SERUAN KESELAMATAN YANG DITOLAK MANUSIA
“SERUAN KESELAMATAN YANG DITOLAK MANUSIA”
Tadabbur QS Ghāfir: 41–60
🔹 PEMBUKAAN
Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh…
Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Segala puji hanya milik Allah, yang masih memberi kita napas…
yang masih menahan ajal kita…
yang masih membuka pintu taubat,
padahal dosa kita sering lebih rajin daripada ibadah kita…
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ,
yang kalau bukan karena beliau…
mungkin kita sudah tersesat sejauh-jauhnya…
Hadirin yang dimuliakan Allah…
Malam ini bukan malam biasa.
Ini malam untuk bercermin,
malam untuk mendengar jeritan ayat,
malam untuk bertanya jujur kepada diri sendiri:
“Aku ini sedang berjalan ke surga… atau pelan-pelan menuju neraka?”
🔹 AYAT 41–42: SERUAN KESELAMATAN YANG DITERTAWAKAN
📖 Teks Ayat
وَيَا قَوْمِ مَا لِي أَدْعُوكُمْ إِلَى النَّجَاةِ وَتَدْعُونَنِي إِلَى النَّارِ
“Wahai kaumku, mengapa aku menyeru kalian kepada keselamatan, tetapi kalian menyeru aku ke neraka?” (QS Ghāfir: 41)
تَدْعُونَنِي لِأَكْفُرَ بِاللَّهِ… وَأَنَا أَدْعُوكُمْ إِلَى الْعَزِيزِ الْغَفَّارِ
“…padahal aku menyeru kalian kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS Ghāfir: 42)
📌 Ulasan Ulama
📚 Tafsīr Ibn Kathīr:
Ayat ini adalah jeritan seorang mukmin yang minoritas, sendirian melawan arus kebatilan.
📚 Al-Qurṭubī:
Keselamatan (النجاة) bukan sekadar selamat di dunia, tapi selamat dari murka Allah di akhirat.
Hadirin…
Hari ini seruan kebaikan sering dianggap kuno.
Yang ngajak shalat dibilang sok alim.
Yang ngajak hijrah dibilang fanatik.
Lucunya…
Yang ngajak maksiat disebut asik.
Yang ngajak dosa disebut gaul.
Padahal…
yang ngajak shalat itu ngajak ke surga,
yang ngajak maksiat itu ngajak ke neraka,
tapi entah kenapa…
neraka sekarang lebih laku promosinya.
🔹 AYAT 43–46: TIPU DAYA DUNIA & AZAB FIR‘AUN
📖 Ayat
لاَ جَرَمَ أَنَّمَا تَدْعُونَنِي إِلَيْهِ لَيْسَ لَهُ دَعْوَةٌ… (QS Ghāfir: 43)
فَوَقَاهُ اللَّهُ سَيِّئَاتِ مَا مَكَرُوا… (QS Ghāfir: 45)
النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا (QS Ghāfir: 46)
📌 Komentar Ulama
📚 Tafsīr Aṭ-Ṭabarī:
Ayat ini dalil azab kubur—pagi dan petang sebelum kiamat.
📚 Imam Nawawī (Syarḥ Muslim):
Azab kubur adalah hak, dan ditampakkan kepada ruh sebelum hari hisab.
Hadirin…
Fir‘aun itu bukan bodoh.
Dia cerdas, kaya, berkuasa.
Tapi sombongnya lebih besar dari akalnya.
Sekarang…
Fir‘aun tidak mati.
Dia hanya berganti baju:
- Kesombongan akademik
- Kesombongan jabatan
- Kesombongan follower
Dan semua itu…
tidak bisa menahan api kubur.
🔹 AYAT 47–50: SALING MENYALAHKAN DI NERAKA
📖 Ayat
إِذْ يَتَحَاجُّونَ فِي النَّارِ… (QS Ghāfir: 47)
مَا دُعَاءُ الْكَافِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَالٍ (QS Ghāfir: 50)
📌 Hadis Pendukung
“Setiap jiwa tergadai oleh apa yang ia lakukan.”
(HR. Tirmidzi)
Di neraka…
tidak ada:
❌ ketua
❌ ustaz idola
❌ pemimpin karismatik
Yang ada hanya kalimat:
“Aku salah sendiri…”
Yang dulu bilang:
“Ikut aja rame-rame…”
Sekarang dengar jawaban:
“Semua masuk neraka, bro.”
Di dunia katanya solid,
di neraka… masing-masing urus sendiri.
🔹 AYAT 51–55: JANJI KEMENANGAN & PERINTAH ISTIGHFAR
📖 Ayat
إِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا… (QS Ghāfir: 51)
فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ… (QS Ghāfir: 55)
📌 Ulasan Ulama
📚 Ibn Rajab al-Ḥanbalī:
Kemenangan tidak selalu berupa dunia, tapi keselamatan iman.
Sabar itu bukan kalah.
Sabar itu menunda bahagia demi bahagia yang lebih kekal.
Istighfar bukan karena Nabi berdosa…
tapi mengajari kita rendah hati.
🔹 AYAT 56–60: PINTU DOA MASIH TERBUKA
📖 Ayat
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ (QS Ghāfir: 60)
📌 Hadis
“Doa adalah inti ibadah.”
(HR. Tirmidzi)
Selama dada masih naik turun…
selama mata masih bisa menangis…
Allah belum menutup pintu.
Yang bahaya itu bukan dosa…
tapi merasa tidak butuh ampunan.
🤲 DOA
Allāhumma yā Allah…
Kami datang dengan dosa yang tidak terhitung…
Kami pulang dengan harap yang tidak terbatas…
Jika hari ini Engkau menutup pintu taubat…
maka ke mana lagi kami harus pulang, ya Allah?
Ya Allah…
jangan wafatkan kami dalam kesombongan…
jangan bangkitkan kami dalam kehinaan…
Masukkan kami ke dalam golongan
yang Engkau panggil:
“ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ”
Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn…
Post a Comment