى الله على سيدنا محمد
وعلى آله وصحبه أجمعين

والحمد لله رب العالمين



Tidak ada komentar