KUNCI SURGA MUSLIMAH. Empat Amal Ringan, Surga dari Pintu Mana Saja
KUNCI SURGA MUSLIMAH
Empat Amal Ringan, Surga dari Pintu Mana Saja
PEMBUKAAN
الحمد لله رب العالمين…
نحمده ونستعينه ونستغفره…
ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا…
Jamaah yang dimuliakan Allah…
Muslimah yang dirahmati Allah…
Malam ini…
kita tidak berbicara tentang dunia…
kita berbicara tentang akhir perjalanan hidup kita.
Tentang tempat pulang yang tidak ada sakit…
tidak ada air mata…
tidak ada rasa takut…
Tempat yang Allah siapkan bagi hamba-hamba-Nya yang taat…
Surga…
Tapi dengarkan baik-baik…
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Aku melihat neraka, dan kebanyakan penghuninya adalah wanita.”
Bukan karena Allah zalim…
Bukan karena Islam membenci wanita…
Tetapi karena banyak wanita meremehkan kunci keselamatan dirinya sendiri…
HADIS KUNCI SURGA MUSLIMAH
Rasulullah ﷺ bersabda:
«إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا، وَصَامَتْ شَهْرَهَا، وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا، وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا، دَخَلَتِ الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَتْ»
“Jika seorang wanita menjaga shalatnya…
berpuasa di bulan Ramadhan…
menjaga kehormatannya…
dan menaati suaminya…
ia masuk surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki…”
Empat…
bukan empat puluh…
bukan empat ratus…
Empat yang mampu dilakukan siapa saja…
KUNCI PERTAMA: MENJAGA SHALAT
Allah bertanya kepada penghuni neraka:
مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ؟
“Apa yang menyeret kalian ke neraka?”
Mereka menjawab:
قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ
“Kami dahulu… tidak termasuk orang yang shalat…”
Bukan zina dulu…
bukan riba dulu…
bukan durhaka dulu…
Yang pertama disebut: MENINGGALKAN SHALAT
KISAH NYATA – IBU RUMAH TANGGA & SHALAT
Ada seorang ibu…
anaknya tiga…
urus dapur, suami, cucian…
Suatu hari ia berkata:
“Ustadz… saya capek…
kadang shalat saya akhir waktu…
bahkan kadang tertinggal…”
Ustadz itu berkata pelan:
“Bu…
jika ibu meninggal saat menggoreng ikan…
lalu ditanya Allah:
‘Kenapa engkau tinggalkan shalat?’
Apakah Allah terima jawaban:
‘Karena minyak panas, ya Rabb…?’”
Sejak hari itu…
ibu itu shalat di awal waktu…
ia berkata:
“Subhanallah…
urusan rumah justru lebih mudah…”
PESAN
Wahai muslimah…
shalat bukan sisa waktu…
shalat penentu hidup dan mati
Dapur bisa menunggu…
anak bisa menangis sebentar…
tapi adzan adalah panggilan Allah…
KUNCI KEDUA: PUASA RAMADHAN
Puasa bukan sekadar lapar…
puasa adalah tameng dari neraka
Rasulullah ﷺ bersabda:
«الصِّيَامُ جُنَّةٌ»
“Puasa adalah perisai…”
Di surga ada pintu Ar-Rayyan…
khusus orang yang berpuasa…
Masalahnya bukan puasa Ramadhan…
tapi hutang puasa yang dilupakan…
KISAH NYATA – HUTANG PUASA
Seorang wanita wafat mendadak…
setelah dikuburkan…
anaknya menemukan catatan kecil:
“Puasa Ramadhan 17 hari belum terganti…”
Anaknya menangis:
“Seandainya ibu masih hidup sehari saja…”
Jamaah…
hutang kepada manusia bisa dimaafkan…
tapi hutang kepada Allah harus dibayar…
KUNCI KETIGA: MENJAGA KEHORMATAN
Allah berfirman:
فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِّلْغَيْبِ
Wanita shalihah…
menjaga dirinya…
Di zaman ini…
kehormatan digadaikan atas nama:
“bebas”, “maju”, “modern”…
Padahal Islam tidak memenjarakan wanita…
Islam memuliakan wanita
KISAH NYATA – TAUBAT SEORANG WANITA
Seorang wanita berkata sambil menangis:
“Ustadz…
dulu saya bangga membuka aurat…
dipuji…
difoto…
diperhatikan…”
“Tapi setiap malam…
saya menangis…
kosong…”
Suatu malam ia bermimpi…
ia berdiri telanjang di hadapan manusia…
tak bisa menutupi apa pun…
Ia bangun sambil berteriak:
“Ya Allah… aku ingin pulang…”
Hari ini…
ia berjilbab syar’i…
dan berkata:
“Baru sekarang aku merasa terhormat…”
KUNCI KEEMPAT: MENAATI SUAMI
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Jika aku boleh memerintahkan seseorang sujud kepada selain Allah,
niscaya aku perintahkan istri sujud kepada suaminya.”
Bukan merendahkan wanita…
tapi meninggikan derajat ketaatan
Ridha suami…
jalan cepat menuju surga…
PENEGASAN AKHIR
Empat kunci ini…
jika dikumpulkan…
➡️ Shalat terjaga
➡️ Puasa ditunaikan
➡️ Kehormatan dipelihara
➡️ Suami ditaati dalam kebaikan
Surga bukan mimpi…
tapi janji Allah
DOA
اللهم يا الله…
يا أرحم الراحمين…
Jika selama ini shalat kami lalai…
ampuni kami ya Allah…
Jika puasa kami penuh hutang…
jangan Engkau wafatkan kami sebelum Engkau lunasi…
Jika kehormatan kami pernah tercemar…
tutuplah aib kami dunia dan akhirat…
Ya Allah…
jadikan kami wanita yang Engkau cintai…
yang Engkau banggakan di hadapan malaikat…
Ya Allah…
jangan jadikan kami penghuni neraka…
jadikan kami wanita yang masuk surga…
dari pintu mana saja yang Engkau ridai…
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا
وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً…
آمين… آمين… آمين…
Post a Comment