Ketika Langit dan Bumi Tidak Menangis: Pelajaran Besar dari Kaum Fir‘aun
“Ketika Langit dan Bumi Tidak Menangis: Pelajaran Besar dari Kaum Fir‘aun”
📖 Tafsir QS. Ad-Dukhān: 21–40
🟢 MUQADDIMAH (Pembuka Pesantren Banget)
الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا…
Hadirin rahimakumullah…
Kalau santri ngantuk itu biasa, tapi kalau hati ngantuk itu bahaya.
Santri tidur masih bisa dibangunin, hati mati susah di-ruqyah 😄
Malam ini kita ngaji ayat-ayat keras tapi menyadarkan, ayat tentang:
- Kezaliman Fir‘aun
- Nikmat dunia yang ditinggal sekejap
- Dan satu ayat yang bikin merinding:
👉 “Langit dan bumi tidak menangisi mereka”
🟢 1. Dakwah Ditolak, Nabi Tidak Balas Dendam
📖 QS. Ad-Dukhān: 21–22
🕋 Ayat
وَإِن لَّمْ تُؤْمِنُوا لِي فَاعْتَزِلُونِ
“Dan jika kalian tidak beriman kepadaku, maka biarkanlah aku.” (QS. Ad-Dukhān: 21)
فَدَعَا رَبَّهُ أَنَّ هَٰؤُلَاءِ قَوْمٌ مُّجْرِمُونَ
“Maka Musa berdoa kepada Rabb-nya: ‘Sesungguhnya mereka adalah kaum yang berdosa.’” (QS. Ad-Dukhān: 22)
📚 Tafsir Ulama
- Imam Al-Baghawi: Nabi Musa tidak meminta kehancuran di awal, hanya minta diselamatkan dari gangguan
- Ibnu Katsir: Doa Nabi itu terakhir, setelah semua pintu dakwah ditutup
📖 Tafsir Ibnu Katsir, juz 7
😄 Humor Pesantren
Santri kalau dakwah ditolak:
“Ya sudah, yang penting saya sudah setor hafalan.”
Nabi Musa: “Aku disakiti, tapi tetap adab… baru ngadu ke Allah.”
🟢 2. Allah Menolong dengan Cara yang Tidak Terduga
📖 QS. Ad-Dukhān: 23–24
🕋 Ayat
فَأَسْرِ بِعِبَادِي لَيْلًا إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ
“Maka berjalanlah pada malam hari dengan hamba-hamba-Ku, sesungguhnya kalian akan dikejar.”
وَاتْرُكِ الْبَحْرَ رَهْوًا ۖ إِنَّهُمْ جُندٌ مُّغْرَقُونَ
“Dan biarkanlah laut itu terbelah, sesungguhnya mereka adalah tentara yang akan ditenggelamkan.”
📚 Tafsir
- Al-Qurthubi: “رَهْوًا” = laut tetap terbelah, tidak langsung menutup
- Ini jebakan ilahi, Fir‘aun masuk dengan sombong
📖 Tafsir Al-Qurthubi, juz 16
😄 Humor
Fir‘aun lihat laut kebelah:
“MasyaAllah… mukjizat juga nih.”
Padahal itu jalan tol ke neraka 🚗🔥
🟢 3. Dunia Ditinggal Tanpa Tangisan
📖 QS. Ad-Dukhān: 25–29
🕋 Ayat Kunci
فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ
“Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka.”
📚 Tafsir Salaf
- Ali bin Abi Thalib:
“Orang beriman ditangisi dua tempat:
tempat sujudnya di bumi dan naiknya amal di langit.”
📖 Tafsir Ath-Thabari
🧠 Renungan
Kalau orang mati:
- Rumahnya kosong → biasa
- Kantornya kosong → dicari pengganti
- Masjidnya kosong → baru terasa
😄 Humor
Ada orang mati:
Dompetnya ditangisi ahli waris
Jabatan ditangisi staf
Tapi sajadahnya tidak kehilangan siapa-siapa
🟢 4. Nikmat Itu Ujian, Bukan Jaminan
📖 QS. Ad-Dukhān: 25–28
🕋 Ayat
كَمْ تَرَكُوا مِن جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
“Betapa banyak kebun dan mata air yang mereka tinggalkan.”
وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ
“Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain.”
📚 Tafsir
- Ibnu ‘Athiyyah: Dunia tidak loyal, ia hanya berpindah tangan
- Hasan Al-Bashri:
“Mereka tertipu karena nikmat yang ditunda azabnya.”
📖 Al-Muharrar Al-Wajiz
😄 Humor
Fir‘aun bangun istana:
“Ini untuk anak cucu.”
Allah bilang: “Iya… tapi anak cucu orang lain 😄”
🟢 5. Kesombongan Menghapus Nilai Manusia
📖 QS. Ad-Dukhān: 30–31
🕋 Ayat
إِنَّهُ كَانَ عَالِيًا مِّنَ الْمُسْرِفِينَ
“Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong dan melampaui batas.”
📜 Hadis Pendukung
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ
“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan walau seberat biji sawi.”
(HR. Muslim)
😄 Humor
Fir‘aun:
“Aku tuhanmu.”
Setan: “Wah… ini murid lebih jago dari gurunya.”
🟢 6. Hidup Bukan Main-Main
📖 QS. Ad-Dukhān: 38–40
🕋 Ayat
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَاعِبِينَ
“Kami tidak menciptakan langit dan bumi dengan bermain-main.”
📚 Tafsir
- Ar-Razi: Siapa yang hidup tanpa tujuan, sedang melawan hikmah penciptaan 📖 Tafsir Mafātih al-Ghaib
😄 Humor Penutup
Hidup ini serius:
- Salah jurusan bisa pindah
- Salah pasangan bisa cerai
- Salah kiblat hidup? Bisa celaka selamanya 😅
🟢 PENUTUP & NASIHAT
Kalau langit dan bumi menangis, itu karena amal.
Kalau langit dan bumi diam, itu karena hidup tanpa makna.
🤲 DOA PENUTUP (Ringkas tapi Dalam)
اللهم لا تجعلنا من الذين لا تبكي عليهم السماء والأرض…
Ya Allah, jangan jadikan kami manusia yang pergi tanpa bekas amal…
Post a Comment