10 KARAKTER PRIBADI MUSLIM SEJATI
🎤 MIMBAR 90 MENIT
10 KARAKTER PRIBADI MUSLIM SEJATI
🌅 BAGIAN 1 — PEMBUKAAN
Alhamdulillāhi Rabbil ‘Ālamīn…
Jamaah yang dirahmati Allah…
Kita hidup di zaman yang aneh.
Masjid megah… tapi hati gelisah.
Pengajian ramai… tapi maksiat merajalela.
Status Islami… tapi akhlak sulit dicari.
Pertanyaan besar malam ini:
Apakah kita benar-benar Muslim sejati… atau hanya Muslim karena lingkungan?
Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ
“Wahai orang-orang yang beriman, berimanlah kepada Allah…”
(QS. An-Nisa: 136)
Ibnu Katsir menjelaskan: ayat ini perintah untuk memperbaharui dan menyempurnakan iman¹.
Artinya…
Sudah beriman saja belum cukup.
Harus ditingkatkan.
🌊 BAGIAN 2 — REALITA & MUHASABAH
Coba kita jujur…
✔ Shalat ada… tapi khusyuknya ke mana?
✔ Ngaji ada… tapi berubahnya sedikit?
✔ Sedekah ada… tapi riya’ masih tersisa?
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمُ الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ
قَالُوا: وَمَا الشِّرْكُ الْأَصْغَرُ؟
قَالَ: الرِّيَاءُ“Yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil.”
Para sahabat bertanya: “Apa itu?”
Beliau menjawab: “Riya’.”
(HR. Ahmad)
Kadang kita takut miskin…
Tapi tidak takut amal hangus.
Kadang kita takut kehilangan jabatan…
Tapi tidak takut kehilangan iman.
🔥 BAGIAN 3 — 10 KARAKTER MUSLIM SEJATI (35 MENIT)
1️⃣ SALIIMUL ‘AQIIDAH (Bersih Aqidahnya)
الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ
“Yang tidak mencampuradukkan iman dengan syirik.”
(QS. Al-An‘am: 82)
Tauhid itu harga mati.
Masih percaya jimat?
Masih yakin hari sial?
Masih takut makhluk lebih dari takut Allah?
Itu alarm bahaya.
2️⃣ SHAHIHUL ‘IBADAH
مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
“Amal tanpa tuntunan tertolak.”
(HR. Muslim)
Ibadah itu bukan feeling.
Bukan “yang penting niatnya baik”.
Kalau begitu, orang mau shalat Maghrib 5 rakaat juga bisa bilang niatnya baik 😄
Tapi tetap salah.
3️⃣ MATIINUL KHULUQ
وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ
(QS. Al-Qalam: 4)
Akhlak adalah wajah Islam.
Lucunya…
Ada yang rajin tahajud…
Tapi kalau disalip di jalan langsung keluar “doa laknat versi knalpot racing.” 😄
Akhlak itu terlihat ketika marah.
4️⃣ QAWIYYUL JISMI
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ
(HR. Muslim)
Islam tidak mengajarkan umatnya lemah.
Kalau bangun tahajud kalah cepat dari bangun notifikasi diskon 70%, berarti ada yang salah 😄
5️⃣ MUTSAQQOFUL FIKRI
قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ
(QS. Az-Zumar: 9)
Ilmu itu cahaya.
HP dicas tiap hari…
Iman tidak pernah dicas.
6️⃣ MUJAHADATUN LINAFSIHI
إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ
(QS. Yusuf: 53)
Musuh terbesar bukan tetangga.
Bukan pesaing.
Tapi nafsu dalam dada.
7️⃣ HARISHUN ‘ALA WAQTIHI
وَالْعَصْرِ
(QS. Al-‘Ashr: 1)
Waktu berjalan…
Umur berkurang…
Kubur semakin dekat…
8️⃣ NAFI‘UN LIGHAIRIHI
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
Hidup itu bukan cuma “aku”.
Tapi “apa manfaatku”.
9️⃣ MUNAZHZHAMUN FII SYU’NIHI
Allah mencintai keteraturan.
Hidup berantakan… hati pun ikut berantakan.
🔟 QAADIRUN ‘ALAL KASBI
لَأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ حَبْلَهُ
(HR. Bukhari)
Islam mengajarkan kemuliaan bekerja.
Jangan jadi Muslim yang kuat posting…
Tapi lemah berjuang 😄
🌒 BAGIAN 4 — PUNCAK RENUNGAN
Saudaraku…
Suatu hari…
Kita akan dibaringkan.
Sendirian.
Tanpa jabatan.
Tanpa keluarga.
Hanya amal.
Rasulullah ﷺ bersabda:
يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلَاثٌ
“Tiga yang mengikuti jenazah…”
(HR. Bukhari & Muslim)
Yang tinggal hanya amal.
Saat itu…
Tidak ada edit ulang.
Tidak ada kesempatan kedua.
🌙 BAGIAN 5 — DOA
Ya Allah…
Kami datang malam ini membawa dosa.
Dosa yang mungkin kami lupa…
Tapi Engkau tidak pernah lupa.
Ya Allah…
Berapa kali Engkau panggil kami dengan adzan…
Tapi kami lebih cepat menjawab panggilan dunia.
Ya Allah…
Berapa kali Engkau bangunkan kami untuk tahajud…
Tapi kami tarik selimut dan berkata “lima menit lagi…”
Ya Allah…
Ampuni kami…
اللهم اغفر لنا ذنوبنا
وكفر عنا سيئاتنا
وتوفنا مع الأبرار
Ya Allah…
Jika malam ini adalah malam terakhir kami…
Jangan Engkau cabut nyawa kami kecuali dalam keadaan husnul khatimah.
Ya Allah…
Bersihkan aqidah kami…
Luruskan ibadah kami…
Lembutkan akhlak kami…
Ya Allah…
Kami takut neraka-Mu…
Tapi amal kami belum pantas untuk surga-Mu…
Ya Allah…
Jika Engkau tidak ampuni kami…
Kepada siapa lagi kami meminta?
Ya Allah…
Jangan Engkau hukum kami karena kelalaian kami…
Jangan Engkau tutup pintu taubat untuk kami…
Ya Allah…
Anak-anak kami… jaga imannya…
Keluarga kami… lindungi dari fitnah zaman…
Ya Allah…
Jadikan kami Muslim sejati…
Bukan hanya Muslim di KTP…
Bukan hanya Muslim saat Ramadhan…
اللهم اجعل خير أعمالنا خواتيمها
وخير أيامنا يوم لقائك
Ya Allah…
Saat kami masuk kubur nanti…
Lapangkan…
Terangkan…
Tempatkan kami bersama Nabi-Mu Muhammad ﷺ…
آمين يا رب العالمين
🎤 PENUTUP
Saudaraku…
Jangan tunggu tua untuk berubah.
Jangan tunggu sakit untuk taubat.
Jangan tunggu mati untuk sadar.
Mari pulang malam ini…
Dengan hati baru.
Dengan tekad baru.
Menjadi Muslim sejati.
Wallahu a‘lam bish-shawab.
Post a Comment