KABAR GEMBIRA DARI LANGIT: SURGA UNTUK ORANG YANG SERIUS BERIMAN
🎤 JUDUL CERAMAH:
🌿 “KABAR GEMBIRA DARI LANGIT: SURGA UNTUK ORANG YANG SERIUS BERIMAN”
🌊 PEMBUKAAN
Alhamdulillāhi Rabbil ‘ālamīn…
Kita memuji Allah yang masih memberi kita udara gratis…
Coba kalau oksigen pakai token… mungkin kita sudah rebutan seperti beli minyak goreng…
Shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ.
Hadirin yang dimuliakan Allah…
Ayat sebelum ayat ini berbicara tentang neraka.
Tentang api.
Tentang batu dan manusia sebagai bahan bakarnya.
Lalu tiba-tiba Allah berfirman dalam:
📖 QS Al-Baqarah: 25
وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ...
“Dan sampaikanlah kabar gembira…”
Subhanallah…
Setelah Allah membuat kita takut…
Allah peluk kita dengan harapan…
Inilah Rabb kita.
🌿 BAGIAN 1: PERINTAH LANGSUNG DARI ALLAH
“وَبَشِّرِ”
Fi’il amr. Perintah langsung.
Bukan: “Jika mau, kabarkan.”
Bukan: “Kalau sempat, sampaikan.”
Tapi: Sampaikan!
Artinya apa?
Surga itu bukan dongeng.
Surga itu bukan motivasi kosong.
Surga itu janji resmi dari Allah.
📖 Allah berfirman:
إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ
“Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.” (QS Ali Imran: 9)
Kalau manusia janji kadang PHP…
Kalau Allah berjanji… pasti terjadi!
🌿 BAGIAN 2: SIAPA YANG DAPATSURGA?
الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ
Iman dulu… baru amal.
Karena amal tanpa iman itu seperti bangun rumah di atas pasir.
📖 Allah berfirman:
وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا
“Kami jadikan amal mereka seperti debu yang beterbangan.” (QS Al-Furqan: 23)
Kenapa?
Karena tidak ada fondasi iman.
Hadirin…
Iman bukan hanya KTP Islam.
Iman bukan hanya nama Arab.
Iman itu:
- Shalat saat tidak ada yang melihat.
- Jujur saat bisa korupsi.
- Menahan diri saat bisa maksiat.
Kalau iman hidup… amal akan mengikuti.
🌊 BAGIAN 3: SURGA YANG MENGALIR
جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ
Bukan satu taman…
Tapi jamak: جَنَّاتٍ
Bukan satu sungai…
Tapi jamak: الأنهار
📖 Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim:
قال الله تعالى: أعددت لعبادي الصالحين ما لا عين رأت ولا أذن سمعت ولا خطر على قلب بشر
“Aku siapkan untuk hamba-Ku yang saleh sesuatu yang tidak pernah dilihat mata…”
(HR Bukhari 3244, Muslim 2824)
Hadirin…
Di dunia kita lihat rumah mewah, kita kagum.
Padahal itu cuma beton.
Surga?
Allah sendiri yang desain.
😂 HUMOR
Di dunia…
Beli buah mahal.
Sampai rumah… busuk di tengah.
Di surga?
كُلَّمَا رُزِقُوا
Setiap kali makan… selalu nikmat.
Tidak ada:
- Kolesterol.
- Asam urat.
- Gula darah.
Masuk surga usia 33 tahun.
Tidak ada uban.
Tidak ada gigi palsu.
Tidak ada “Pak, lupa taruh kacamata di mana?”
🌺 BAGIAN 4: AZWAJ MUTAHHARAH
وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ
Pasangan yang disucikan.
Tidak ada:
- Cemburu menyakitkan.
- Ngambek tiga hari.
- Silent treatment.
- “Terserah!”
Di surga tidak ada drama rumah tangga 😄
Kenapa?
Karena Allah hilangkan penyakit hati.
🌄 BAGIAN 5: KEKAL SELAMANYA
وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Inilah puncaknya.
Di dunia semua sementara.
Rumah sementara.
Jabatan sementara.
Uang sementara.
Umur sementara.
Surga? Abadi.
📖 Allah berfirman:
لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلًا
“Mereka tidak ingin pindah darinya.” (QS Al-Kahfi: 108)
Kenapa tidak ingin pindah?
Karena sempurna.
🔥 PENUTUP CERAMAH
Hadirin…
Allah tidak menyebut surga untuk membuat kita bermimpi…
Allah menyebut surga supaya kita bergerak!
Kalau surga begitu indah…
Kenapa kita masih santai dengan dosa?
Kalau surga kekal…
Kenapa kita lebih serius mengejar yang sementara?
🤲 DOA
Allahumma ya Rahman ya Rahim…
Ya Allah… Kami ini hamba yang penuh dosa… Tapi Engkau panggil kami dengan kabar gembira…
Ya Allah… Jika iman kami lemah… Kuatkan…
Jika amal kami sedikit… Terima…
Jika dosa kami banyak… Ampuni…
Ya Allah… Kami belum pantas masuk surga-Mu… Tapi kami tidak sanggup masuk neraka-Mu…
Ya Allah… Jangan Engkau jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami…
Tanamkan dalam hati kami cinta kepada surga-Mu…
Ya Allah… Jadikan anak-anak kami ahli surga… Jadikan pasangan kami pasangan yang Engkau sucikan…
Ya Allah… Saat sakaratul maut datang… Bisikkan kepada kami kabar gembira seperti dalam ayat-Mu…
وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا...
Ya Allah… Masukkan kami ke dalam golongan itu…
Golongan orang yang Engkau beri kabar gembira…
Golongan orang yang Engkau sebut namanya di hadapan malaikat…
Golongan orang yang Engkau masukkan ke surga tanpa hisab…
Ya Allah… Jika malam ini adalah malam terakhir kami…
Jadikan ia malam yang Engkau tutup dengan husnul khatimah…
Rabbana atina fid-dunya hasanah… Wa fil-akhirati hasanah… Wa qina ‘adzaban nar…
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin…
Post a Comment