AL-WALA’ WAL BARA’ – SIKAP HIDUP TAUHID PARA NABI
AL-WALA’ WAL BARA’ – SIKAP HIDUP TAUHID PARA NABI
1️⃣ MUQADDIMAH: INTI DAKWAH PARA NABI
Jamaah rahimakumullah…
Inti dakwah seluruh Nabi dari Adam sampai Muhammad ﷺ sama, tidak berubah, tidak direvisi:
📖 QS An-Nahl: 36
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
“Sungguh Kami telah mengutus pada setiap umat seorang rasul: Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut.”
👉 Dua kalimat:
- Sembahlah Allah → Al-Wala’
- Jauhi thaghut → Al-Bara’
📚 Ibnu Katsir:
“Inilah inti tauhid: menetapkan ibadah hanya untuk Allah dan mengingkari selain-Nya.”
(Tafsir Ibnu Katsir)
☝️ Jadi sejak awal Islam bukan agama netral.
Islam jelas berpihak.
(Humor ringan)
Kalau ada yang bilang, “Islam itu fleksibel, semua agama sama,”
itu seperti bilang obat dan racun sama-sama cair, jadi fungsinya sama 😄
2️⃣ BAHAYA MENYIMPANG DARI TAUHID
Allah mengingatkan dengan sangat tegas:
📖 QS An-Nisa: 48
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ
“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik.”
📖 QS An-Nisa: 116
“Dan Dia mengampuni dosa selain syirik bagi siapa yang Dia kehendaki.”
📚 Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab:
“Syirik adalah pembatal seluruh amal, meski pelakunya rajin ibadah.”
(Kitab Tauhid)
📖 QS Muhammad: 19
فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ
“Ketahuilah, tidak ada ilah selain Allah.”
📚 Al-Qurthubi:
“Kerusakan manusia berawal dari ketidaktahuan makna tauhid.”
(Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an)
(Humor reflektif)
Banyak orang hafal password HP tapi lupa makna Laa ilaha illallah.
Padahal yang satu cuma buka layar, yang satu buka surga 😄
3️⃣ CONTOH DAKWAH PARA NABI: BARA SEBELUM WALA
📖 QS Al-A’raf: 59
يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ
📖 QS Al-A’raf: 65, 73, 85
(Nabi Hud, Shalih, Syu’aib – redaksi sama)
👉 Pola dakwah Nabi:
- Mengingkari ilah selain Allah (bara)
- Menetapkan ibadah kepada Allah (wala)
📚 Ibnu Taimiyah:
“Tauhid tidak sah tanpa bara dan wala sekaligus.”
(Majmu’ Fatawa)
4️⃣ HADITS: IKATAN IMAN TERKUAT
📜 Rasulullah ﷺ bersabda:
أَوْثَقُ عُرَى الْإِيمَانِ الْحُبُّ فِي اللَّهِ وَالْبُغْضُ فِي اللَّهِ
“Ikatan iman yang paling kuat adalah mencintai karena Allah dan membenci karena Allah.”
(HR. Ahmad, hasan)
📜 Hadits lain:
“Barangsiapa mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan melarang karena Allah, maka sungguh ia telah menyempurnakan iman.”
(HR. Abu Dawud)
📚 Al-Manawi:
“Bukan perasaan pribadi, tapi sikap akidah.”
(Faidul Qadir)
☝️ Jadi bukan soal benci orangnya,
tapi membenci kekufuran dan kesyirikannya.
(Humor aman)
Kalau dokter benci virus, bukan berarti dia benci pasien 😄
Justru karena cinta pasien, virusnya dibenci.
5️⃣ TELADAN NABI IBRAHIM: BARA YANG TEGAS
📖 QS Al-Mumtahanah: 4
إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ
“Kami berlepas diri dari kalian dan dari apa yang kalian sembah selain Allah.”
📖 QS Asy-Syu’ara: 77
إِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِي إِلَّا رَبَّ الْعَالَمِينَ
“Sesungguhnya mereka adalah musuhku kecuali Rabb semesta alam.”
📖 QS Al-Anbiya: 57–58
Nabi Ibrahim menghancurkan berhala-berhala kaumnya.
📚 Ibnu Katsir:
“Ini sesuai zamannya. Pada zaman Rasulullah, penghancuran dimulai dari akidah dan fikrah.”
(Tafsir Ibnu Katsir)
📖 Setelah Fathu Makkah, 360 berhala dihancurkan.
(Humor sejarah)
Berhala itu banyak, tapi akalnya satu:
tidak bisa nolong diri sendiri 😄
6️⃣ BARA BUKAN KEZALIMAN, TAPI SIKAP IMAN
📖 QS At-Taubah: 1
بَرَاءَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ
“Pernyataan berlepas diri dari Allah dan Rasul-Nya…”
📖 QS Al-Mujadilah: 22
“Engkau tidak akan mendapati kaum beriman mencintai orang yang memusuhi Allah…”
📚 Contoh sahabat (di medan perang):
- Abu ‘Ubaidah vs ayahnya
- Umar vs pamannya
📚 An-Nawawi:
“Semua terjadi dalam konteks jihad, bukan urusan pribadi.”
(Syarh Muslim)
7️⃣ WALA KEPADA ALLAH: LOYALITAS MUTLAK
📖 QS Al-Baqarah: 165
“Adapun orang beriman, sangat mencintai Allah.”
📖 QS At-Taubah: 24
“Jika bapak, anak, harta lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya…”
📖 QS Al-Ma’idah: 55–56
“Wali kalian hanyalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman…”
📖 QS An-Nisa: 59
“Taatilah Allah, Rasul dan ulil amri dari kalangan kalian.”
📚 Ibnu Rajab:
“Wala adalah fondasi persaudaraan iman.”
(Jami’ Ulum wal Hikam)
(Humor ringan)
Follow IG bisa unfollow,
tapi wala kepada Allah tidak ada tombol unsubscribe 😄
8️⃣ IKHLAS = MENGHANCURKAN & MEMBANGUN
📖 QS Al-Bayyinah: 5
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ
“Mereka hanya diperintah beribadah dengan ikhlas.”
📖 QS Az-Zumar: 11,14
📚 Fudhail bin ‘Iyadh:
“Ikhlas: amal karena Allah dan sesuai sunnah.”
👉 Bara = menghancurkan kesyirikan
👉 Wala = membangun ketaatan
9️⃣ MUHAMMAD RASULULLAH: KAIFIYAT WALA & BARA
📖 QS Al-Ahzab: 21
“Pada diri Rasulullah ada teladan terbaik.”
📖 QS Al-Hasyr: 7
“Apa yang Rasul berikan, ambillah…”
📖 QS Ali ‘Imran: 31
“Jika kalian mencintai Allah, ikutilah aku.”
📚 Asy-Syathibi:
“Semua amal tanpa ittiba’ adalah tertolak.”
(Al-I’tisham)
🔚 PENUTUP
Jamaah…
Laa ilaha illa Allah bukan kalimat hiasan.
Ia adalah:
- Bara terhadap segala tandingan Allah
- Wala total kepada Allah
Inilah warisan para nabi.
Siapa menyimpang darinya, menyimpang dari iman.
🤲 DOA
اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه
وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه
Ya Allah, kuatkan wala kami kepada-Mu
dan bara kami dari segala kesyirikan…
Jangan Engkau cabut iman ini
hingga kami wafat di atas Laa ilaha illa Allah…
Post a Comment