Ketika Timbangan Curang Mengundang Murka Langit
“Ketika Timbangan Curang Mengundang Murka Langit”
(QS Asy-Syu‘arā’: 181–200)
🌑 PEMBUKAAN
الحمد لله…
الحمد لله الذي أمر بالعدل قبل أن يأمر بالعبادة…
الحمد لله الذي حرّم الظلم على نفسه…
ثم حرّمه بين عباده…
Shalawat dan salam untuk Nabi
yang bersabda:
اتَّقُوا الظُّلْمَ فَإِنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Takutlah kalian kepada kezaliman, karena kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat.”
(HR. Muslim)
Hadirin yang dirahmati Allah…
Malam ini bukan tentang orang lain…
Malam ini tentang timbangan kita masing-masing.
Bukan hanya timbangan di pasar…
tapi timbangan hati, amanah, jabatan, dan nafkah.
⚖️ BAGIAN I
DOSA YANG TERLIHAT KECIL, TAPI MEMBUNUH KEADILAN
أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ
“Sempurnakanlah takaran, dan jangan termasuk orang yang merugikan.”
Allah tidak berkata:
“Perbanyaklah shalat dulu…”
“Perbanyaklah puasa dulu…”
Tapi Allah berkata:
➡️ Sempurnakan takaran!
Karena ibadah tanpa kejujuran adalah bangunan tanpa pondasi.
Hari ini…
orang mencuri satu dua rupiah dianggap biasa
asal rame-rame
Padahal…
satu rupiah yang haram
bisa mematikan doa satu keluarga
Jamaah…
Dulu curang itu pakai batu di timbangan…
Sekarang:
- Timbangan pakai Excel
- Laporan pakai copy–paste
- Absen pakai titip nama
Teknologinya maju…
tapi kejujurannya mundur 😅
🔥 BAGIAN II
KEZALIMAN EKONOMI = KEZALIMAN MASSAL
وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ
“Jangan kalian kurangi hak manusia sedikit pun.”
Hadirin…
Mengurangi gaji
memotong hak
memperlambat upah
menahan honor
mengulur pembayaran
➡️ semuanya dosa ekonomi
Dan dosa ekonomi…
tidak hanya menzalimi satu orang
tapi merusak sistem hidup
📚 Ibnu Katsir:
“Kecurangan adalah pintu runtuhnya kepercayaan dan sebab kehancuran negeri.”
Berapa banyak keluarga menangis
karena haknya dipotong…
sementara pelakunya tidur nyenyak
dengan perut kenyang?
☀️ BAGIAN III
SAAT NASIHAT DITANTANG, AZAB DATANG DENGAN “KENYAMANAN”
Kaum Nabi Syuaib berkata:
“Kalau kau benar, jatuhkan azab!”
Allah jawab…
Bukan dengan petir
bukan dengan gempa
tapi dengan awan yang menaungi
Panas terik…
lalu awan datang…
mereka berkumpul…
merasa aman…
💥
turun api dari langit
📌 Pelajaran besar:
Tidak semua yang nyaman itu rahmat
Tidak semua yang sejuk itu aman
⚔️ BAGIAN IV
KEZALIMAN EKONOMI MEMBUNGKAM KEBENARAN
Ketika Nabi Syuaib menasihati…
mereka tidak membantah isinya
tapi menyerang orangnya:
- “Kamu cuma manusia”
- “Kamu kena sihir”
- “Kamu pembohong”
Hadirin…
Inilah ciri orang zalim:
➡️ tidak mau memperbaiki sistem,
tapi sibuk membungkam suara
Hari ini pun sama:
- Yang jujur disebut “naif”
- Yang adil dianggap “mengganggu”
- Yang korup disebut “pintar”
📖 BAGIAN V
AL-QUR’AN TURUN, TAPI HATI MENOLAK DIATUR
Al-Qur’an turun jelas
bahasanya jelas
maknanya jelas
Tapi Allah berfirman:
Kami masukkan penolakan itu ke dalam hati orang-orang berdosa
📌 Ibnu Qayyim:
“Harta haram menutup telinga hati dari kebenaran.”
Makanya…
- Ayat dibaca, tapi tak menggetarkan
- Nasihat didengar, tapi tak mengubah
- Doa dipanjatkan, tapi terasa hampa
🌙 PENUTUP
Hadirin…
Kalau malam ini dada terasa sempit
itu bukan karena ceramah keras
tapi karena Allah sedang mengetuk
Jangan tunggu azab berbentuk “awan nyaman”
jangan tunggu kezaliman diwariskan ke anak-anak
jangan tunggu doa tidak lagi naik ke langit
📌 Perbaiki timbangan sebelum ditimbang
DOA
اللهم يا عدل يا حكم…
Kami datang kepada-Mu
dengan tangan kosong
dan timbangan yang sering curang…
Ya Allah…
ampuni dosa-dosa kami
dalam harta yang tidak jujur
dalam nafkah yang bercampur syubhat
dalam hak orang lain yang pernah kami tahan…
Ya Allah…
jika masih ada kezaliman dalam usaha kami
hancurkanlah kezaliman itu
sebelum Engkau hancurkan hidup kami karenanya…
Ya Allah…
bersihkan rezeki kami
meski sedikit
asal halal dan berkah…
Jangan Engkau tukar
keuntungan sesaat
dengan murka-Mu yang dahsyat…
Ya Allah…
selamatkan negeri kami
dari sistem yang menormalisasi kecurangan
dari pemimpin yang zalim
dan dari rakyat yang diam terhadap kezaliman…
Ya Allah…
jadikan kami hamba-hamba
yang jujur dalam timbangan
adil dalam muamalah
dan bersih dalam harta…
وصلّى الله على سيدنا محمد
وعلى آله وصحبه أجمعين
والحمد لله رب العالمين
Post a Comment