Allah Tidak Segan Dengan Nyamuk – Pelajaran Tauhid dari Makhluk Paling Kecil
📖 CERAMAH TAFSIR QS AL-BAQARAH AYAT 26
“Allah Tidak Segan Dengan Nyamuk” – Pelajaran Tauhid dari Makhluk Paling Kecil
1️⃣ Pembukaan: Jangan Remehkan yang Kecil
Allah ﷻ berfirman dalam QS Al-Baqarah ayat 26 di Al-Qur'an:
۞ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَسْتَحْيٖٓ اَنْ يَّضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوْضَةً فَمَا فَوْقَهَا
“Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil daripada itu.”
Ayat ini turun sebagai jawaban terhadap ejekan kaum Yahudi dan musyrikin yang mempertanyakan mengapa Allah membuat perumpamaan dengan makhluk kecil seperti lalat dan laba-laba.
Allah menjawab:
Aku tidak malu menggunakan makhluk sekecil nyamuk untuk mengajar manusia!
2️⃣ Makna “Lā Yastahyi” – Allah Tidak Segan
Kata لَا يَسْتَحْيِي bukan berarti Allah punya rasa malu seperti manusia.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan:
“Maknanya Allah tidak meninggalkan kebenaran hanya karena dianggap remeh oleh manusia.”
📚 Tafsīr Ibn Kathīr, 1/98
Artinya:
Kalau memang nyamuk itu pelajaran tauhid — Allah pakai!
Kalau memang laba-laba itu pelajaran akidah — Allah gunakan!
Karena yang menentukan kemuliaan bukan ukuran, tapi hikmah.
3️⃣ Dalil Al-Qur’an tentang Perumpamaan
Allah sering menggunakan perumpamaan.
📖 QS Al-‘Ankabūt: 41
di Al-Qur'an
مَثَلُ الَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ اَوْلِيَاۤءَ كَمَثَلِ الْعَنْكَبُوْتِ
“Perumpamaan orang yang mengambil pelindung selain Allah seperti laba-laba yang membuat rumah.”
Rumah laba-laba paling rapuh.
Begitu juga syirik.
Imam Al-Qurthubi berkata:
“Perumpamaan adalah metode pendidikan paling dalam, karena ia memindahkan makna abstrak menjadi visual.”
📚 Al-Jāmi’ li Ahkām al-Qur’ān, 1/245
4️⃣ Mengapa Nyamuk?
Nyamuk kecil. Tapi dampaknya besar.
Secara ilmiah:
- Hanya betina yang menghisap darah.
- Butuh protein untuk bertelur.
- Sistem biologinya kompleks.
- Metamorfosisnya luar biasa.
Allah ingin berkata:
Kalau yang sekecil ini saja rumit — apalagi alam semesta?
📖 QS Adz-Dzariyat: 21
di Al-Qur'an
وَفِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اَفَلَا تُبْصِرُوْنَ
“Dan pada dirimu sendiri, apakah kamu tidak memperhatikan?”
5️⃣ Reaksi Orang Beriman vs Orang Kafir
Kelompok pertama:
فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ
“Adapun orang beriman, mereka tahu itu kebenaran dari Rabb mereka.”
Orang beriman berkata: “Subhanallah… bahkan nyamuk pun ada hikmahnya.”
Kelompok kedua:
وَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَيَقُوْلُوْنَ مَاذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًا
“Orang kafir berkata: Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini?”
Imam Fakhruddin ar-Razi menjelaskan:
“Hati yang sakit mencari celah untuk menolak, bukan mencari cahaya untuk menerima.”
📚 Mafātīh al-Ghaib, 2/132
6️⃣ Hidayah dan Kesesatan
يُضِلُّ بِهٖ كَثِيْرًا وَّيَهْدِيْ بِهٖ كَثِيْرًا
Ayat yang sama bisa jadi petunjuk — bisa jadi kesesatan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ الْقُلُوبَ بَيْنَ إِصْبَعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ الرَّحْمَنِ
“Hati berada di antara dua jari dari jari-jari Ar-Rahman.”
📚 HR. Muslim no. 2654
Artinya:
Masalahnya bukan di ayatnya.
Masalahnya di hatinya.
7️⃣ Siapa yang Disesatkan?
وَمَا يُضِلُّ بِهٖٓ اِلَّا الْفٰسِقِيْنَ
“Tidaklah disesatkan kecuali orang-orang fasik.”
Fasik = keluar dari ketaatan.
Imam At-Tabari berkata:
“Allah tidak menzalimi mereka. Mereka sendiri memilih kefasikan.”
📚 Tafsīr At-Tabarī, 1/311
8️⃣ Hadis tentang Tanda Kekuasaan Allah
Rasulullah ﷺ bersabda:
لَوْ أَنَّ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ
“Seandainya dunia ini bernilai di sisi Allah seberat sayap nyamuk…”
📚 HR. Tirmidzi no. 2320
Subhanallah…
Nyamuk lagi.
Allah sedang mendidik kita:
Jangan sombong. Dunia saja tidak lebih berat dari sayap nyamuk.
9️⃣ Humor
Bayangkan…
Manusia bisa bikin:
- Gedung 100 lantai
- HP canggih
- Mobil listrik
Tapi kalah sama nyamuk.
Jam 2 pagi…
Nyamuk cuma bilang: “Nnnnnnnggg…”
Satu rumah bangun semua!
Yang jadi korban?
Bapak paling galak di rumah 🤣
Dan herannya…
Kita bisa tepuk jidat sendiri 20 kali…
Tapi nyamuknya tetap hidup.
Itu makhluk kecil.
Tapi bikin manusia jungkir balik.
Kalau Allah mau, Dia bisa pakai makhluk kecil untuk mengalahkan kesombongan besar.
🔟 Pesan Tauhid
Ayat ini bukan tentang nyamuk.
Ini tentang hati.
Orang beriman → melihat kebesaran Allah
Orang sombong → melihat alasan untuk mencibir
✨ Penutup Reflektif
Kalau hari ini kita masih:
- Meremehkan ayat Allah
- Meremehkan nasihat
- Meremehkan dosa kecil
Hati-hati…
Bisa jadi kita termasuk yang disebut:
الْفٰسِقِيْنَ
📚 Referensi Ulama
- Ibnu Katsir – Tafsīr al-Qur’ān al-‘Azhīm
- At-Tabari – Jāmi’ al-Bayān
- Al-Qurthubi – Al-Jāmi’ li Ahkām al-Qur’ān
- Fakhruddin ar-Razi – Mafātīh al-Ghaib
🌙 Doa Penutup
اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك
Ya Allah yang membolak-balikkan hati, tetapkan hati kami di atas agama-Mu.
اللهم ارزقنا قلبا خاشعا وعقلا متفكرا
Ya Allah berikan kami hati yang khusyuk dan akal yang berpikir.
Ya Allah…
Jangan Engkau jadikan kami orang yang melihat nyamuk…
Tapi tidak melihat kebesaran-Mu di baliknya.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
Post a Comment